<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?> 
  <rss version="2.0"><channel> 
				<title>RSS Vokal Online - Santun Mengkritisi Cerdas Menyikapi</title> 
				<description>vokalonline.com - Portal Media Online Nasional merupakan media online yang mempublikasikan serta memberikan informasi secara profesional, cepat dan akurat.</description>
				<link>https://vokalonline.com/</link> 
				<language>id-id</language><item>
						                <title>Pemkab Siak Soroti Truk ODOL yang Melintas di Jalan Sungai Rawa, Perusahaan Diajak Terlibat</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/pemkab-siak-soroti-truk-odol-yang-melintas-di-jalan-sungai-rawa-perusahaan-diajak-terlibat</link>
						                <description>SIAK, VokalOnline.Com - Kerusakan Jalan Sungai Rawa di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Siak. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat dan jalur transportasi aktivitas ekonomi tersebut kembali mengalami kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan bertonase besar yang melintas, termasuk truk over dimension over loading (ODOL).Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah untuk mengatasi persoalan tersebut meskipun saat ini daerah menghadapi keterbatasan anggaran.Menurut Afni, sebagai tindak lanjut dari pertemuan bersama seluruh pelaku usaha yang beroperasi di wilayah Kabupaten Siak, organisasi perangkat daerah (OPD) teknis terkait telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan untuk merumuskan kerja sama pemeliharaan jalan di wilayah operasional masing-masing perusahaan.“Sebagai tindak lanjut pertemuan dengan para pelaku usaha, OPD teknis sudah beberapa kali melakukan pembahasan dengan pihak perusahaan untuk merumuskan kerja sama pemeliharaan jalan, khususnya di wilayah yang menjadi jalur operasional mereka,” ujar Afni.Ia menjelaskan, saat ini terdapat sembilan perusahaan yang diajak berpartisipasi dalam program pemeliharaan jalan tersebut. Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak perusahaan akan melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama sebagai dasar pelaksanaan pemeliharaan jalan.“Sebanyak sembilan perusahaan telah diajak untuk berpartisipasi. Dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Siak dan pihak perusahaan untuk mendukung pemeliharaan jalan,” katanya.Afni mengakui, langkah kolaborasi dengan perusahaan menjadi alternatif yang paling memungkinkan dilakukan saat ini di tengah keterbatasan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berkurangnya transfer dana dari pemerintah pusat hingga mencapai 50 persen, ditambah masih adanya beban utang daerah yang belum terselesaikan sejak tahun 2024.“Ini merupakan alternatif terdekat yang bisa dilakukan di tengah keterbatasan APBD. Jalan ini sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan pemeliharaan jalan, namun karena transfer daerah berkurang hingga 50 persen dan masih banyak beban utang sejak 2024 yang belum dibayar, maka kami mencari solusi melalui kolaborasi dengan perusahaan,” jelasnya.Afni menambahkan, sebagian ruas Jalan Sungai Rawa sebelumnya telah dilakukan penanganan melalui penimbunan sehingga kondisinya sempat membaik. Namun kerusakan kembali terjadi akibat tingginya aktivitas kendaraan berat yang melintas setiap hari.“Jalan ini sebelumnya telah masuk dalam tahap pemeliharaan. Sebagian kondisinya sudah jauh lebih baik karena dilakukan penimbunan. Namun karena dilalui truk-truk ODOL, jalannya kembali rusak. Padahal ini merupakan satu-satunya akses utama masyarakat,” tegas Afni.Pemerintah Kabupaten Siak berharap keterlibatan perusahaan dalam pemeliharaan jalan dapat membantu menjaga kondisi infrastruktur tetap layak digunakan sembari menunggu tersedianya anggaran yang memadai untuk peningkatan jalan secara permanen.(**)</description>
					                </item><item>
						                <title>Bengkalis Kembali Raih Opini WTP, Torehkan Prestasi 13</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/bengkalis-kembali-raih-opini-wtp-torehkan-prestasi-13</link>
