- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
- RAPP Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Meranti, Dukung Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia 2026
- Panaskan Mesin Partai, Ratusan Kader PAN Inhil Berkumpul, Satu Barisan untuk Kemajuan Daerah
- Kabar Baik Dunia Pendidikan, 95 Sekolah di Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026
- BRK Syariah Permudah Layanan Pensiun ASN di Meranti, Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
- Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama
- Polres Meranti Bongkar Dua Kasus Peredaran Sabu dalam Sehari, Empat Diduga Pengedar Diamankan
- Kolaborasi Generasi Hijau, Polsek Enok dan Warga Jaga Pesisir Lewat Mangrove
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polsek Keritang Bersama Forkopimcam Tanam Mangrove di Kotabaru Rete
Damkar Inhil Tangkap Buaya Sepanjang 5 Meter Penerkam IRT di Sungai

Tembilahan, VokalOnline.Com - Tim Reaksi Cepat Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indragiri Hilir menangkap buaya muara berukuran 5 meter lebih. Predator di air itu sebelumnya sempat menyeret warga, Nurlela, saat mengambil air di sungai.
Kepala Bidang I Balai Besar Konservasi Sumber Daya (BBKSDA) Riau, Andri Hansen Siregar membenarkan penangkapan buaya seberat 700 kilogram itu. Penangkapan dilakukan pada Minggu, 21 Februari 2022.
"Saat ini buaya berada di kantor Damkar setempat, sudah dikoordinasikan dengan kami," kata Andri, Senin petang, 22 Februari 2022.
Menurut Andri, pihaknya akan melepasliarkan buaya ini. Lokasinya sedang dicari dan diusahakan jauh dari pemukiman serta aktivitas manusia agar tidak menimbulkan korban.
"Pelepasan dilakukan di habitatnya agar tidak menimbulkan konflik baru," kata Andri.
Andri menjelaskan, serangan terhadap Nurlela terjadi pada Jum'at petang, 18 Februari 2022. Korban merupakan seorang ibu rumah tangga di Sungai Lindu, Dusun Tok Maroy, Desa Sungai Piyai, Kecamatan Kuindra.
Petang itu, Nurlela mengambil air tak di sungai yang tak jauh dari rumahnya untuk keperluan mandi dan mencuci. Baru saja perempuan 30 tahun itu mengayunkan tangan ke sungai, buaya langsung menyambar.
"Tangan korban diterkam dan ditarik buaya ke sungai," terang Andri.
Korban berusaha melawan dengan memukul mulut buaya pakai tangannya. Korban juga berteriak minta tolong sehingga buaya melepaskan gigitannya.
Akibat kejadian ini, korban mengalami luka robek di tangan sekitar 20 centimeter. Kejadian ini dilaporkan kepala desa ke Bupati Indragiri Hilir HM Wardan agar buaya itu ditangkap.
Hari Minggu, Damkar Kabupaten Indragiri Hilir turun ke lokasi. Petugas menyisir sungai kurang lebih dua jam hingga buaya tadi terlihat dan ditangkap secara manual menggunakan tali.
"Buaya berhasil ditangkap, disaksikan oleh Bupati," kata Andri.
"Buaya itu panjangnya 5 meter 20 centi, berat lebih kurang 700 kilogram dan saat ini ada di kandang transit Damkar," ucap Andri. (syu)
Berita Terkait :
- Polisi Belum Tangkap Penyerang Bersenjata dan Gunakan Senapan di Sencalang0
- Pengancaman di Sencalang Menggunakan Senjata Tajam, Kapolres Inhil Tunggu Laporan Resmi0
- Pak Kapolres Tolong Tangkap Pereman Yang Nyerang Rumah Saya di Sencalang0
- Hafizon: Perjuangkan Tegaknya Hukum dan Bantu Masyarakat Miskin0
- Kisah Harimau dengan Sejumlah Mangsa yang Jarang Diketahui0
_Black11.png)









