- Anggota DPRD Pekanbaru Geram, Dugaan Pesta LGBT di Cafe Laksamana Muda
- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Damkar Inhil Tangkap Buaya Sepanjang 5 Meter Penerkam IRT di Sungai

Tembilahan, VokalOnline.Com - Tim Reaksi Cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indragiri Hilir menangkap buaya muara berukuran 5 meter lebih. Predator di air itu sebelumnya sempat menyeret warga, Nurlela, saat mengambil air di sungai.
Kepala Bidang I Balai Besar Konservasi Sumber Daya (BBKSDA) Riau, Andri Hansen Siregar membenarkan penangkapan buaya seberat 700 kilogram itu. Penangkapan dilakukan pada Minggu, 21 Februari 2022.
"Saat ini buaya berada di kantor Damkar setempat, sudah dikoordinasikan dengan kami," kata Andri, Senin petang, 22 Februari 2022.
Menurut Andri, pihaknya akan melepasliarkan buaya ini. Lokasinya sedang dicari dan diusahakan jauh dari pemukiman serta aktivitas manusia agar tidak menimbulkan korban.
"Pelepasan dilakukan di habitatnya agar tidak menimbulkan konflik baru," kata Andri.
Andri menjelaskan, serangan terhadap Nurlela terjadi pada Jum'at petang, 18 Februari 2022. Korban merupakan seorang ibu rumah tangga di Sungai Lindu, Dusun Tok Maroy, Desa Sungai Piyai, Kecamatan Kuindra.
Petang itu, Nurlela mengambil air tak di sungai yang tak jauh dari rumahnya untuk keperluan mandi dan mencuci. Baru saja perempuan 30 tahun itu mengayunkan tangan ke sungai, buaya langsung menyambar.
"Tangan korban diterkam dan ditarik buaya ke sungai," terang Andri.
Korban berusaha melawan dengan memukul mulut buaya pakai tangannya. Korban juga berteriak minta tolong sehingga buaya melepaskan gigitannya.
Akibat kejadian ini, korban mengalami luka robek di tangan sekitar 20 centimeter. Kejadian ini dilaporkan kepala desa ke Bupati Indragiri Hilir HM Wardan agar buaya itu ditangkap.
Hari Minggu, Damkar Kabupaten Indragiri Hilir turun ke lokasi. Petugas menyisir sungai kurang lebih dua jam hingga buaya tadi terlihat dan ditangkap secara manual menggunakan tali.
"Buaya berhasil ditangkap, disaksikan oleh Bupati," kata Andri.
"Buaya itu panjangnya 5 meter 20 centi, berat lebih kurang 700 kilogram dan saat ini ada di kandang transit Damkar," ucap Andri. (syu)
Berita Terkait :
- Polisi Belum Tangkap Penyerang Bersenjata dan Gunakan Senapan di Sencalang0
- Pengancaman di Sencalang Menggunakan Senjata Tajam, Kapolres Inhil Tunggu Laporan Resmi0
- Pak Kapolres Tolong Tangkap Pereman Yang Nyerang Rumah Saya di Sencalang0
- Hafizon: Perjuangkan Tegaknya Hukum dan Bantu Masyarakat Miskin0
- Kisah Harimau dengan Sejumlah Mangsa yang Jarang Diketahui0
_Black11.png)








