- Satgas PKH Diminta Bongkar Dalang Klaim Kebun Eks PT SAL di Rakit Kulim
- Pelajaran dari Masa Lalu untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia menuju New Paradigm Tata Kelola Dunia
- Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Enok dan stakeholder serta Pihak Perusahan Tanam Ja
- APBD Kepulauan Meranti 2026 Disahkan Rp 1,162 Triliun
- Bupati Meranti Asmar Bagikan 1.800 Takjil Ramadan di Tiga Titik Kota Selatpanjang
- RAPP Tegaskan Komitmen Cegah Karhutla di Riau Melalui Sistem Kesiapsiagaan Terpadu
- Syahrul Aidi Buka Rumah Aspirasi, Targetkan Wadah Pengembangan Komunitas dan Keahlian
- Batin Model: Suku Talang Mamak Dukung Penuh Operasional Kebun Agrinas di Eks PT SAL
- Tim Raga Beraksi Berantas Premanisme dan Genk Motor di Pelalawan
- Sinergi Pemkab dan Swasta, Bupati Asmar Resmikan Jalan Batang Malas–Tenan Sepanjang 1,8 Km
Anggota DPR RI Hendry Munief Silaturahmi dengan Ratusan Tokoh Siak: Bahas Berbagai Hal

Siak, VokalOnline.Com - Anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Riau 1, Hendry Munief MBA bersilaturahmi dengan ratusan tokoh masyarakat Kabupaten Siak. Silaturahmi ini difasilitasi oleh Pemkab Siak.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (09/02/2025) ini dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Siak. Hadir juga saat itu anggota DPRD Siak Sudarman, Wakil Bupati Siak Syamsurizal beserta jajarannya.
Bupati Siak yang diwakili oleh Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Hendry Munief karena sudah mau berdialog, menyerap aspirasi para tokoh Kabupaten Siak. Dia menyebut bahwa kehadiran Hendry Munief sebagai perwakilan masyarakat Riau di senayan, berdialog dengan tokoh masyarakat Siak secara khusus merupakan langkah positif.
"Siak ini punya peranan besar untuk membangun bangsa ini dari awal kemerdekaan hingga sekarang. Maka kita berharap bapak Hendry Munief mampu menyuarakan hal itu ke pemerintahan pusat. Para tokoh ini akan menyampaikan secara langsung, apa kondisi real masyarakat Siak saat ini." terang Syamsurizal.
Sudirman yang merupakan anggota DPRD Siak menyampaikan tantangan Kabupaten Siak saat ini mengalami defisit anggaran. Bahkan masih ada tunda bayar hingga Rp 400 Miliar. "Tapi mudah-mudahan tahun ini selesai. Namun dengan kondisi ini, kita sangat membutuhkan kolaborasi anggaran dari Pemprov Riau dan pemerintah pusat" terang Sudirman.
Sukijo dari Forum Pemberdayaan Kebangsaan menyampaikan dengan kondisi saat ini, berharap besar terhadap APBD Siak saja itu tidak mungkin.
"Saat ini Siak bisa dikembangkan dari sektor pariwisata. Salah satu yang pernah kita usulkan adalah membangun destinasi wisata miniatur suku-suku yang ada di Kabupaten Siak. Tujuannya menjaga keberagaman dan menarik pariwisata dari luar.
"Kemudian kita lihat masih banyak perusahaan industri yang tidak membayar zakat usahanya. Mudah-mudahan ini bisa disuarakan di Kementerian Perindustrian. Jika ini terealisasi maka banyak hasil zakat usaha para pengusaha dapat membantu ekonomi masyarakat kecil." terang Sukijo.
Bapak Dedi dari LAMR Siak dan bapak Rusda Harahap dari Ikatan Keluarga Padang Lawas Sumut sama-sama berharap agar Hendry Munief turut membantu keuangan Siak di senayan. Kemudian juga mereka menyampaikan bahwa banyak lowongan kerja di Siak tidak diisi oleh putra daerah. Banyak generasi muda Siak saat ini yang menganggur.
Sementara itu Ramadhansyah dari komunitas Juru Sembelih Halal Siak dan Riska dari BPJPH Cendikia Center menyoroti banyaknya tempat usaha pemotongan ayam/hewan yang belum menjalankan potong hewan secara syar'i.
"Apalagi saat ini kebutuhan daging ayam sangat tinggi melalui program MBG. Jika teknik pemotongan ayam tidak syar'i akan berpengaruh kepada kesehatan dan kehalalan daging yang dimakan oleh penerima manfaat" terang Ramadhansyah.
Tanggapan Hendry Munief
Seluruh masukan dari tokoh masyarakat Siak tersebut dicatat secara khusus oleh Hendry Munief. Masukan dari para tokoh tersebut akan dijadikannya sebagai bahan aspirasi yang akan disampaikan kepada mitra Komisi VII DPR RI.
Hendry Munief juga menjelaskan saat ini ia fokus mengadvokasi kebutuhan sektor industri dengan lembaga pendidikan. Dia menggagas bagaimana sektor industri dan lembaga pendidikan bersama-sama menyelenggarakan pendidikan vokasi kepada peserta didik sehingga setelah masa pendidikan selesai mereka langsung diserap oleh dunia kerja.
"Peran Pemda sangat besar pada program ini. Panggil semua pelaku industri, kumpulkan, ajak berbincang bersama. Anda perlu naker seperti apa? kompetensi apa? Tanya pihak lembaga pendidikan, anda bisa menyediakan kebutuhan mereka tidak? Ini harus dikawal sehingga terealisasi." terang Hendry Munief.
Dia juga menerangkan saat ini dia sedang mengawal sektor pariwisat Siak melalui program pemugaran beberapa situs cagar budaya di Siak dan mengawal Kabupaten Siak mendapatkan program Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Istana Siak.
"Jika ini terealisasi, maka semua fasilitas di area wisata istana siak akan diperbaiki, dibangun dan dikembangkan oleh Kementerian Pariwisata. Tentu ini akan berdampak secara ekonomi kepada masyarakat Siak ke depannya" terang Hendry Munief.(**)
Berita Terkait :
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
_Black11.png)









