- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
- FORKI Riau Kirim 5 Karateka ke Kejurnas Bandung, TC Penuh Dimulai di GOR Rumbai
- JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
- Hendry Munief: Lampung Tak Lagi Sekadar Gerbang, Kini Menuju Pusat Ekonomi
- Penguatan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau dan El Nino, Pemerintah Gelar Apel Siaga Karhutla
- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
BPKAD Rohul Akan Cairkan Dana Desa Tiga Bulan Sekali

Kabid Perbendaharaan Badan Pendapatan Kuangan dan Aset Rohul Abdurrohim.
Rokanhulu, VokalOnline.Com-Badan Pendapatan Kuangan dan Aset (BPKA) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan mempercepat Realisasi dalam pencarian Dana Desa (DD) untuk tahun 2022.
Demikian disampaikan Kepala BPKA Kabupaten Rohul Elbisri SSTP Msi melalui Kabid Perbendaharaan Abdurrohim, Jumat(11/3/2022), di ruang kerjanya.
Dia menjelaskan, sebagaimana ditahun-tahun sebelumnya untuk pecairan DD yakni satu kali 6 bulan atau per semester. Dengan lamanya pencairan tersebut membuat para kepala desa selalu terkendala melakukan kegiatan.
Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, Bupati Rohul mencari solusi untuk tahun 2022 akan dipercepat yakni sekali dalam tiga bulan (per triwulan) dengan rincian pencairan pertama 40-40-20 persen.
"Biasanya setiap 6 bulan sekali pencairan mulai tahun 2022 ini satu kali dalam tiga bulan dan direncanakan pada April adalah pencairan pertama," ujar Kabid.
Sementara untuk proses pencairan tetap menggunakan prosedur seperti biasa, harus melengkapi SPJ Laporan APBDes dan di ajukan melalui Dinas DPMPD.
"Dalam proses pencairannya, kepala desa mengajukan ke DPMPD dan nantinya DPMPD akan mengajukan rekomendasi kepada pimpinan, seterusnya pimpinan baru kepada Kepala BPKAD, dan BPKAD akan memproses rekomendasi tersebut berapa anggaran yang akan di bayarkan," tambahnya.
"Kalau berdasarkan pembayarannya 40 persen, 40 dan 20 persen tapi BPKAD akan membayarkan berdasarkan anggaran bagi hasil masuk, seandainya posisi Kas keuangan lebih sehat boleh di bayarkan lebih dari 10 %," jelasnya.
Sementara ini untuk kesiapan desa yang sudah mengajukan SPJ hingga saat ini sudah 88 Desa dari 135 desa yang ada di Kabupaten Rohul, namun belum diajukan oleh DPMPD karena masih menunggu laporan dari Kades yang lain.
Untuk kedepannya DPKAD juga berharap dan berusaha terus bagaimana nantinya DD ini bisa di cairkan sekali dalam satu bulan.
"Harapan kita untuk ke depannya setelah per tri Wulan pencairan, bagaimana caranya agar DD ini bisa cair dalam sebulan sekali ini yang harus kita kejar," jelasnya.(yus)
Berita Terkait :
- Wabup Rohul Buka MTQ Desa Kumango Tambusai0
- Polres Rohul Gelar Operasi KLK 2022 Patuh Prokes0
- Wabup Rohul Minta PPSKS Bina Petani Kelapa Sawit0
- Calon Ketua Baznas Rohul Mulai Ikuti Seleksi0
- Ketua APDESI Rohul akan Dilantik Sebagai Wakil Ketua APDESI Riau0
_Black11.png)