						                <description>PEKANBARU, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Bengkalis kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam pengelolaan keuangan daerah dengan berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Riau.Capaian tersebut sekaligus menjadi raihan opini WTP ke-13 kalinya secara berturut-turut bagi Negeri Junjungan.Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan oleh Direktur Pengelolaan Pemeriksaan PKN V BPK RI, Dr. Juska Meidy Enyke Sjam, kepada Bupati Bengkalis Kasmarni bersama Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha, Kamis, 18 Juni 2026, di Auditorium Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Riau, Pekanbaru.Dalam sambutannya, Direktur Pengelolaan Pemeriksaan PKN V BPK RI memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang mampu mempertahankan opini WTP.Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan atas laporan keuangan pemerintah daerah dilakukan untuk menilai kewajaran penyajian laporan keuangan berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta efektivitas sistem pengendalian intern.Bupati Bengkalis Kasmarni mengungkapkan rasa syukur dan menyampaikan apresiasi kepada BPK RI atas pelaksanaan pemeriksaan yang dilakukan secara profesional, independen, dan objektif.Menurut Kasmarni, capaian opini WTP ke-13 berturut-turut merupakan hasil kerja keras, komitmen, dan sinergi seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel."LHP yang kami terima hari ini merupakan bahan evaluasi yang sangat penting dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang lebih baik," ujar Kasmarni.Bupati perempuan pertama di Kabupaten Bengkalis itu juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan BPK RI secara tepat waktu, transparan, dan bertanggung jawab sebagai upaya mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin berkualitas."Alhamdulillah, opini WTP ke-13 ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Kami berkomitmen menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara maksimal demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan terpercaya," tegasnya.Turut mendampingi Bupati Bengkalis dan Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis dalam kegiatan tersebut, Sekretaris DPRD Rafiardhi Ikhsan, Inspektur Daerah Radius Akima, Kepala BPKAD Aready, Kepala Diskominfotik Agus Sofyan, Sekretaris Inspektorat Dedy Kurniawan, Kabag Umum Setwan Dedi Suhendri, serta Kabid Akuntansi dan Pelaporan BPKAD Wan Eva Yuliani.(Inf)</description>
					                </item><item>
						                <title>Diskominfotik Kabupaten Bengkalis  Melaksanakan Program DSS</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/diskominfotik-kabupaten-bengkalis--melaksanakan-program-dss</link>
						                <description>BENGKALIS, VokalOnline.Com - Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis kembali melaksanakan Program DSS (Diskominfotik Sambangi Sekolah) yang kali ini menyasar SD Negeri 5 Bengkalis, Kamis, 18 Juni 2026.Program ini merupakan upaya Diskominfotik dalam memberikan edukasi kepada pelajar mengenai penggunaan gawai secara bijak, pencegahan perundungan (bullying), serta peningkatan kewaspadaan terhadap informasi hoaks yang banyak beredar di ruang digital.Kegiatan yang diikuti para siswa tersebut diawali dengan sambutan Kepala SD Negeri 5 Bengkalis, Rahmad, yang mengapresiasi pelaksanaan Program DSS karena dinilai sangat relevan dengan tantangan yang dihadapi anak-anak di era digital saat ini."Kami siap menerima dan mendukung seluruh program pemerintah yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, khususnya program yang berkaitan dengan pembentukan karakter, peningkatan literasi, serta perlindungan anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak manfaat yang dirasakan oleh peserta didik," ujar Rahmad.Pada kesempatan tersebut, Rahmad turut menyinggung prestasi terbaru diraih siswa SD Negeri 5 Bengkalis atas nama Rindu, berhasil mendapat Juara III cabang olahraga pencak silat pada ajang O2SN-SD tingkat Kabupaten Bengkalis.Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa siswa tidak hanya dituntut cakap dalam memanfaatkan teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan bakat dan kemampuan di berbagai bidang secara positif.Sementara itu, Koordinator Program DSS Diskominfotik Bengkalis, Muhammad Jazam, menjelaskan SD Negeri 5 merupakan sekolah ketiga yang dikunjungi dalam pelaksanaan program tersebut setelah sebelumnya dilaksanakan di SD Negeri 46 dan SD Negeri 1 Bengkalis.Dalam kesempatan itu, Jazam menjelaskan bahwa Diskominfotik memiliki fungsi sebagai regulator sekaligus perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam bidang komunikasi dan digital.Menurutnya, pemerintah saat ini memberikan perhatian besar terhadap perlindungan anak di ruang digital."Beberapa negara juga telah menerapkan kebijakan serupa. Ini menunjukkan bahwa di tengah perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, terdapat aspek-aspek yang harus dilindungi, terutama yang berkaitan dengan tumbuh kembang anak," jelasnya.Jazam menambahkan pelaksanaan Program DSS juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program Kabupaten Layak Anak (KLA). Dalam program tersebut, Diskominfotik memiliki tugas untuk memberikan edukasi kepada anak-anak agar mampu menggunakan teknologi informasi dan komunikasi secara aman, cerdas, dan bertanggung jawab serta hal lainnya yang berkaitan dengan Diskominfotik.Materi edukasi selain disampaikan Muhammad Jazam, juga disampaikan Siti Rohani dan Nurfaiza. Narasumber dari Diskominfotik Bengkalis ini memberikan pemahaman mengenai penggunaan gawai yang sehat, dampak bullying terhadap korban maupun pelaku, cara membangun sikap saling menghormati antar teman, serta langkah-langkah sederhana mengenali dan menghindari hoaks di media sosial maupun aplikasi perpesanan.Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama siswa. Para peserta tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan dan aktif berbagi pengalaman terkait penggunaan gawai dalam kehidupan sehari-hari.Melalui Program DSS, Diskominfotik Bengkalis berharap dapat meningkatkan literasi digital sejak usia dini serta membentuk generasi yang cerdas, beretika, peduli terhadap sesama, dan mampu menggunakan teknologi secara aman serta bertanggung jawab.(Inf)</description>
					                </item><item>
						                <title>Kejari Meranti Kembali Terima Limpahan Kasus Datangnya dari Polda Riau</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/kejari-meranti-kembali-terima-limpahan-kasus-datangnya-dari-polda-riau</link>
						                <description>Meranti, VokalOnline.Com - Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Menerima penyerahan tersangka dan Barang Bukti Perkara Dugaan Tindak Pidana Kehutanan oleh bagian tidak pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti Kamis (18/6/2026).Selain itu, Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti atau Tahap II dari Penyidik Polda Riau dalam perkara dugaan tindak pidana kehutanan terkait pengangkutan atau penguasaan hasil hutan berupa arang bakau tanpa dilengkapi dokumen yang sah." Benar Penyerahan Tahap II tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 17 Juni 2026, bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti. Adapun para tersangka dalam perkara ini yaitu S alias T, B aliasCC, dan M alias A, Perkara ini terjadi pada hari Sabtu tanggal 25 April 2026 di Desa Sesap, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau," ujar Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejari Kepulauan Meranti Aldo Taufiq Aufiq Pratama, S.H., M.H Kepada Dalam Pers Rilisnya.Aldo juga menjelaskan, terkait adanya dugaan kegiatan pengangkutan dan/atau penguasaan hasil hutan berupa arang bakau tanpa dilengkapi dokumen yang sah.Selanjutnya, pada hari Minggu tanggal 26 April 2026, saat dilakukan pemeriksaan oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda Riau terhadap kegiatan pemuatan arang bakau ke dalam Kapal Motor ALDAN II GT 29, pihak terkait tidak dapat menunjukkan dokumen angkutan yang sah berupa Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan, Nota Angkutan, maupun dokumen perusahaan yang sah "Terhadap hal tersebut, para tersangka beserta barang bukti kemudian diamankan  dan dibawa untuk proses hukum lebih lanjut," jelas Kasi Pidum.Aldo juga mengatakan, Dari perkara tersebut, turut diamankan sejumlah barang bukti, antara lain Kapal Motor ALDAN II GT 29, ribuan karung berisi arang bakau, kayu bakau, serta beberapa unit handphone yang berkaitan dengan perkara." Dan para tersangka disangkakan melanggar ketentuan dalam Undang-Undang Kehutanan atau dan UndangUndang tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah,dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," ucapnya.Menurut Aldo pula, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti akan segera mempersiapkan seluruh kelengkapan administrasi perkara untuk dilimpahkan kepada Pengadilan Negeri Bengkalis."Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti berkomitmen untuk melaksanakan tugas penuntutan sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh undang-undang, dengan tetap berpedoman pada arahan pimpinan, serta, menjalankan setiap proses secara sungguh-sungguh, hati-hati, profesional, objektif, dan berintegritas," bebernya.Ia menambahakan, Kejaksaan Negeri Kepulauan Meranti juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan kegiatan pengangkutan, penguasaan, pemanfaatan, maupun perdagangan hasil hutan tanpa dilengkapi dokumen yang sah, karena hal tersebut dapat menimbulkan konsekuensi hukum."Demikian disampaikan sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat, dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap," tutupnya.(Bom)</description>
					                </item><item>
						                <title>Kapolsek Batang Cenaku Dorong Pengembangan Budidaya Ikan Nila untuk Kesejahteraan Masyarakat</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/kapolsek-batang-cenaku-dorong-pengembangan-budidaya-ikan-nila-untuk-kesejahteraan-masyarakat</link>
						                <description>Inhu, VokalOnline.Com - Dalam upaya mendukung percepatan program swasembada pangan nasional, Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Hendra Sebayang AMd SS, bersama Bhabinkamtibmas Desa Aur Cina, AIPDA EH Simanjuntak SH melaksanakan kunjungan Kamis (18/6/2026) ke peternak ikan nila mandiri di Dusun Pematang Duku, Desa Aur Cina, Kecamatan Batang Cenaku Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu )-Riau.Kunjungan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap sektor perikanan budidaya yang dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Kapolsek Batang Cenaku, Iptu Hendra Sebayang, menjelaskan bahwa kepolisian tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut mendorong berbagai program pemerintah, termasuk percepatan swasembada pangan."Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan usaha budidaya ikan nila sebagai salah satu sektor yang berpotensi meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus mendukung ketahanan pangan," ujar Kapolsek.Iptu Hendra juga mengapresiasi semangat para peternak mandiri yang terus berupaya mengembangkan budidaya ikan meski menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat kepolisian menjadi kunci dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.Sementara itu, para peternak menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap perhatian serta pendampingan dari berbagai pihak terus berlanjut sehingga usaha budidaya ikan nila di Desa Aur Cina dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar. **Vol/Ram</description>
					                </item><item>
						                <title>Camat Enok dan Kapolsek Enok Turun ke Lahan, Warga Suhada Tanam Jagung Kuartal 2</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/camat-enok-dan-kapolsek-enok-turun-ke-lahan-warga-suhada-tanam-jagung-kuartal-2</link>
						                <description>ENOK, INHIL – Terik matahari Kamis, 18/6/2026 pukul 11.30 WIB tidak menyurutkan semangat warga Desa Suhada, Kecamatan Enok. Di pematang sawah, Camat Enok Bpk. Rusli, SH bersama Kapolsek Enok IPTU Parsaulian Simanjuntak, SH, MH turun langsung memegang cangkul. Di samping mereka, kelompok tani Desa Suhada sibuk menanam jagung kuartal 2. Aksi ini menjadi bukti nyata sinergi pemerintah, Polri, dan warga menjaga ketahanan pangan.Penanaman jagung kuartal 2 di Desa Suhada merupakan dukungan langsung terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kegiatan ini menyasar lahan milik warga yang akan dipantau hingga masa panen. Tujuannya satu, memastikan swasembada pangan nasional tumbuh dari desa, bukan hanya di atas kertas.Kapolsek Enok IPTU Parsaulian Simanjuntak, SH, MH hadir bersama personel Polsek Enok untuk memantau langsung jalannya penanaman. Ia tidak hanya berdiri di pinggir. Ia masuk ke lahan, berdialog dengan petani, dan memastikan setiap lubang tanam mendapat benih yang tepat agar hasil maksimal.Camat Enok Bpk. Rusli, SH menegaskan peran pemerintah kecamatan dalam menggerakkan masyarakat. Kehadiran Camat bersama Kapolsek menjadi sinyal kuat bahwa program ketahanan pangan adalah prioritas bersama, bukan tanggung jawab petani sendirian. Kolaborasi ini diharapkan memotivasi warga lain menanam tanaman produktif di pekarangan.Setelah penanaman selesai, Kapolsek Enok memberikan pesan tegas kepada kelompok tani dan warga.  “Saya berpesan agar warga menjaga, merawat, dan memupuk tanaman jagung ini dengan baik. Jangan lupa antisipasi serangan hama serta pastikan pengairan tanaman jagung terpelihara dengan baik. Jika perawatan kita maksimal, hasilnya pasti sesuai harapan. Tentu ini tidak terlepas dari peran aktif warga. Polri siap mendampingi dari tanam sampai panen,” tegas IPTU Parsaulian Simanjuntak, SH, MH.Kelompok tani Desa Suhada menyambut baik pendampingan ini. Mereka merasa kerja kerasnya dihargai dan didampingi langsung oleh aparat. Semangat gotong royong terlihat jelas saat benih terakhir masuk ke tanah. Tidak ada jarak antara pejabat dan petani, hanya ada satu tujuan, lumbung desa terisi.Kapolsek Enok menekankan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penegak hukum. Polsek Enok hadir sebagai penggerak dan pendukung program pemerintah, khususnya sektor pertanian. Dari patroli kamtibmas ke pematang jagung, tugas Polri meluas demi kesejahteraan warga.Dengan sinergi Camat, Kapolsek, kelompok tani, dan warga, Desa Suhada menargetkan hasil panen jagung kuartal 2 yang melimpah. Jika perawatan, pengendalian hama, dan pengairan berjalan baik, maka target swasembada pangan di wilayah binaan Polsek Enok dapat tercapai maksimal.Penanaman jagung kuartal 2 ini menutup dengan harapan. Dari tanah Suhada, Kecamatan Enok, pesan disampaikan dengan cangkul dan keringat. Ketahanan pangan bukan sekadar program, tapi kerja bersama. Karena desa yang kuat pangannya, akan kokoh menjaga masa depannya. (*)</description>
					                </item><item>
						                <title>Rektor UMRI Saidul Amin Terima JMSI Award 2026 Kategori Educational Leadership</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/rektor-umri-saidul-amin-terima-jmsi-award-2026-kategori-educational-leadership</link>
						                <description>PEKANBARU, VokalOnline.Com - Rektor Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) Dr. H. Saidul Amin, MA, menyambut baik anugerah JMSI Award 2026 kategori Educational Leadership yang akan diserahkan pada Kamis (25/6/2026) di Gedung Kaharuddin Nasution, Makodam XIX/Tuanku Tambusai."Terimakasih atas penghargannya. Saya merasa terhormat atas penghargaan yang luar biasa ini," ungkap Saidul, saat menerima kunjungan pengurus JMSI Riau yang diketuai Dheni Kurnia, Kamis (18/6/2026).Saidul mengatakan, saat ini zamannya bekerjasama dan berkolaborasi. "Kita berharap tak berhenti di sini. Nanti akan banyaklah kerjasama-kerjasama yang bisa kita lakukan. Tanpa media ini kita bukan apa -apa. Without you, we are nothing. With you, we are something. Together, we are amazing," kata Saidul yang didampingi Wakil Rektor I UMRI Jufrizal dan Kepala Humas Anwar Siregar.Dijelaskan Ketua Tim Seleksi JMSI Riau Award 2026 Assoc. Prof. Dr. H. Syafriadi, S.H.,M.H., JMSI Award 2026 kategori Educational Leadership diberikan kepada Rektor UMRI karena Dr. H. Saidul Amin, MA, adalah tokoh  yang menunjukkan kepemimpinan  visioner,  inovatif,  dan  berdampak  dalam  memajukan  dunia pendidikan.  "Penghargaan  Educational  Leadership  dianugerahkan  kepada  Rektor UMRI sebagai  bentuk  apresiasi  atas  kepemimpinan  visioner dan kontribusinya dalam mengembangkan pendidikan tinggi yang unggul, memperkuat budaya  akademik,  mendorong  inovasi  kelembagaan,  serta  meningkatkan  peran perguruan  tinggi  dalam  mencerdaskan  kehidupan  bangsa  dan  membangun peradaban yang berkemajuan," jelas Syafriadi.Dalam kunjungan itu, Ketua JMSI Riau Dheni Kurnia mengatakan, JMSI Riau Award 2026 diberikan sempena perayaan HUT ke-6 JMSI, peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dan sekaligus pelantikan pengurus JMSI Provinsi Riau Periode 2025-2030."Ada dua jenis penghargaan yang akan diberikan