- Pangeran Fortuna Bikin Kejutan, Olang Buas Tersingkir di Hari Pertama Pacu Jalur
- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
Pemkot Jakbar Ajak 17 Sekolah Tergabung Dalam Satgas Santun

Jakarta, VokalOnline.Com - Pemerintah Kota Jakarta Barat mengajak 17 sekolah di wilayah tersebut yang siswanya kerap melakukan tawuran untuk tergabung dalam Satgas Santun.
"Kita membuatkan Satgas Santun. Apa itu ? Siswa Anti Tawuran, Berita Palsu dan Narkoba," kata Kasudin Pendidikan Jakarta Barat II, Junaedi saat dihubungi, Selasa.
Program di dalam satuan tugas (satgas) itu dibuat demi mengubah pola pikir siswa agar tidak melakukan kekerasan melainkan melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat di bidang pendidikan.
Dalam program tersebut, pihaknya mengundang siswa dari 17 sekolah yang terdiri dari 14 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan tiga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Siswa di sekolah itu akan dikumpulkan dalam satu tempat dan diinapkan selama beberapa hari. Selama itu pula para siswa tersebut melakukan berbagai program kegiatan.
"Kita bina, kita bikin 'happy', kita bikin permainan (game), kita ubah pola pikir mereka supaya bisa berubah jadi siswa yang berprestasi," kata Junaedi.
Kegiatan tersebut, menurut Junaedi, direncanakan digelar pada Minggu pertama Agustus 2022.
Dengan kegiatan tersebut, dia berharap pola pikir siswa berubah sehingga angka kasus tawuran di Jakarta Barat bisa berkurang.
Sebelumnya, beberapa peristiwa tawuran sempat terjadi di kawasan Jakarta Barat. Salah satu yang paling baru adalah tawuran di Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (19/7) sore.
Tawuran tersebut melibatkan siswa tiga sekolah yang berlokasi di kawasan Jakarta Barat (Jakbar) dan Jakarta Pusat (Jakbar). Akibat peristiwa tersebut, satu orang pelajar berinisial AIS (16) meregang nyawa karena mengalami luka senjata tajam.
Sebanyak 22 pelajar termasuk tiga eksekutor korban ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Metro Taman Sari. **Fira
Berita Terkait :
- Dua Warga China Tak Bisa Berbahasa Indonesia Ini Eksplorasi Emas Di Tambang Liar0
- BMKG Waspada Gelombang Tinggi Hingga Enam Meter Di Perairan Indonesia0
- TNI Siapkan Lahan Seluas 2,5 Ha Di Jakbar Untuk Ketahanan Pangan0
- Kembar Winda-Windi Ramaikan Pengukuhan JMSI Jambi0
- Berkeluh Kesah, PPG Kementerian Agama di Sumbar Terkendala Biaya0
_Black11.png)









