Kerajaan Inggris Sewa Pengacara Untuk Selidiki Kasus Meghan Markle

Publisher Vol/Ivn Internasional
16 Mar 2021, 09:37:32 WIB
Kerajaan Inggris Sewa Pengacara Untuk Selidiki Kasus Meghan Markle

istana-kerajaan-inggris/tabloidnova


Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Istana Buckingham menyewa firma hukum eksternal untuk menyelidiki tuduhan bahwa Meghan Markle, Duchess of Sussex telah mengintimidasi atau membully pelayan kerajaan.Istana sebelumnya mengatakan akan melakukan penyelidikan atas kasus itu usai media Inggris dengan mengutip keterangan pembantu kerajaan yang tidak disebutkan namanya menyatakan Meghan memiliki perilaku 'buruk' dan kerap merundung staf Istana pada 2018 lalu.Seorang juru bicara Istana Buckingham pada Senin (15/3) menyatakan penyelidikan itu merupakan komitmen kerajaan untuk memperjelas masalah sebenarnya.

"Tuduhan dari mantan staf Duke dan Duchess of Sussex sedang diajukan dan kami kami tidak akan memberikan komentar ke publik tentang hal itu," kata juru bicara tersebut seperti dikutip dari CNN.com, Selasa (16/3).Istana tidak menyebut perusahaan mana yang mereka beri kepercayaan untuk melakukan penyelidikan atas tuduhan tersebut. Yang pasti, penyelidikan dilakukan saat Istana menghadapi krisis atas tuduhan yang dibuat oleh Pangeran Harry dan Meghan beberapa waktu lalu.Seperti diketahui, dalam wawancara eksklusif yang mereka lakukan dengan Oprah Winfrey, Meghan mengungkap sisi kelam kehidupannya selama di Istana.Meghan mengungkap bahwa salah satu anggota Keluarga Kerajaan Inggris sempat mengkhawatirkan akan seberapa gelap warna kulit anaknya, Archie Harrison.

Kekhawatiran itu mengindikasikan rasialisme di dalam monarki tersebut.Istana Buckingham mengatakan tuduhan rasisme itu mengkhawatirkan. Tetapi itu akan ditangani oleh keluarga secara pribadi.Sebuah artikel mengungkap Meghan kerap merundung staf saat tinggal di Istana pada 2018 lalu. Bahkan, Meghan disebut pernah mengusir dua asisten pribadinya.Harry dan Meghan tidak berkomentar soal tuduhan itu. Tetapi juru bicara pasangan itu sebelumnya menolak tuduhan intimidasi yang dilaporkan oleh surat kabar The Times sebagai "fitnah.""Mari kita sebut ini apa adanya - kampanye kotor yang dihitung berdasarkan informasi yang menyesatkan dan berbahaya," kata juru bicara Sussex. "Kami kecewa melihat penggambaran yang memfitnah The Duchess of Sussex ini diberikan kredibilitas oleh outlet media."

(agt)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment