- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
- RAPP Terima Penghargaan Industry Marketing Champion 2026 dari MarkPlus
- RAPP Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Karhutla di Riau
- RAPP Semarakkan Hari Anak Nasional 2026, Perkuat Dukungan Bagi Tumbuh Kembang Anak
Pemilik TikTok Bajak Bos Xiaomi, Shou Zi Chew

Perusahaan ByteDance(tribunnews.com)
Vokalonline.com -Dilansir dari CNN Indonesia -- Perusahaan teknologi China dan pemilik TikTok, ByteDance merekrut bos Xiaomi Shou Zi Chew. Di ByteDance, Shou Zi Chew bakal menduduki posisi chief finance officer (CFO) atau kepala keuangan.
Dalam unggahan di media sosial, Shou Zi Chew mengatakan akan berbasis di Singapura untuk menjalankan jabatan barunya itu.
Shou Zi Chew disebut telah mengetahui ByteDance sejak dia bekerja untuk perusahaan ekuitas swasta DST yang menjadi investor awal ByteDance.
"Saya yakin pengalaman Chew dapat membantu kami memperluas bisnis global kami lebih jauh," kata kepala sumber daya ByteDance, Liang Rubo dalam sebuah memo, dikutip dari Reuters.
Xiaomi juga sudah mengeluarkan pernyataan bahwa Shou Zi Chew telah resign atau mengundurkan diri dari posisinya di perusahaan ponsel itu pada Rabu (24/3).
Terpilihnya Shou Zi Chew semakin menguatkan dugaan perusahaan yang menaungi TikTok itu bakal segera melantai di bursa atau initial public offering (IPO).
ByteDance saat ini dikabarkan sedang mempertimbangkan sejumlah opsi untuk IPO.
Pertama, mendaftarkan anak usahanya seperti Douyin atau TikTok versi China secara sendiri-sendiri. Sedangkan yang kedua, menggabung beberapa anak usaha misalnya Douyin dan agregator berita Jinri Toutiao sebagai satu kesatuan.
Bytedance juga sedang memilih lokasi bursa yang tepat untuk anak usahanya ini. Dua kandidat yang ada saat ini adalah bursa di Hong Kong dan Shanghai.
Sementara untuk bisnis non-China seperti TikTok, ByteDance tengah mempertimbangkan antara pasar saham di Eropa atau di Amerika Serikat.
ByteDance merupakan salah satu perusahaan yang kini sedang naik daun, salah satunya karena TikTok yang fenomenal. Awal tahun ini, mereka bahkan mendapat gelontoran dana senilai US$180 miliar.
(ptj/end)
Berita Terkait :
- Ketahanan Amazfit T-Rex Pro0
- Oppo Band Sudah Rilis Di Indonesia0
- Bocoran Tanggal Rilis Lenovo Legion 2 Pro0
- Black Shark 4 Akan Hadir Dengan Pengisian 140W0
- Kelebihan Prosesor Baru Snapdragon 8600
_Black11.png)








