- Satu Jam Razia Humanis di Lapas Tembilahan, 2 Botol Kaca Hingga Elemen Listrik Disita dan Dibakar
- Bupati Asmar Buka Festival Lari di Atas Tual Sagu, Tradisi Unik Meranti Didorong Jadi Potensi Budaya
- Syahrul Aidi Apresiasi Walkout Indonesia Saat Netanyahu Hadir di Sidang Umum PBB
- Hendry Munief Dukung Pembentukan Politeknik Teknologi Modern Indonesia di Riau
- Ketua BKSAP DPR RI Kecam Pengangkatan Isu West Papua di UNGA PBB
- PT Mahakarya Kayu Indah Buka Kemitraan
- Panitia Matangkan Persiapan Sirkuit FORKI Riau Open Karate Kid Serie 3
- Teguh Santosa: JMSI Dukung Penuh HPN 2027
- Komisi VII DPR RI Soroti Efisiensi dan Dampak Ekonomi Kawasan Industri
- Hanya Pakai BPJS RS Zainab Selamatkan Nyawa Keluarga Besar JMSI Riau
Bupati Bengkalis Buka FGD

Pinggir Bengkalis, VokalOnline.Com - Bupati Bengkalis Kasmarni, buka Forum Group Discussion (FGD) tentang Peningkatan Pemahaman Aparatur Desa terhadap Peraturan Perundang-Undangan terkait desa, di Gedung Hj. Nuryah Binti Sontel Desa Muara Basung Kecamatan Pinggir, Rabu (7/9/2022).
Bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut yakni dari BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Kantor Pelayanan Pajak Pratama dan dari Polres Bengkalis.
Kegiatan tersebut, diikuti oleh seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Bengkalis dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Bengkalis H. Bustami HY, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H. Heri Indra Putra, sejumlah Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, serta para Camat se-Kabupaten Bengkalis.
Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis berharap melalui FGD ini, mampu memberikan pengetahuan dan memperluas wawasan bagi Aparatur Desa dalam penyelenggaraan pelayanan di Desa.
“Saya minta Bapak/Ibu Kepala Desa untuk lebih proaktif dalam bekerja. Kita tidak bisa lagi bekerja biasa-biasa saja, kita harus segera merubah cara berfikir, cara merespons dan cara bekerja untuk memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat dengan cepat, tepat dan mudah,” ujar Kasmarni.
Lebih lanjut Kepala Daerah Bengkalis juga menekankan beberapa hal kepada Kepala Desa. Yakni terkait realisasi anggaran yang harus digunakan untuk perputaran roda ekonomi desa melalui realisasi belanja APBDesa untuk menangani inflasi.
Lalu, penataan wilayah yang harus betul-betul dilakukan secara teliti dengan menerbitkan peta definitif yang diakui Badan Informasi Geospasial, begitu juga dalam menerbitkan SKGR atau surat tanah jangan sembarangan, perlu hati hati dan berkoordinasi dengan BPN.
“Kemudian setiap Desa harus melengkapi profil desa, dan segera laksanakan Dana Program Desa Bermasa yang telah disalurkan untuk membangun desa demi mewujudkan desa yang Bermasa,” pesannya.
“Terakhir, segera optimalkan fungsi BUMDesa dalam mendongkrak pendapatan desa, dan lakukan kegiatan inovatif sesuai dengan kewenangan lokal desa. Serta terus bangun komunikasi dengan stakeholder baik di Desa, Kecamatan, Kabupaten maupun Provinsi,” pungkasnya.(der)
Berita Terkait :
- Sempena Perhelatan akbar MTQ Ke-54 tingkat Kecamatan Bengkalis0
- Bupati Bengkalis mendampingi Kapolda Riau berolahraga0
- Bupati Bengkalis,Rela Berpetualang Menjelajahi Wilayahnya 0
- Ningsih Berhak Mendapatkan Penghagaan dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis0
- Bupati Bengkalis Lantik 47 Pejabat 0
_Black11.png)









