- Pemkab Siak dan Utusan Presiden Luruskan Informasi Dokter Spesialis, Pelayanan Harus Tetap Berjalan
- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
Kartu Prakerja Gelombang 25 Dibuka, Pendaftaran Mulai Hari Ini

Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 25 kembali dibuka mulai Selasa (29/3). (Antara/Sigid Kurniawan).
Jakarta, VokalOnline.Com - Pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 25 mulai dibuka pada Selasa (29/3). Masyarakat dapat langsung daftar lewat laman resmi prakerja.go.id.
"Hi sobat, gelombang 25 sudah dibuka," tulis PMO Kartu Prakerja dalam akun Instagram @prakerja.go.id, Selasa (29/3). dilansir dari cnn indonesia. Masyarakat yang ingin bergabung bisa langsung klik 'gabung gelombang' setelah masuk ke laman prakerja.go.id.
"(Setelah itu) sabar, berdoa, dan banyak berbuat baik supaya banyak rezeki melimpah," jelas PMO Kartu Prakerja.
Jika ada kendala dalam pendaftaran, maka masyarakat harus mengecek lagi apakah sudah mengikuti prosedur dengan tepat. Pertama, apakah KTP buram data tidak terlihat. Kedua, apakah informasi yang didapat sudah tepat.
Ketiga, apakah teknik mengambil selfie sudah benar. Keempat, apakah calon peserta menggunakan aksesoris saat selfie seperti kacamata.
"Karena kesalahan di atas akan menghambat proses pendaftaran kamu," kata PMO Kartu Prakerja.
Sebagai informasi, total peserta Kartu Prakerja sebanyak 11,4 juta pada akhir 2021. Hal ini tepatnya sejak dirilis pada April 2020 lalu.
Pemerintah mengklaim Kartu Prakerja memiliki dampak yang positif bagi produktivitas dan pendapatan peserta. Program tersebut juga dinilai dapat mendorong ketahanan pangan, finansial, dan inklusi keuangan di tengah masyarakat.**vol/jn
Berita Terkait :
- Pemerintah Buka Suara Soal Opsi Patungan Warga untuk IKN0
- Suara Melenial Memandang Politik Kekinian0
- Usai Marah, Jokowi Perintahkan Duit APBN-APBD Dibelanjakan Produk RI0
- Layanan Livin Bank Mandiri Kembali Normal Setelah Sempat Eror0
- IHSG Loyo ke Level 7.002 pada Hari Ini, 25 Maret 20220
_Black11.png)









