- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
BPKAD Rohul Akan Cairkan Dana Desa Tiga Bulan Sekali

Kabid Perbendaharaan Badan Pendapatan Kuangan dan Aset Rohul Abdurrohim.
Rokanhulu, VokalOnline.Com-Badan Pendapatan Kuangan dan Aset (BPKA) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) akan mempercepat Realisasi dalam pencarian Dana Desa (DD) untuk tahun 2022.
Demikian disampaikan Kepala BPKA Kabupaten Rohul Elbisri SSTP Msi melalui Kabid Perbendaharaan Abdurrohim, Jumat(11/3/2022), di ruang kerjanya.
Dia menjelaskan, sebagaimana ditahun-tahun sebelumnya untuk pecairan DD yakni satu kali 6 bulan atau per semester. Dengan lamanya pencairan tersebut membuat para kepala desa selalu terkendala melakukan kegiatan.
Untuk mengantisipasi permasalahan tersebut, Bupati Rohul mencari solusi untuk tahun 2022 akan dipercepat yakni sekali dalam tiga bulan (per triwulan) dengan rincian pencairan pertama 40-40-20 persen.
"Biasanya setiap 6 bulan sekali pencairan mulai tahun 2022 ini satu kali dalam tiga bulan dan direncanakan pada April adalah pencairan pertama," ujar Kabid.
Sementara untuk proses pencairan tetap menggunakan prosedur seperti biasa, harus melengkapi SPJ Laporan APBDes dan di ajukan melalui Dinas DPMPD.
"Dalam proses pencairannya, kepala desa mengajukan ke DPMPD dan nantinya DPMPD akan mengajukan rekomendasi kepada pimpinan, seterusnya pimpinan baru kepada Kepala BPKAD, dan BPKAD akan memproses rekomendasi tersebut berapa anggaran yang akan di bayarkan," tambahnya.
"Kalau berdasarkan pembayarannya 40 persen, 40 dan 20 persen tapi BPKAD akan membayarkan berdasarkan anggaran bagi hasil masuk, seandainya posisi Kas keuangan lebih sehat boleh di bayarkan lebih dari 10 %," jelasnya.
Sementara ini untuk kesiapan desa yang sudah mengajukan SPJ hingga saat ini sudah 88 Desa dari 135 desa yang ada di Kabupaten Rohul, namun belum diajukan oleh DPMPD karena masih menunggu laporan dari Kades yang lain.
Untuk kedepannya DPKAD juga berharap dan berusaha terus bagaimana nantinya DD ini bisa di cairkan sekali dalam satu bulan.
"Harapan kita untuk ke depannya setelah per tri Wulan pencairan, bagaimana caranya agar DD ini bisa cair dalam sebulan sekali ini yang harus kita kejar," jelasnya.(yus)
Berita Terkait :
- Wabup Rohul Buka MTQ Desa Kumango Tambusai0
- Polres Rohul Gelar Operasi KLK 2022 Patuh Prokes0
- Wabup Rohul Minta PPSKS Bina Petani Kelapa Sawit0
- Calon Ketua Baznas Rohul Mulai Ikuti Seleksi0
- Ketua APDESI Rohul akan Dilantik Sebagai Wakil Ketua APDESI Riau0
_Black11.png)