yaitu pin emas kepada Pangdam XIX/Tuanku Tambusai dan Award kepada 10 tokoh di Riau, termasuk Rektor UMRI," kata Dheni.Selain Rektor UMRI, penghargaan juga akan diberikan kepada Wali Kota Pekanbaru, Bupati Kuansing, Sekdakab Bengkalis, Ustadz Abdul Somad; pemilik RSIA Zainab Diana Tabrani; Rektor UMRI Saidul Amin, Affan Bey wartawan senior, Dodi Nefeldy anggota DPRD Riau dan Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan."Selain itu juga ada penghargaan khusus untuk dua orang tokoh daerah," ungkap Efridel, ketua panitia pelaksana.Efridel mengatakan, HUT ke-6 JMSI dan sekaligus perayaan HPN di Riau itu juga akan disemarakkan dengan penyelanggaraan seminar Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia yang Baik, Berkelanjutan, dan Berdaya Saing: Transformasi Tata Kelola melalui Agrinas Palma Nusantara dengan pembicara Mayjen TNI Purn. Cucu Somantri, S.IP,  MH selaku Direktur Hubungan  Kelembagaan."Seminar digelar pukul 14.00 WIB di aula Makodam XIX/Tuanku Tambusai dan JMSI Riau Award digelar pukul 20.00 WIB pada. 25 Juni 2026," tambah Efridel.Kegiatan ini, katanya, didukung oleh PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), PT Pulau Sambu, PT RAPP, PT Musim Mas, PT EMP, Bank Riau Kepri, PT BSP, PT Pertamina Patra Niaga, PT Elnusa, PT Riau Petroleum Rokan, PTPN IV Regional III, RS Awal Bros, Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kota Pekanbaru, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis. (**)</description>
					                </item><item>
						                <title>DPRD Inhil Gelar Sidang Paripurna Milad ke 61 Kabupaten Inhil Tahun 2026</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/dprd-inhil-gelar-sidang-paripurna-milad-ke-61-kabupaten-inhil-tahun-2026</link>
						                <description>Inhil, VokalOnline.Com - Peringatan Milad ke-61 Kabupaten Indragiri Hilir berlangsung khidmat dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Indragiri Hilir yang dihadiri Gubernur Riau, Bupati Indragiri Hilir, anggota DPRD Provinsi Riau, kepala daerah tetangga, serta berbagai unsur masyarakat.Momentum tersebut menjadi ajang refleksi perjalanan panjang pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masa depan yang lebih maju dan sejahtera.Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, Iwan Taruna, S.T., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Menurutnya, kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan besarnya kepedulian terhadap pembangunan daerah.“Kehadiran bapak, ibu, dan saudara-saudara sekalian menjadi bukti nyata rasa cinta, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kemajuan daerah yang kita banggakan ini,” ujarnya.Pada kesempatan tersebut, Iwan Taruna juga menyampaikan penghormatan kepada para tokoh pendiri daerah, pejuang pemekaran, serta seluruh pihak yang telah berjasa dalam lahir dan berkembangnya Kabupaten Indragiri Hilir. Ia menegaskan bahwa pembangunan yang dinikmati saat ini merupakan hasil dari perjuangan panjang para pendahulu.“Apa yang kita nikmati hari ini tidak hadir begitu saja, melainkan merupakan hasil perjuangan panjang yang harus terus kita jaga, kita rawat, dan kita lanjutkan,” katanya.Lebih lanjut, Ketua DPRD menyoroti tantangan pembangunan yang dihadapi daerah dalam beberapa tahun terakhir, terutama terkait keterbatasan ruang fiskal, efisiensi anggaran, dan defisit APBD. Meski demikian, DPRD bersama pemerintah daerah tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan pembangunan dengan memprioritaskan sektor-sektor strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.“Defisit anggaran bukanlah alasan untuk berhenti melangkah, melainkan tantangan yang harus dijawab dengan kerja keras, inovasi, dan kebersamaan,” tegasnya.Di tengah berbagai tantangan tersebut, Kabupaten Indragiri Hilir tetap mencatat perkembangan positif, salah satunya melalui capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 yang mencapai 70,74 persen. Menurut Iwan Taruna, capaian tersebut membuktikan bahwa keterbatasan anggaran tidak menghalangi semangat pembangunan.“Dengan perencanaan yang baik, sinergi seluruh pemangku kepentingan, serta dukungan masyarakat, pembangunan tetap dapat berjalan dan memberikan hasil yang nyata,” ungkapnya.Mengusung tema Milad ke-61, “Syukuri Anugerah, Bangkitkan Marwah”, Ketua DPRD mengajak seluruh masyarakat menjadikan rasa syukur sebagai energi untuk terus membangun daerah.Ia menegaskan bahwa marwah daerah harus dijaga melalui persatuan, kerja keras, dan komitmen bersama.“Bangkitkan marwah berarti menjaga kehormatan masa lalu, memperkuat kualitas masa kini, dan mewariskan kebanggaan bagi generasi yang akan datang,” tutup Iwan Taruna.(galeri)**</description>
					                </item><item>
						                <title>Bupati Bengkalis Menyambut Kedatangan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/bupati-bengkalis-menyambut-kedatangan-kepala-kantor-pelayanan-pemenuhan-gizi-pekanbaru</link>
						                <description>BENGKALIS, VokalOnline.Com - Bupati Bengkalis Hj Kasmarni menerima audiensi dari jajaran Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru dalam rangka sosialisasi program pemenuhan gizi di Negeri Junjungan, Senin, 15 Juni 2026 di hotel Susuka Duri.Audiensi yang dilaksanakan bertujuan untuk memperkenalkan program-program strategis yang berkaitan dengan peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan anak-anak usia sekolah sebagai upaya menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berkualitas.Bupati Bengkalis Hj Kasmarni menyambut baik kedatangan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru dan menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.Menurut Bupati, persoalan gizi merupakan salah satu aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Terlebih saat ini Pemerintah terus berupaya menekan angka stunting serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan gizi yang seimbang.“Pemerintah Kabupaten Bengkalis tentu menyambut baik program ini. Pemenuhan gizi yang baik menjadi fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat dan unggul di masa depan. Kami siap bersinergi dan mendukung implementasi program ini di daerah,” ujar Bupati.Bupati menambahkan saat ini telah terdaftar sebanyak 99 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) di Kabupaten Bengkalis sebagian besar telah mengajukan dan memperoleh pemenuhan persyaratan yang ditetapkan."Selain itu juga terdapat usulan pembangunan 28 titik SPPG di wilayah 3T yang saat ini masih dalam proses pembangunan dan pengadaan sarana pendukung, atas capaian itu kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam mempercepat implementasi," kata Bupati.Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Dr. Syartiwidya menjelaskan keberadaan kantor SPPG diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam mempercepat pelayanan serta edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya asupan gizi yang baik dan seimbang.Selain itu, melalui sosialisasi Syartiwidya mengharapkan kedepannya terjalin kolaborasi yang erat antara pemerintah daerah dan lembaga terkait guna memastikan program pemenuhan gizi dapat berjalan optimal dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.(Inf)**</description>
					                </item><item>
						                <title>Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031</title>
						                <link>https://www.vokalonline.com/berita/detail/dr-maxaxai-indra-kembali-terpilih-aklamasi-pimpin-aphtnhan-riau-periode-20262031</link>
						                <description>PEKANBARU, VokalOnline.Com - Akademisi Dr. Maxaxai Indra, S.H., M.H., kembali dipercaya memimpin Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara (APHTN-HAN) Wilayah Riau untuk periode 2026–2031. Ia terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) IV APHTN-HAN Riau yang diselenggarakan di Fakultas Hukum Universitas Islam Riau (UIR), Selasa (16/6/2026).Terpilihnya kembali Dr. Maxaxai Indra mencerminkan besarnya kepercayaan para anggota terhadap kepemimpinannya dalam mengonsolidasikan organisasi serta memperkuat peran APHTN-HAN sebagai wadah berhimpunnya para akademisi di bidang Hukum Tata Negara (HTN) dan Hukum Administrasi Negara (HAN) di Provinsi Riau.Proses pemilihan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat musyawarah. Seluruh peserta yang hadir secara bulat menyepakati kembali nama Dr. Maxaxai Indra untuk melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi tersebut.Musyawarah Wilayah APHTN-HAN