Pjs Kades Mengundang, Pjs Kades tak Datang
Warga Mentulik Kecewa dan Marah

Publisher Vol/Ivn Daerah
09 Feb 2021, 17:13:51 WIB
Pjs Kades Mengundang, Pjs Kades tak Datang

Warga Desa Mentulik saat di balai pertemuan Kantor Desa Mentulik, Selasa (9/2/2021).


KAMPAR KIRI (VOKALONLINE.COM)- Ratusan Warga Desa Mentulik,  dibuat kesal dan kecewa. Penyebabnya adalah Pjs Kades Tarmizi, yang juga Sekcam Kampar Kiri Hilir, tidak menghadiri undangan yang dibuatnya sendiri, Selasa (9/2/2021).


Sedianya, undangan tersebut  untuk menyamakan pandangan tuntutan ninik mamak dan anak kemenakan Desa Mentulik, soal tanah ulayat yang kini dijadikan perkebunan kelapa sawit oleh PT Agro Abadi.


Atas saran dan pendapat ninik mamak dan anak kemenakan, undangan tersebut ditandatangani oleh Pjs Kades Tarmizi, Senin (8/2/2021).  


Sayangnya, pada hari dan waktu yang ditentukan dalam undangan, Selasa (9/2/2021), pukul 14/30 Wib,  saat ratusan warga sudah hadir di Kantor Desa Mentulik, Pjs Kades malah berhalangan atau tidak bisa hadir.


Warga kesal dan kecewa sekaligus marah, namun situasi bisa dikendalikan sehingga tidak membuat gaduh atau tindakan anarkis lainnya.


''Pjs Kades tidak bisa hadir. Itu disampaikan oleh Sekretaris Desa Mentulik. Ini ada apa?'' kata Jufri, salah seorang warga Mentulik via telepon.


Dikatakan, rapat ini memang seharusnya dilaksanakan. Sebab Pjs Kades Tarmizi terkesan tidak berani untuk memberikan rekomendasi agar lahan PT Agro Abadi diukur oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kampar.


Rekomendasi tersebut, sebenarnya sudah tertuang dalam hasil rapat sebelumnya yang dipimpin Asisten I Pemkab Kampar,  H Ahmad Yuzar, di Kantor Bupati Kampar antara ninik mamak, tokoh masyarakat dengan PT Agro Abadi, Senin (1/2/2021), serta dihadiri perwakilan beberapa OPD, Camat Kampar Kiri serta Pjs Kades Mentulik.


Meskipun sudah mendapat persetujuan mengeluarkan rekomendasi, Pjs Kades tetap mengelak dengan berbagai alasan. Dan setelah beberapa waktu, dicapai kesepakatan untuk melaksanakan rapat yang pada akhirnya tidak terlaksana.


Sebagaimana diketahui, ninik mamak dan anak kemenakan Desa Mentulik, menyampaikan tuntutan agar PT Agro Abadi memenuhi perjanjian soal pembagian lahan dengan pola Kredit Koperasi Primer Anggota (KKPA).


Ninik Mamak Desa Mentulik merasa bahwa lahan KKPA yang diberikan belum sesuai dengan perjanjian tahun 2002.


Menanggapi hal tersebut, PT Agro Abadi saat rapat, menyatakan bersedia dilakukan pengukuran oleh BPN. Tapi pengukuran tak bisa dilakukan, karena belum ada rekomendasi dari pejabat berwenang.


Pjs Kades Mentulik, gagal dikonfirmasi karena tidak menjawab saat ditelepon.(yi)***

Berita Terkait :




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment