- Pangeran Fortuna Bikin Kejutan, Olang Buas Tersingkir di Hari Pertama Pacu Jalur
- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
Barcelona Jual Lagi 15 Persen Hak Siarnya Kepada Sixth Street

Jakarta, VokalOnline.Com - Barcelona kembali menjual 15 persen saham hak siar laga klub ini selama 25 tahun kepada grup ekuitas swasta Amerika Serikat, Sixth Street, kata klub itu seperti dikutip Reuters, Sabtu.
Financial Times melaporkan investasi itu bernilai lebih dari 300 dolar juta euro (Rp4,58 triliun).
Sixth Street kini sudah membeli total 25 persen pendapatan Barcelona dari hak siar LaLiga TV setelah membeli 10 persennya 20 Juni lalu pada harga 207,5 juta euro (Rp3,17 triliun).
Barcelona mendatangkan pemain sayap Brazil Raphinha dari Leeds United dan striker Polandia Robert Lewandowski dari Bayern Muenchen setelah mendapatkan suntikan modal pertama dari Sixth Street.
Perusahaan investasi AS itu juga memiliki hubungan dengan seteru abadi Barcelona, Real Madrid.
"Kami terus memajukan strategi kami dan senang telah merampungkan perjanjian tambahan ini bersama Sixth Street yang membuat kami menambah kekuatan modal yang dibutuhkan," kata presiden Barcelona Joan Laporta.
"Selama beberapa pekan terakhir, kami dan Sixth Street terlibat dan berkolaborasi mengenai pemahaman bersama tentang apa yang ingin kami capai demi organisasi kami dan kami menantikan kemitraan jangka panjang ini."
Laporta yang memimpin salah satu periode tersukses Barca dari 2003 sampai 2010, mengatakan pada Agustus 2021 bahwa klubnya memiliki utang 1,35 miliar euro (Rp20,6 triliun) yang 673 juta euro (Rp10,2 triliun) di antaranya merupakan utang bank.
Bulan lalu, Barcelona menyetujui penjualan sebagian kecil divisi lisensi dan merchandising serta menjual 25 persen pendapatan dari hak siar mereka.
Pada Maret, klub ini menandatangani kesepakatan sponsor kaos dan stadion dengan Spotify dalam perjanjian senilai 280 juta euro (Rp4,27 triliun) dan Desember lalu menyetujui rencana merenovasi Camp Nou, termasuk menaikkan utang tambahan 1,5 miliar euro (Rp22,9 triliun). **Fira
Berita Terkait :
- Danramil 09 Singingi-Singingi Hilir Buka Acara Turnamen Sepakbola Dan Voliball 17 Agustus0
- Perihal Wacana Pindah Federasi Sepak Bola0
- Bentuk Panitia Pelaksana Yusko Bakal Gelar Turnamen Akbar Karate Sumatera Tahun 20220
- Media Vietnam Waswas Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Asia 20230
- Tim SSB LBSS Meraih Juara Pertama di Tiga Kategori0
_Black11.png)









