- Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI saat Bimteknas DPP PKS se-Indonesia
- Persiapan Capai 99 Persen, Kejuaraan Karate GDR Championship Siap Digelar di Pekanbaru
- Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
- DPRD Pekanbaru Dukung Pelebaran Jalan HR Subrantas,
- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
- Saran untuk Kapolda Riau yang Baru; Untuk Dihormati Tegakkan Keadilan
- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
Gejala Tulang Keropos yang Harus Diwaspadai

Ilustrasi tulang (foto: KlikDokter)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Osteoporosis merupakan salah satu penyebab tulang lemah, keropos, dan rapuh. Ada berbagai gejala tulang keropos yang bisa diwaspadai.
Saking rapuhnya sehingga saat terjatuh atau mendapat tekanan ringan seperti membungkuk atau batuk bisa menyebabkan patah tulang. Fraktur terkait osteoporosis paling sering terjadi di pinggul, pergelangan tangan, atau tulang belakang. Osteoporosis terjadi karena kondisi sebagian tulang yang mengalami perubahan dalam bentuk hilangnya sebagian massa tulang.
"Hal tersebut mengakibatkan tulang akan mengalami kondisi keropos, seperti ada pori-porinya, jika itu terjadi maka kondisi demikian dapat menyebabkan tulang kehilangan kepadatannya dan dapat mengakibatkan patah tulang," ungkap dokter spesialis saraf Untung Gunarto.
"Osteoporosis pada umumnya terjadi pada orang-orang yang pada saat mengalami pembentukan tulang-tulang penyangga, di masa mudanya atau saat proses pembentukan tulang tidak mendapatkan kalsium yang cukup," kata Untung. Penderita osteoporosis, bisa mengalami kehilangan tinggi badan dan perubahan postur tubuh hingga nyeri punggung yang cukup parah.
"Osteoporosis paling sering terjadi pada usia 50 tahun ke atas. Dan lebih banyak terjadi pada wanita," tambahnya
Osteoporosis memengaruhi pria dan wanita dari semua ras. Tetapi wanita kulit putih dan Asia - terutama wanita yang lebih tua yang sudah melewati masa menopause - berada pada risiko tertinggi. Pengobatan, diet sehat, dan olahraga menahan beban dapat membantu mencegah keropos tulang atau memperkuat tulang yang sudah lemah.
Gejala tulang keropos
Mengutip Mayo Clinic dan Cleveland Clinic, biasanya tak ada gejala yang tampak atau terlihat di tahap awal pengeroposan tulang. Hal ini yang menyebabkan osteoporosis disebut sebagai silent disease.
1. Nyeri punggung, yang disebabkan oleh tulang belakang yang retak
2. Tinggi badan berkurang seiring waktu (terlihat seperti memendek)
3. Postur membungkuk
4. Lebih mudah patah tulang
5. Sesak napas
6. Fraktur tulang
7. Nyeri sendi
8. Nyeri leher karena fraktur
9. Spinal deformities
10. Perut buncit juga menjadi gejala tulang keropos
(chs)
Berita Terkait :
- Pelajaran Dasar Yang Harus Diajarkan Kepada Anak Sebelum Sekolah0
- Tidur Dapat Membantu Menurunkan Berat Badan0
- Resiko Diabetes Meningkat Karena Perubahan Iklim0
- Manfaat Okra Bagi Penderita Diabetes0
- Camlian Sehat yang Aman di Konsumsi Pada Malam Hari 0
_Black11.png)