Riau dipimpin oleh Dr. Eddy Asnawi, Dr. Husnu Abadi, S.H., M.Hum., Ph.D., serta Dr. Dodi Haryono. Kegiatan tersebut dihadiri para pengajar HTN-HAN dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Provinsi Riau.Sejumlah akademisi senior turut hadir dalam forum tersebut, di antaranya Prof. Dr. Hj. Ellydar Chaidir, S.H., M.Hum., Prof. Dr. H. Sudi Fahmi, S.H., M.Hum., Dr. Arifin Bur, S.H., M.H., dan Dr. Effendi Ibnu Susilo, S.H., M.H.Kehadiran pengurus pusat APHTN-HAN turut menambah khidmat pelaksanaan Muswil IV. Ketua Umum APHTN-HAN Pusat diwakili Ketua Harian, Prof. Dr. Retno Saraswati, S.H., M.Hum., didampingi Sekretaris Jenderal Prof. Dr. Bayu Dwi Anggono, S.H., M.H., serta Ketua Departemen Organisasi Dr. Vieta Cornelis, S.H., M.H.Pembukaan Muswil juga dihadiri Rektor Universitas Islam Riau, Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H., serta Dekan Fakultas Hukum UIR, Assoc. Prof. Dr. Rosyidi Hamzah, S.H., M.H. Kehadiran pimpinan universitas tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan organisasi profesi akademik hukum di daerah.Sebelum agenda pemilihan ketua dilaksanakan, peserta Muswil membahas sejumlah isu strategis organisasi. Di antaranya penguatan peran APHTN-HAN dalam pengembangan keilmuan Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara, peningkatan kualitas pendidikan hukum, penguatan pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, serta kontribusi pemikiran akademik dalam mendukung pembangunan hukum di daerah.Usai terpilih, Dr. Maxaxai Indra menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh seluruh anggota APHTN-HAN Riau. Menurutnya, amanah tersebut merupakan tanggung jawab bersama untuk terus memajukan organisasi dan meningkatkan kontribusi akademisi hukum bagi masyarakat.“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepada saya untuk memimpin APHTN-HAN Riau. Amanah ini bukan hanya tanggung jawab ketua, tetapi tanggung jawab kita bersama untuk menjadikan APHTN-HAN sebagai organisasi yang aktif, produktif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara,” ujar Maxaxai.Ia menegaskan, kepengurusan periode mendatang akan diarahkan pada penguatan kolaborasi antardosen dan antarperguruan tinggi, terutama dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi ilmiah.“Ke depan, kita ingin memperkuat sinergi antaranggota, memperbanyak forum ilmiah, seminar, dan diskusi akademik, serta mendorong lahirnya karya-karya ilmiah yang dapat menjadi rujukan dalam menjawab berbagai persoalan ketatanegaraan dan administrasi negara, baik di tingkat daerah maupun nasional,” katanya.Menurut Maxaxai, APHTN-HAN juga harus mampu mengambil peran lebih luas sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dalam memberikan pandangan akademik terhadap dinamika perkembangan hukum yang terus bergerak.“Sebagai organisasi profesi akademik, kita memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk menghadirkan gagasan-gagasan yang konstruktif. APHTN-HAN harus hadir memberikan perspektif keilmuan dalam proses pembangunan hukum yang berkeadilan, demokratis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat,” tuturnya.Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Muswil IV APHTN-HAN Riau, Dr. Aryo Akbar, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan menyukseskan pelaksanaan musyawarah wilayah tersebut.“Alhamdulillah, Muswil IV APHTN-HAN Riau dapat berjalan dengan lancar. Terima kasih kepada seluruh pengajar HTN-HAN di Provinsi Riau yang telah hadir dan berkontribusi dalam setiap agenda musyawarah. Semoga kepengurusan yang baru dapat membawa organisasi ini semakin maju,” ujarnya.Aryo juga menegaskan bahwa hasil Muswil menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di kalangan akademisi hukum tata negara dan hukum administrasi negara di Riau.Dengan kembali terpilihnya Dr. Maxaxai Indra untuk memimpin APHTN-HAN Riau periode 2026–2030, organisasi tersebut diharapkan semakin memperkuat eksistensinya sebagai organisasi profesi yang tidak hanya aktif dalam pengembangan keilmuan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan hukum, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, serta penguatan budaya akademik di Provinsi Riau.(**)</description>
					                </item></channel>
  	</rss>