- Konflik Agraria Inhu, DPR RI Minta Penangguhan Penahanan Mantan Kades Sungai Raya
- Bripda Renhard Bawa Nama Polres Meranti di Riau Challenge 2026, Raih Medali Perak
- LAMR Kepulauan Meranti Siapkan Empat Agenda Besar, Digelar 19–20 September 2026
- Pemkab Meranti dan UIN Suska Riau Buka Peluang Kolaborasi Pengembangan Potensi Daerah
- Diduga Terlibat Kekerasan Seksual terhadap Anak, Pria 64 Tahun di Inhu Masuk DPO Polisi
- Lantik 83 Pejabat, Bupati Siak Afni: Jangan Cari Muka, Promosi Berdasarkan Kinerja
- Puluhan Tahun Berpisah, Alumni SMAN 2 Pekanbaru Kembali Bertemu dalam Reuni
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pendinginan Karhutla 13 Hektare di Bengkalis
- Perawatan Jalan Berkelanjutan, PT PAS Mitra Agrinas Pastikan Pengangkutan TBS Tetap Lancar
- Firmansyah Resmi Diumumkan Dalam Paripurna Jabat Ketua Fraksi PKS DPRD Pekanbaru
Prabowo Sebut Tak Bahas Gibran saat Makan Siang dengan Jokowi

Suasana makan siang Presiden Jokowi bersama tiga bakal capres, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan di Istana Merdeka, Senin (30/10) siang. (Arsip Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta, VokalOnline.Com - Bakal capres Koalisi Indonesia Maju Prabowo Subianto mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak sedikit pun menyinggung nama anak sulungnya Gibran Rakabuming Raka saat makan siang di Istana Merdeka, Jakarta.
Dua bakal capres lainnya, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan juga ikut makan siang bersama Jokowi. Diketahui, Gibran saat ini merupakan bakal cawapres Prabowo di Pilpres 2024.
"Enggak [membahas Gibran]," kata Prabowo di kawasan Jakarta Selatan, Senin (30/10).
Prabowo mengatakan Jokowi banyak membahas hal-hal yang relevan. Jokowi, kata Prabowo, menginginkan Pilpres 2024 berjalan dengan lancar.
"Presiden mengharapkan adu gagasan ya. Kita ingin pemilu rukun, santai, tenang, gembira, karena Indonesia besar sekali," ujarnya.
Prabowo menyebut Jokowi mengingatkan dirinya, Ganjar, dan Anies untuk menjaga kerukunan selama berkompetisi.
"Indonesia kaya sekali, Indonesia beragam, majemuk, banyak suku, banyak agama, banyak ras, banyak adat, budaya daerah kita harus benar-benar sadar untuk selalu menjaga kerukunan," katanya.
"Persaingan, persaingan yang baik ajalah. Kita ambil yang positif. Jangan selalu cari segi-segi yang tidak baik," imbuhnya.
Gibran telah resmi menjadi bakal cawapres mendampingi Prabowo di Pilpres 2024. Hal itu mendapat banyak sorotan dari banyak pihak.
Pertama, Gibran yang masih berusia 36 tahun itu merupakan kader PDIP. Kedua, pencalonannya itu disebut-sebut berjalan mulus lantaran adanya putusan MK terbaru.
MK menambah ketentuan dalam UU Pemilu tentang syarat batas usia capres-cawapres. Semula, capres-cawapres boleh mendaftar jika berusia 40 tahun. Setelah putusan MK keluar, usia di bawah 40 diperbolehkan asalkan pernah atau sedang menjabat sebagai kepala daerah.
Hari ini, Jokowi mengundang Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo ke Istana untuk makan bersama. Ketiga bacapres itu memenuhi undangan tersebut.
Setelah pertemuan itu, Jokowi pun mengungkapkan suasana saat makan bersama dengan para bakal capres. Jokowi mengatakan suasana hangat menyelimuti perbincangan mereka berempat.
"Kami bersantap dalam suasana hangat dan diselingi perbincangan yang akrab," kata Jokowi dalam unggahannya di akun X, Senin (30/10).(fit)**
Berita Terkait :
- FX Rudy Disebut Sudah Lapor Megawati soal Status Gibran di PDIP0
- Hasto Sentil Dinasti Politik: Kekuasaan untuk Rakyat, Bukan Keluarga0
- Bupati Rohil Terima Penghargaan Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem,Acara Ini Dihadiri Wapres0
- Penandatanganan Perjanjian Pengalihan PI di WK Mahato Resmi Dilakukan0
- Anies Ungkap Biang Kerok Negara Bisa Kena Jebakan Kelas Menengah0
_Black11.png)








