- 6 Malam Tidur di Lokasi Karhutla, Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Padamkan Api Hingga Dini Hari
- PETI Kembali Marak di Sungai Bawang F5, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
- Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
- Hendry Munief Dorong Hilirisasi Industri Kopi Nasional, Liberika Meranti Jadi Sorotan
- Karmila Sari Dorong Percepatan Revitalisasi Sekolah di Riau
- Pemkab Meranti Dorong Produk Unggulan UMKM Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
- Pelindo Investasi Tingkatkan Akses Terminal Tanjung Harapan, Jalan 169,5 Meter Ditambah Elevasinya
- 36 Mahasiswa ITS Meranti Diwisuda, Pemda Ajak Ikut Membangun Daerah
- Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tabrakan Dua Speedboat di Perairan Sialang Pasung
- Konferensi Pers di Tengah Karhutla 85 Hektare, Polres Meranti Tetapkan Satu Tersangka
Ditemukan 8 Titik Api di 6 Daerah Kabupaten Pelalawan, 1 Sudah Padam

Foto : Petugas melakukan pemadaman di lokasi kebakaran
Pelalawan, VokalOnline.Com - Akibat cuaca panas terik, sejumlah wilayah Provinsi Riau khususnya Kabupaten Pelalawan hingga hari ini Senin (29/7/2024) terdata beberapa titik api di 6 Kecamatan yakni Kecamatan Langgam, Kuala Kampar, Teluk Meranti, Pangkalan Kuras, Bunut dan Kecamatan Pangkalan Kerinci.
"Desa Teluk Kuala Kampar, Gondai Langgam, Kuala Terusan Pangkalan Kerinci, Desa Kesuma Pangkalan Kuras, Desa Sungai Upih Kuala Kampar, Desa Petani Bunut, Pulau Muda dan Pangkalan Terap Teluk Meranti," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pelalawan Zulfan melalui pesan WhatsApp kepada VokalOnline.Com, Senin (29/7/2024).
Zulfan mengatakan lahan yang mengalami musibah kebakaran merupakan milik masyarakat, sedangkan lahan di Desa Gondai Kecamatan Langgam belum tau siapa pemiliknya.
"Saya sudah di jalan ke Gondai. Baru balek dari Kuala Kampar, belum tau, lagi di cari info," katanya.
Tidak hanya itu, Zulfan juga mengatakan petugas gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri, Damkar dan masyarakat hingga saat ini masih melakukan upaya pemadaman dilokasi kebakaran, ia berharap kepada masyarakat bersama sama menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.
"Saat ini disatu titik Desa Patani Bunut sudah padam, dilokasi lainnya petugas gabungan masih melakukan pemadaman. Kepada masyarakat kami menghimbau, terutama bagi pemancing yang merokok jangan membuang puntung rokok sembarangan dan juga kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, mari kita bersama sama menjaga kelestarian alam," tutupnya.**(jon)
Berita Terkait :
_Black11.png)









