Jakarta Jadi Provinsi Paling Banyak Varian Diwaspadai WHO

Publisher Vol/fit Nasional
07 Apr 2022, 11:16:54 WIB

Warga Jakarta beraktivitas di masa pandemi virus corona. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)


Jakarta, VokalOnline.Com - DKI Jakarta tercatat menjadi provinsi dengan jumlah kasus varian virus corona (Covid-19) yang tergolong 'Variant of Concern' (VoC) terbanyak di Indonesia.

VoC merupakan kategori untuk menyebut varian yang paling diwaspadai Badan Kesehatan Dunia (WHO) dibandingkan jenis varian lainnya lantaran karakteristik penularannya.

Rincian VoC di Ibu Kota, di antaranya yakni 5.801 kasus varian Omicron, dilanjutkan dengan 2.431 varian Delta, 38 kasus varian Alfa, dan 12 kasus pada varian Beta. Satu VoC lain yakni Gamma P1 VoC belum teridentifikasi di Jakarta maupun Indonesia. dilansir dari cnn indonesia.

Rincian VoC di Ibu Kota, di antaranya yakni 5.801 kasus varian Omicron, dilanjutkan dengan 2.431 varian Delta, 38 kasus varian Alfa, dan 12 kasus pada varian Beta. Satu VoC lain yakni Gamma P1 VoC belum teridentifikasi di Jakarta maupun Indonesia.

Seluruh temuan kasus varian di Indonesia itu ditemukan melalui pemeriksaan Whole Genome Sequences (WGS) yang dilakukan terhadap total 22.758 spesimen. Untuk mengetahui detailnya, berikut merupakan sebaran provinsi dan temuan dari seluruh kasus VoC di Indonesia.

Varian Omicron 9.673 Kasus

Sumatera Utara: 53 kasus

Sumatera Selatan: 18 kasus

Sumatera Barat: 38 kasus

Aceh: 47 kasus

Riau: 60 kasus

Lampung: 61 kasus

Bengkulu: 5 kasus

Jambi: 24 kasus

Kepulauan Riau: 26 kasus

Kepulauan Bangka Belitung: 64 kasus

DKI Jakarta: 5.801 kasus

Jawa Barat: 1.306 kasus

Banten: 619 kasus

Jawa Tengah: 396 kasus

Jawa Timur: 329 kasus

DI Yogyakarta: 77 kasus

Bali: 134 kasus

Nusa Tenggara Barat: 45 kasus

Nusa Tenggara Timur: 74 kasus

Kalimantan Barat: 52 kasus

Kalimantan Timur: 44 kasus

Kalimantan Selatan: 19 kasus

Kalimantan Tengah: 61 kasus

Kalimantan Utara: 47 kasus

Sulawesi Utara: 37 kasus

Sulawesi Selatan: 62 kasus

Sulawesi Barat: 1 kasus

Sulawesi Tengah: 15 kasus

Sulawesi Tenggara: 46 kasus

Gorontalo: 11 kasus

Maluku Utara: 12 kasus

Papua: 84 kasus

Varian Delta 8.591 Kasus

Sumatera Utara: 201 kasus

Sumatera Barat: 75 kasus

Sumatera Selatan: 67 kasus

Aceh: 56 kasus

Bengkulu: 28 kasus

Riau: 159 kasus

Lampung: 7 kasus

Jambi: 241 kasus

Kepulauan Riau: 375 kasus

Kepulauan Bangka Belitung: 94 kasus

Banten: 132 kasus

Jawa Barat: 1.232 kasus

DKI Jakarta: 2.431 kasus

DI Yogyakarta: 137 kasus

Jawa Timur: 188 kasus

Jawa Tengah: 466 kasus

Bali: 400 kasus

Nusa Tenggara Barat: 68 kasus

Nusa Tenggara Timur: 119 kasus

Kalimantan Tengah: 41 kasus

Kalimantan Timur: 730 kasus

Kalimantan Utara: 76 kasus

Kalimantan Barat: 303 kasus

Kalimantan Selatan: 160 kasus

Sulawesi Selatan: 198 kasus

Sulawesi Utara: 243 kasus

Sulawesi Tengah: 72 kasus

Sulawesi Tenggara: 20 kasus

Gorontalo: 30 kasus

Maluku: 74 kasus

Maluku Utara: 48 kasus

Papua: 55 kasus

Papua Barat: 24 kasus

Varian Alfa 83 Kasus

Sumatera Utara: 2 kasus

Riau: 1 kasus

Sumatera Selatan: 1 kasus

Lampung: 1 kasus

Kepulauan Riau: 10 kasus

DKI Jakarta: 38 kasus

Jawa Barat: 20 kasus

Jawa Timur: 4 kasus

Jawa Tengah: 1 kasus

Kalimantan Selatan: 1 kasus

Kalimantan Tengah: 2 kasus

Bali: 1 kasus

Nusa Tenggara Timur: 1

Varian Beta 22 Kasus

Jawa Barat: 3 kasus

DKI Jakarta: 12 kasus

Jawa Timur: 6 kasus

Bali: 1 kasus

  **vol/jn

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment