- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
- Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara
- Prof Abdul Mu'ti Lepas Dua Murid MAN 1 Pekanbaru Menuju Olimpiade Sains Internasional
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Siap Dukung Renovasi Kantor DPD LVRI Riau
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- TIMNAS Spanyol juara Piala Dunia 2026
- Welah Hatta, Srikandi Indonesia di Balik Suksesnya Pesta Piala Dunia 2026
- Diduga Kebakaran di SPBU Harapan Jaya Pekanbaru Jadi Sorotan, Penyebab Masih Diselidiki
- PLN UID Riau dan Kepulauan Riau Sukses Amankan Keandalan Listrik Riau Bhayangkara Run 2026
- Bhabinkamtibmas Pengalihan Ajak Warga Kembangkan Budidaya Ikan Untuk Ekonomi Keluarga
Ketua KPU Rohil Jarang Muncul Sejak Dilaporkan LSM ke Kejari Rohil

Rohil, VokalOnline.Com - Sejak santernya pemberitaan dilaporkan nya KPUD Rohil ke Kejari Rohil oleh sebuah LSM,Senin (25/9/2023),ketua KPUD Rohil,Supriyanto kini jarang muncul ke publik.
Jarangnya Supriyanto muncul pada acara penting ini menjadi bahan cerita masyarakat terlebih terkait " Diamnya " sang Ketua KPUD Rohil soal hibah dari APBN dan APBD Tahun Anggaran 2019-2020 lalu.
Bahkan selain jarang terlihat dan menurut informasi kalaupun datang ke Kantor KPUD Rohil di Batu Empat Bagan Punak,entah mengumpat dimana.
Kamis (19/10/2023) cerita di laporkan nya Komisioner KPUD Rohil ini ke APH masih menjadi cerita hangat di kedai-kedai kopi di Kota Bagansiapiapi.
Data dirangkum dari berbagai sumber,Kamis (19/10/2023) menyebutkan jikapun Ketu KPUD Rohil alergi terhadap konfirmasi wartawan atau awak media namun hendaknya memberikan klarifikasi dan hak jawabnya.
Terkait laporan LSM tentang hibah Tahun Sanggaran 2019-2020 menjelang Pilkada lalu.
" Sejak dilaporkan mamun jarang muncul menghadiri acara-acara Pemkab dan undangan lainya,hanya mengutus komisioner yang lain,coba dong jawab hibah APBD Rohil sebesar 32.338.478.823 dan hibah APBN 4.338.130.458 katanya untuk pengadaan," Ucap sebuah sumber kepada media ini.
Data dan informasi yang dirangkum dari berbagai sumber menyebutkan laporan LSM kepada APH tentang penggunaan hibah KPUD Rohil meliputi 5 item.
Pertama tumpang-tindih anggaran,Kedua dugaan mark-up belanja barang dan jasa,Ketiga penerimaan sejumlah uang,Keempat perjalanan dinas fiktif dan kelima manipulasi SPJ bahkan tidak melibatkan pihak Sekretariat KPUD saat itu dalam proses pencairan nya. (Hy)
Berita Terkait :
- Curahkan Perhatian Terhadap Penderita Stunting, Sobat Kamis Barokah Polsek Merbau Salurkan Bantuan0
- Hj. Ismiatun Dampingi Tim Meranti Ikut Lomba Masak Serba Ikan0
- Buka Sosialisasi Pemberantasan Pungli, Plt Bupati Minta Berantas Secara Tegas 0
- Tak Sabar,Calon Istri Diembat,Tunangan Berujung Jeruji Besi0
- Plt Bupati Meranti Buka Sosialisasi Nilai Juang 450
_Black11.png)









