- Jadi Sahabat Petani, Polsek Enok Dorong Warga Enok Rawat Cabe Rawit dan Serai Secara Rutin
- Personil Polsek Enok Imbau Warga Optimalkan Lahan untuk Hasil Panen dan Tingkatkan Perekonomian
- Agrinas dan Talang Mamak Bersinergi, Pengelolaan Kebun Eks PT SAL Buka Lapangan Kerja
- Polsek Keritang Monitor Tanaman Padi Menjelang Panen
- 53 SMP di Riau Dapat Pendampingan, RAPP Dorong Pendidikan Unggul Lewat School Improvement
- JMSI dan Bupati Pringsewu Bahas Program Kerakyatan dan HPN 2027 di Lampung
- Human Initiative Distribusikan Paket Sembako untuk Penyintas Kebakaran di Pulau Kijang
- Kolaborasi Film Nasional Kian Menguat, Hendry Munief Dorong Eksplorasi Budaya Daerah
- HIMAPROBIO FKIP Unri Resmi Buka Pekan Penghijauan XXXV di Tanjung Kampar Hulu
- Aiptu Hendrick Pantau Kolam Patin 30x40 M di Desa Nusantara Jaya
Kompetisi Pameran dan Seni Lukis BAAA, Mengangkat Idiolog Kini Tokoh Bangsa

Jakarta, VokalOnline.Com - Kompetisi dan pameran lukis Basoeki Abdullah Art Award (BAAA) aaka dihelat di Museum Basoeki Abdullah jalan Keuangan Raya nomor 19 Cilandak Barat, Jakarta Selatan, dilaksanakan sejak 26 September hingga 26 Oktober 2022. Pameran yang dikuratori Mikke Susanto ini dijadwalkan dibuka oleh Dirjen Kebudayaan Kemendikbud ristek RI, 26 September 2022 jam 09.00 WIB.
Panitia pelaksanaan Margo selaku narahubung dalam siaran persnya menjelaskan, pameran ini menampilkan karya lukis dari Ahmad Aminudin, Ahmad Kamaludin Siyam, Alif Edi Irmawan,Anjani Imania Citra Afsiser, Bayu Adi Pujo Asmoro, Bima Bayu Kusuma, Camelia Mitasari Hasibuan
Ditampilkan juga karya lukis Fandi Ahmad, Feny Fauziah Astuti, Hendra Setiyawan, Jefry Putra Andriansyah, Khotibul, Umam (A.K Umam), Leni Kariatul Masruroh, Muhammad Izzar Fakhruddin, Muhammad, Nirwan Sambudi, Muhammad Ryan Nur Hidayatullah, Muhammad Yusya, Prakadetto Alansa, Rizki Rizaldi, Shavierra Arvinda, Siska Ayu Nadia, Tamara M. Alamsyah, Valentino, Febri Setya Widodo, Vincent Prijadi Purwono.
Topik agenda kali ini terkait dengan "Tokoh Bangsa" Tema BAAA #4 diangkat dan dilatari untuk mengingat Basoeki Abdullah sebagai pelukis dengan karya seni lukis figur, terutama para tokoh bangsa.
"Ketokohan ini lalu dikembangkan sebagai tajuk yang memusat pada kata kunci: ideolog," kata Margono.
Ideolog, lanjutnya, digunakan untuk mengimplementasikan banyaknya ide, diskursus, maupun konsep pemikiran yang bermunculan dewasa ini.
"Itu bisa berasal dari manapun, mulai dari bidang kajian politik, sosial, sains, seni dan bahkan percampuran diantaranya. Sehingga kata “ideolog” dalam pameran ini memberi keleluasaan pada setiap perupa untuk menggalinya. Tentu saja dominasi dan latar belakang sejarah bangsa menjadi titik tumpu utama. Apalagi suasana hari kemerdekaan yang ke-77 menjadi atmosfir penting di saat karya-karya ini dikerjakan."
Artinya, tema "Tokoh Bangsa", bukan sebatas pada lukisan potret, namun juga terkait kepekaan estetika yang tinggi, sekaligus beriringan dengan konteks realitas sosial dan berbagai peristiwa sejarah dimana seorang tokoh pernah berperan di dalamnya. Pemahaman sederhana ini membawa kita dalam mengembangkan tema lukisan "Tokoh / Ideolog" menjadi tema yang kontekstual.
"Akhirnya ide tersebut kami ramu dengan judul "IDEOLOG : Kini, Tokoh dan Bangsa"," urai dia.
Sebanyak 174 proposal seni masuk ke panitia. Dari sana diselekai menjadi 25 nominator. Kemudian dipilih 5 lukisan terbaik versi dewan juri yang akan diumukan pada saat acara pembukaan pameran 26 September 2022. Dengan adanya BAAA #4 ini diharapkan para perupa dapat terus berkarya dan penikmat seni dapat menemukan gagasan perihal hubungan antara seni dengan peristiwa kontekstual. **Rls/vol-01
Berita Terkait :
- 10 Kali Berturut-turut Raih WTP Wagubri Apresiasi OPD Pemprov0
- OTT Hakim MA, Yosep Parera: Saya Korban Sistim dan Siap Terima Hukum Berat0
- Dua Tokoh Alumni 1973 Pesantren Sumatra Thawalib Parabek Hadir Milad ke 112 Tahun0
- Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal Dunia Usai Terpapar Covid-190
- SMN : Alhamdulillah, PKB Parpol Pertama Lolos Peserta Pemilu 20240
_Black11.png)









