- Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Ji
- Zulpen Akan Laporkan Rudi Walker Purba, Nilai Narasi yang Disebarkan Bersifat Provokatif
- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bhabinkamtibmas Kayu Raja Turun ke Kandang, Polri Kawal Ketahanan Pangan Keritang
- Polsek Keritang Perkuat Swasembada Pangan Lewat Ikan Lele
- Diduga Akibat Truk ODOL, Warga dan AMPAK Soroti Kerusakan Jalan di Sungai Rawa
- Pengcab Karate Tako Dumai Adakan UKT Semester I Tahun 2026
- Bupati Suhardiman Amby Resmi Tutup Festival Pacu Jalur Rayon I Inuman 2026
- Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data
- Ketua Masjid Arafah Ahmad Dahlan Laksanakan Menyambut 1 Muharom 1448 H
Nonton Vidio Anaknya Dianianya,Orang Tua Lapor Polisi,Kejadianya Di Pujud

Rohil, VokalOnline.Com - Alangkah miris dan lukanya hati seorang ayah uaai melihat video ananya mengalami kekerasan oleh teman sekolah nya yang akhirnya berujung ke Kepolisian.
AO (36) warga Pujud Rohil melaporkan kejadiannya kekerasan yanh dialami oleh anaknya ke Polsek Pujud.
Kapores Rohil AKBP Andrian Pramudianto SH.SIK.MSi melalui Kasi Humas Polres Rohil AKP Juliandi SH,Selasa (22/11/2022) membenarkan adanya laporan polisi yang dibuat AO (36) tersebut.
" Kronologisnya,kejadian ini, Ahad (20/11/2022) Jam 18.49 Wib, pelapor, AO menerima kiriman video RW melalui Whatsapp,berisikan penganiayaan yang dilakukan DI (15) pelajar di salah satu SMA di Pujud terhadap korban MFA (15),pelajar di sekolah yang sama, " Sebut AKP Juliandi SH.
" Usai menonton vidio, AO menanyakan kepada anaknya ternyata kejadianya Senin (14/11/2022) Jam 16.00 Wib di Jalan Balai Adat Pujud Rohil, " Jelas Kasi Humas Polres Rohil ini.
Disebutkan AKP Juliandi SH,pelapor akhirnya menempih jalur hukum mendatangi Polsek Pujud melaporkan kejadian tersebut.
Sedangkan keterlambat melaporkan kejadian ini sehubungan pihak sekolah telah menyelesaikan permasalahan tersebut di sekolah antara kedua belah pihak sebelum rekaman video tersebut beredar.
" Setelah video tersebar, orang tuanya tidak terima kejadian ini diselesaikan di sekolah dan berlanjut ke Polsek Pujud," Sebut AKP Juliandi SH.
Adapun barang bukti kejadian berupa visum yang tertera korban mengalami lebam bewarna biru pada lengan atas tangan kanan ukuran panjang 3 cm dan lebar 2,5 cm dan rekaman video penganiayaan yang terjadi.
Sampai saat ini,polisi tengah melakukan proses kepada kedua belah pihak di Polsek Pujud jika berlanjut, proses akan cepat, karena korban dan terlapor anak dibawah umur. (HY)
Berita Terkait :
- ABG Ini Kalap,Curi Handpone Dan Cabuli Nenek-Nenek0
- Tak Mengenal Hari Libur,Afrizal Sintong Tinjau Banjir Di Sinaboi0
- Lagi Santai Di Caffe Minum Tuak Pengedar Sabu Ditangkap Polisi0
- Ketua PKK Rohil Hadi Dipengukuhan TP PKK Provinsi Riau,Sanimar Sandang Sebagai Bunda Asuh Stunting 0
- Dua Pelaku Sabu Di Simpang Riset Diciduk Polisi 0
_Black11.png)









