Peternak Gunung Bungsu Mengalami Kerugian, Eva Yuliana SE, Perlu Disikapi Dengan Serius

Publisher Ocuhasbi Daerah
28 Agu 2022, 01:52:50 WIB
Peternak Gunung Bungsu Mengalami Kerugian, Eva Yuliana SE, Perlu Disikapi  Dengan Serius

Drh.Deyus Herman, Kabid Keswan dan Kesmavet Disbunnak keswan, Drh Helmi Kriatiana Penanggung jawab puskeswan XIII koto kampar, Pardelis Spt, Staf Keswan ditambah dengan 3 (tiga) orang anggotanya langsung turun ke lokasi


GUNUNG BUNGSU,VokalOnline.Com-Anggota Hj Eva Yuliana.SE Anggota DPRD Propinsi Riau dari Fraksi Demokrat Dapil Pemilihan Kabupaten Kampar.

Mendapat laporan dari Masyarakat (Peternak Hewan Kerbau Sapi) Desa Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar melaui ketua DPAC Fauzul Azmi.

Merasa risua hewan ternak mereka diserang oleh penyakit Ngorok (tagere) atau nama lainnya penyakit Septicaemia Epizootica SE.


Menindak lanjuti Kerisauan para peternak kerbau dan sapi itu Hj Eva Yuliana.SE Anggota DPRD, Jumat (26/8/2022). Meminta kepada Dinas Perkebunan,peternakan Dan Kesehatan Hewan Kampar turun melihat tentang keluhan tersebut.

Ia berharap masalah tersebut secepatnya ada solusi dari dinas Peternakan kampar. Saya tidak ingin masyarakat kita digunung bungsu mengalami kerugian lebih banyak pada ternaknya."Kata Hj Eva Yuliana.SE.


Eva yuliana juga berterimakasih juga kepada Dinas pertenakan kampar yang telah turun langsung kelapangan ke desa gunung bungsu melakukan vaksinasi bagi ternak masyarakat dan memberikan Obat-obatan dan yang lainnya unutk mencegah penyakit hewan ternak itu.

"Saya juga bangga melihat ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan XIII koto kampar(fauzul azmi) , yang cepat tanggap memantau dan melaporkan apa kebutuhan masyarakatnya.tutur mantan Pimpinan DPRD Kampar, Sabtu (27/8/2022).


Sementara itu, Drh.Deyus Herman, Kabid Keswan dan Kesmavet Disbunnak keswan, Drh Helmi Kriatiana Penanggung jawab puskeswan XIII koto kampar, Pardelis Spt, Staf Keswan ditambah dengan 3 (tiga) orang anggotanya langsung turun ke lokasi dengan membawa perlengkapan Keswan untuk melihat keadaan ternak warga.


,"Masyarakat harus Yakin dengan Pengobatan yang dilakukan oleh Petugas dari Dinas, jangan Panik dan Cemas, Semua ada Solusi nya, yang penting pemerintah Kampar, Melalui Dinas akan berupaya membantu Masyarakat dan Peternak dalam menanggulangi Penyakit SE di Desa Gunung Bungsu ini,"Ujar Kabid Keswan Drh.Deyus Herman.


Dia berharap,Semoga masyarakat Peternak Desa Gunung Bungsu tetap memelihara dan merawat ternaknya,"Karena penyakit SE ( Ngorok ) pada ternak kerbau ini masih bisa disembuhkan,dengan catatan cepat diobati dan dilaporkan sama petugas atau dinas peternakan.

"Intinya lebih bagus mencegah dari pada mengobati, dengan cara Vaksinaasi setiap Tahunnya."tutur Drh.Deyus Herman.


Sedangkan Fauzul Azmi, kita kasihan melihat peternak yang mengalami kerugian banyak akbit penyakit SE ini dan ditambah lagi dengan harga jual kerbau masyarakat tidak sesuai dengan harga yang semestinya.

Biasa harga satu ekor berkitar Rp 17 juta dan setelah terjangkit penyakit SE pedang kerbau hanya sangup mbeli dengan harga Rp 500 ribu  sampai 800 ribu.


Ia berharap kepada Dinas Perkebunan,peternakan Dan Kesehatan Hewan Kampar supaya ada jadwal vaksin dan pemberian obat yang rutin didesa Gunung bungsu. 

Dan Fuazul yang juga ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan XIII Koto Kampar Hulu itu, mengucapkan  terima kasih kepada kabid keswan Deh. Deyus Herman yang turun langsung meninjau dan memberikan pemahaman kepada masyarakat peternak kerbau dan sapi.


"Dan masyarakat tidak cemas lagi dengan ternak mereka, baikpun menjual ternak mereka dengan harga yang sangat murah.cetus Fauzul.***Vol3.


Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment