- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
ISPA Melanda Diskes Meranti Minta Masyarakat Jaga Kesehatan

Kadiskes Muhamad Fahri
Meranti, VokalOnline.Com - Kasus ISPA telah melanda 3.439 balita di daerah termasuk di Kepulauan Meranti Riau.Sementara itu untuk usia 9 hingga 60 tahun terdapat 5.500 kasus dan ini menjadi kwaspadaan masyarakat Dominan kasus kesehatan anak dengan rentan usia 2-9 tahun.
" Dari Data yang kami himpun, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) memapapar ribuan anak di Kepulauan Meranti rata- rata berusia dini," kata Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti Muhamad Fahri Kepada Media ini Senin (30/10/2023) Via Salulernya.
Selain itu, Fahri juga menghimbau untuk masyarakat jagalah daya tahan tubuh dengan cara beristirahat yang cukup, makan- makanan yang bergizi dan cuci tangan pakai sabun jaga kebersihan diri dan lingkungan kita.
Dijelaskan Fahri pula, ISPA disebabkan oleh infeksi bakteri maupun virus, penularan melalui droplet yang mengandung bakteri atau virus, yang terhirup masuk ke dalam saluran napas dan gejala umumnya dialami oleh anak yang menderita ISPA, demam, kadang disertai sakit kepala dan batuk.
" Penyebabnya Selain karhutla, pola hidup. Khusus untuk anak yang mengalami Ispa karena rutinitas aktivitas belum dikontrol langsung oleh orang tua, seperti jajan sembarangan. Contoh ketika asyik bermain mereka jajan lupa cuci tangan, makan gosok hidung lagi, makan lagi,”jelas Fahri.(Bom)**
Berita Terkait :
- Bhayangkari Polda Riau Menggelar Pembukaan Penyampaian Hasil Rapat kerja Bhayangkari0
- Plt Bupati Asmar Hadiri Puncak Gebyar Bulan Bahasa Dan Kampanye Sekolah Sehat0
- Pemkab Meranti Gelar Upacara Peringatan Hari Santri Nasional0
- Pertama Kali Dikunjungi, Gubri Syamsuar Apresiasi SMK Perikanan Dumai0
- Fuja Kesuma Yube Jadi Narasumber pada Talkshow Kewirausahaan dan Strategi dalam Pemasaran0
_Black11.png)









