- Anggota DPRD Pekanbaru Geram, Dugaan Pesta LGBT di Cafe Laksamana Muda
- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Dugaan Pencabulan, Pimpinan Ponpes Syamsuddin di Inhu Sudah Ditangkap Polisi

Pimpinan Ponpes Syamsuddin di Desa Buluh Rampai, saat diamankan Polisi
Inhu, Vokalonline.Com - Kabar pencabulan puluhan santri Pondok pesantren (Ponpes) Syamsuddin di Desa Buluh Rampai Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, membuat masyarakat heboh. Dugaan pencabulan tersebut dilakukan pimpinan Ponpes dan sudah berlangsung sejak lama.
Informasi yang berhasil di himpun Wartawan, Kamis (16/4/2024), dari puluhan orang korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh pimpinan Ponpes Syamsuddin di Desa Buluh Rampai, sudah 18 orang korban yang membuat pengakuan.
Kabar pencabulan tersebut dimanfaatkan oleh oknum wartawan dengan meminta uang Rp150 juta kepada pelaku, bahkan ada kabar juga kalau oknum wartawan meminta jatah Rp3 juta setiap bulan untuk menutupi kasus tersebut.
Pantauan di lapangan, tampak aktifitas Ponpes Syamsuddin di Buluh Rampai sama seperti biasanya, sejumlah wali santri keluar masuk untuk mengantar santri serta sejumlah santri juga ada yang baru datang untuk mengikuti pelajaran Ponpes
Pihak Ponpes Syamsuddin baik kepala Madrasah Aliyah (MA) maupun Madrasah Tanawiyah (MTs) dimintai keterangan sedang tidak berada di tempat berdasarkan keterangan petugas jaga gerbang masuk Ponpes Syamsuddin.
Atas informasi kasus pencabulan santri tersebut sudah disikapi oleh polisi, sejumlah saksi korban dan saksi atas dugaan pencabulan santri Ponpes moderen di Inhu tersebut sudah diambil keterangan oleh polisi serta mengamankan diduga pelaku yang merupakan pimpinan Ponpes Syamsuddin.
"Pelaku sudah kita amankan, kita juga sudah memeriksa saksi saksi termasuk saksi korban," kata Kapolres Inhu AKBP Dody Wirawijaya SIK dikonfirmasi Kamis (16/4/2024) melalui PS Penmas Polres Inhu Aiptu Misran tidak merinci jumlah saksi yang sudah diperiksa polisi.
Beredar juga kabar, kalau diduga pelaku pimpinan Ponpes Syamsuddin inisial A tersebut sempat melarikan diri ke Pekanbaru, namun gerak cepat yang dilakukan tim dari Polres Inhu, akhirnya pelaku . "Diduga pelaku sudah diamankan di Polres," tutup Misran seraya menjelaskan kalau Polres Inhu akan melaksanakan jumpa pers terkait perkara tersebut. **Voc01
Berita Terkait :
_Black11.png)








