- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
- Cegah Kabut Asap Makin Tebal Polsek Tebing Tinggi Bagikan Masker kepada Masyarakat
- Tradisi Penghormatan Polri, Welcome and Farewell Parade Tandai Pergantian Kapolda Riau
- DPRD Meranti Panggil Sejumlah OPD, Bahas Persoalan Pergaulan Remaja dan Perlindungan Anak
- Siompu Kampar Riau Tampilkan Parade Manjujuong Dulang dan Baju Bakuduong
- H. Ian Machyar Terpilih Aklamasi sebagai Ketua BPC Perhumas Pekanbaru Periode 2026-2029
- Hendry Munief Dorong Digitalisasi UMKM untuk Perluas Pasar dan Tingkatkan Daya Saing
Gubri Syamsuar Tinjau Operasi Pasar Di Simpang Belutu Kandis

Siak, VokalOnline.Com - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar meninjau pelaksanaan operasi pasar yang berlangsung di Desa Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak Riau, Jumat (19/08/2022).
Pelaksanaan operasi pasar ini, merupakan upaya akselerasi penanganan inflasi di Provinsi Riau. Gubernur Riau menyebutkan, pelaksanaan kegiatan ini juga telah dilaksanakan di Kota Pekanbaru, yang selanjutnya kegiatan juga akan dilaksanakan di Kota Dumai, dan termasuk Kabupaten Inhil.
Ia menyebutkan, saat ini inflasi di Provinsi Riau mencapai 7 persen, dan berdasarkan arahan Presiden RI Joko Widodo agar inflasi setiap daerah, inflasinya harus berada di bawah 5 persen. Untuk itu, saat ini Pemprov Riau melalui Disperindagkop Riau berupaya mengatasi dengan melakukan operasi pasar murah serta melakukan penanaman di lingkungan masing-masing.
"Upaya menekan inflasi ini, bagaimana kita itu yang penting melakukan kerja nyata," katanya.
Selain melaksanakan operasi pasar, pihaknya juga mendorong masyarakat khususnya untuk melakukan penanaman pangan terutama penanam cabai yang masih tinggi harganya di Provinsi Riau.
"Kami juga mengajak kepada seluruh masyarakat, untuk bersama-sama ikut menanam cabai," ajaknya.
Untuk itu, Gubri menyebutkan, bahwa pihaknya juga mengajak kerja sama BUMDes agar dapat melaksanakan penanaman cabai ini sebagai upaya untuk menekan harga cabai agar normal, dan untuk menjaga inflasi di daerah.
"Yang kita harapkan, upaya yang kita laksanakan ini dapat menurunkan inflasi ini," ungkapnya.
Untuk diketahui, barang yang dijual, saat pelaksanaan pasar murah di Simpang Belutu Kecamatan Kandis Kabupaten Siak diantaranya, cabai merah Rp.65.000/kg, bawang merah Rp.25.000/kg, gula rose brand Rp.13.000/kg, gula manis kita Rp 13.500/kg , beras belida Rp. 105.000/10 Kg.
Selanjutnya, beras topi koki Rp.100.000/10 kg, minyak goreng Rp. 12.000/liter, minyak goreng kemasan 2 liter Rp. 26.500/botol, beras kita kemasan ukuran 5kg Rp. 50.000/pcs, beras fortivit Rp 12.000/kg, daging kita Rp 85.000/kg, serta produk sayur lainnya dan produk-produk UMKM dari kecamatan Kandis.
Berita Terkait :
- Gubri Melestarikan Alam Harus Menjadi Komitmen Bersama0
- Danrem 031/WB : Mencari Bibit dan Memupuk Semangat Kemerdekaan 0
- Syukuran Perpanjangan WK CPP, Pemda Siak-PT BSP Ziarah ke Makam Sultan Sultan Siak0
- Mulai Hari Ini, PT BSP Resmi Kelola Blok Coastal Plain And Pekanbaru0
- RSUD Tengku Rafian Siak Menuju Kelas B0
_Black11.png)








