- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Pemkab Kampar Segel Kebun PT Bumi Sawit Perkasa

Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan penertiban terhadap Kebun Sawit PT Bumi Sawit Perkasa
DANAU LANCANG,VokalOnline.Com- Pemerintah Kabupaten Kampar melakukan penertiban terhadap Kebun Sawit yang tidak memiliki izin lengkap sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan diantaranya Peraturan Pemerintah Nomor 06 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan berusaha di Daerah dan Perda Kampar Nomor 04 Tahun 2014 tentang Bangunan dan Gedung.
Kali ini Pemkab Kampar melakukan Pemeriksaan Izin di PT. Bumi Sawit Perkasa (BSP) setelah dilakukan Pemeriksaan tidak dapat menunjukkan berbagai hal yang terkait dengan Perizinan.
Saat diminta kekurangan Administrasi Perkebunan Pihak PT Bumi Sawit Perkasa menolak untuk menandatangani Berita acara hasil Pemeriksaan.
Hal ini diketahui saat Pemerintah Kabupaten Kampar yang diwakili oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Kesehatan Hewan Syahrizal dan Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Kampar, Diskominfo Kampar dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), Camat Tapung Hulu dan Kepala Desa Danau Lancang saat melakukan Pemeriksaan Izin di PT Bumi Sawit Perkasa di Desa Danau Lancang Kecamatan Tapung Hulu. Rabu (13/7/2022).
Kehadiran Pemada Kampar diterima oleh Thomas Manager Umum sekaligus Humas PT BSP, Deni Seno Manager Kebun PT BSP dan Feryanto Hutapea Kepala Administrasi PT BSP.
Setelah dilakukan pemeriksaan pihak PT BSP tidak berkenan menandatangani berita acara, walaupun demikian Pemkab Kampar tetap melakukan Pemasangan Segel di beberapa lokasi Bangunan, Perkantoran, SPBU Mini dan Kebun Sawit.
Kepala Dinas Perkebunan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Kampar Syahrizal,menyatakan bahwa kami kesini untuk melihat Perizinan, Izin Lingkungan, Izin Lokasi, IMB yang harus di miliki oleh setiap Perusahaan. Selain itu bentuk Komitmen Perusahaan dalam memenuhi Peraturan terkait Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan kepada Masyrakat dilingkungan Perusahaan beroperasi.
Perusahaan ini dianggap belum memiliki Iktikad dan Kontribusi untuk Daerah karena Perusahaan beroperasi di Kampar" Kata Syahrizal
Sementara itu Hambali Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Kampar menyatakan kami sangat mendukung terhadap Investasi di Kabupaten Kampar dalam mendukung Ekonomi Daerah dan masyarakat serta Penyerapan Tenaga Kerja, selain itu keinginan kita adalah bagaimana Perusahaan nyaman masyarakat tentram" Kata Hambali.
Dikatakan Hambali Pj. Bupati Kampar telah mengingatkan bahwa Pemerintah Pusat melalui Menko Marves RI bahwa BPKP RI melakukan Audit Kebun Kelapa Sawit di seluruh Indonesia, Selain itu ada Standart Perusahaan yang juga akan di penuhi seperti ISPO yang harus memenuhi berbagai persyaratan termasuk berbagai Izin " Katanya lagi.
Begitu juga dengan CSR Perusahaan apakah disalurkan langsung atau di serahkan ke pihak Desa, yang terpenting ada kepedulian dan perhatian dari Perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan operasi Pabrik.
Pemerintah juga perlu kritikan dimana letak kendala Perizinan, kita akan perbaiki
semua, dengan harapan Undang-Undang Cipta Kerja memberikan kemudahan dan kita semua harus siap. Jika ada kendala bisa diKomunikasikan dan diKoordinasikan" Tambahnya lagi.
Sedangkan Thomas dari PT BSP menyampaikan pihak Manajemen Perusahaan yang menangani Perizinan tidak dapat hadir karena ada kegiatan lain.
,"Kami juga tidak memahami terhadap Izin ini dan belum di kirim ke kami, semuanya akan kami laporkan ke Pihak Manajemen.
Dan akan kami sampaikan semua ke Pihak manajemen terhadap Ketentuan dan Kekurangan yang kami miliki " Kata Thomas.***Vol3.
Berita Terkait :
- Hj Eva Yuliana Berikan Bantuan Sampan diDesa Gunung Bungsu0
- DPC Partai Demokrat Kampar Sembelih Hewan Kurban, Di Masjid Pemuda Muhammadiyah 0
- PN Bangkinang Meriah Akreditasi, Piagam Penghargaan dan Juara II Nasional0
- IRT Muda Jadi Pengedar, Menyimpan Shabu 11 Paket di Bawah Lemari Makan0
- Pj Bupati Kampar Bersama Ketua DPRD Sembelih Hewan Qurban JMSI Kampar0
_Black11.png)









