- Menghadapi Tekanan Eksternal: Bagaimana Industri Tekstil Indonesia Bisa Kembali Unggul
- Ketua APPSI Inhil Sampaikan Keluhan dan Pertanyaan Soal Kendala Perkebunan Sawit pada Diskusi Publik
- Hari Pers Nasional 2026, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Independensi Pers
- Anggota DPR RI Hendry Munief Silaturahmi dengan Ratusan Tokoh Siak: Bahas Berbagai Hal
- Siswa SMKN 1 Rengat Barat Kini Dapat Belajar Lebih Optimal dengan Ruang Praktik Baru
- Hiburan Malam di Pekanbaru Dilarang Beroperasi selama Ramadan
- Hendry Munief Dorong BDI Medan Bentuk Lembaga Pendidikan Vokasi untuk Wilayah Sumbagut
- Polres Meranti Dukung Panen Raya Oplah Bersama Bupati di Desa Mekar Baru Rangsang Barat
- Pelayanan Prima Polri, SKCK hingga BPKB Kini Lebih Cepat, Mudah, dan Bebas Korupsi
- Polres Meranti Gelar Kurve Bersama Polsek linisektor Tampil Dalam Gerakan Indonesia Asri
Pipa Gas Meledak di Desa Batu Ampar Panas Dari Kobaran Api Mencapai 1-3 Kilometer

Gambar kobaran api yang diambil warga
INHIL, VokalOnline.com- Sebuah pipa gas dilaporkan meledak di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, pada sore hari ini. Informasi awal kejadian tersebut pertama kali diketahui dari salah satu platform media sosial dan dengan cepat menyebar di tengah masyarakat.
Camat Kemuning saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kecamatan telah berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Kapolres Indragiri Hilir, serta Wakil Bupati Indragiri Hilir untuk penanganan darurat di lokasi kejadian.
"Iya pak, kami sudah hubungi damkar sama pak Kapolres dan sedang menuju ke sini. Dan tadi kami informasikan juga sama Ibu Wakil Bupati." Ungkapnya saat di hubungi awak media.
"Dampak dari peristiwa ini menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi terganggu dan dilakukan pengaturan serta pembatasan demi keselamatan warga. Selain itu, panas dari kobaran api terasa hingga radius sekitar 1 sampai 3 kilometer dari titik ledakan, sehingga warga diimbau untuk menjauhi area tersebut." Ungkap Hj. R. Nurliatin, S.E., M.H
Hingga pukul 17.40 WIB, api masih dilaporkan menyala. Petugas terkait terus berupaya melakukan penanganan dan pengamanan lokasi guna mencegah dampak yang lebih luas.
Sampai saat ini, penyebab ledakan dan informasi terkait korban masih dalam proses pendataan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan sambil menunggu keterangan resmi lebih lanjut.
Berita Terkait :
- Heboh Beruang Masuk Desa di Siak, Sempat Melintasi Pasar0
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
- Teller Bank Ini Bobol Rekening Tiga Nasabah Rp1,3 Miliar0
_Black11.png)









