- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
- Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara
- Prof Abdul Mu'ti Lepas Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Menuju Olimpiade Sains Internasional
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siap Dukung Renovasi Kantor DPD LVRI Riau
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- TIMNAS Spanyol juara Piala Dunia 2026
- Welah Hatta, Srikandi Indonesia di Balik Suksesnya Pesta Piala Dunia 2026
- Diduga Kebakaran di SPBU Harapan Jaya Pekanbaru Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
Dokumenter Harry dan Meghan Tayang 8 Desember di Netflix

Jakarta, VokalOnline.Com - Dokumenter Pangeran Harry dan Meghan Markle disebut sudah memiliki tanggal perilisan. Serial dokumenter Netflix itu akan tayang perdana pada 8 Desember mendatang.
Berdasarkan laporan Page Six pada Senin (21/11), awalnya dokumenter tersebut ditunda akibat serial The Crown musim ke-5 mendapatkan kritik keras.
Namun, Netflix dikabarkan tetap ingin menjadwalkan dokumenter Harry dan Meghan itu tayang di Desember.
Musim terbaru The Crown dikritik oleh mantan Perdana Menteri (PM) Inggris John Major soal plot cerita serial tersebut. Major mengatakan salah satu adegan krusial dalam serial tersebut tidak sesuai dengan kenyataan.
Adegan yang dimaksud adalah ketika Raja Charles III yang saat itu masih menjadi pangeran bertemu empat mata dengan Major.
Dalam adegan itu, Charles seperti berusaha untuk menurunkan Ratu Elizabeth II dari takhta dan menggantikan posisi ibunya sebagai raja. Ia berusaha meyakinkan Major "apakah institusi yang kita sayangi ini akan berada di tangan yang aman.
Akibat adegan tersebut, Netflix disebut menunda penayangan dokumenter yang dibintangi Harry dan Meghan akibat adanya kritik dari Major.
Selain Major, The Crown juga mendapatkan seruan boikot dari sejumlah pihak yang berada di lingkungan terdekat Istana Buckingham, termasuk teman-teman Raja Charles III.
Di sisi lain, Pangeran Harry dan Meghan Markle juga disebut pernah ingin memotong beberapa bagian dari dokumenter yang telah menjalankan syuting selama lebih dari satu tahun.
Sumber Netflix lainnya menyebut bahwa pasangan tersebut ingin mengubah apa yang mereka bicarakan dalam dokumenter tersebut.
"Harry dan Meghan panik karena mencoba mengurangi hingga terhadap bahasa (yang digunakan) sekalipun. Tapi, itu cerita mereka, dari mulut mereka sendiri," kata sumber lain itu.
Page Six sebelumnya melaporkan Harry dan Meghan ingin mengubah konten dokumenter mereka setelah kematian Ratu Elizabeth II pada September lalu. Karena, dalam dokumenter tersebut, pasangan tersebut menyeret nama Ratu Charles III, Permaisuri Camila, serta Pangeran William dan Kate Middleton.
Namun, kini laporan terbaru mengatakan permintaan Harry dan Meghan untuk mengubah konten serial dokumenter itu dilakukan sebelum kematian Ratu Elizabeth pada 8 September lalu.**syafira
Berita Terkait :
- Puja-puji Eks Timnas Inggris untuk Bellingham: Gerrard-Lampard Lewat0
- Ki Joko Bodo Akan Dimakamkan Hari Ini di Jakarta0
- Ki Joko Bodo Meninggal Dunia0
- Ki Joko Bodo, Mantan Paranormal yang Juga Aktor Hingga Pemain Band0
- Fan Bangga Lihat Aksi Jungkook BTS di Pembukaan Piala Dunia 20220
_Black11.png)









