- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Peternak Gunung Bungsu Mengalami Kerugian, Eva Yuliana SE, Perlu Disikapi Dengan Serius

Drh.Deyus Herman, Kabid Keswan dan Kesmavet Disbunnak keswan, Drh Helmi Kriatiana Penanggung jawab puskeswan XIII koto kampar, Pardelis Spt, Staf Keswan ditambah dengan 3 (tiga) orang anggotanya langsung turun ke lokasi
GUNUNG BUNGSU,VokalOnline.Com-Anggota Hj Eva Yuliana.SE Anggota DPRD Propinsi Riau dari Fraksi Demokrat Dapil Pemilihan Kabupaten Kampar.
Mendapat laporan dari Masyarakat (Peternak Hewan Kerbau Sapi) Desa Gunung Bungsu Kecamatan XIII Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar melaui ketua DPAC Fauzul Azmi.
Merasa risua hewan ternak mereka diserang oleh penyakit Ngorok (tagere) atau nama lainnya penyakit Septicaemia Epizootica SE.
Menindak lanjuti Kerisauan para peternak kerbau dan sapi itu Hj Eva Yuliana.SE Anggota DPRD, Jumat (26/8/2022). Meminta kepada Dinas Perkebunan,peternakan Dan Kesehatan Hewan Kampar turun melihat tentang keluhan tersebut.
Ia berharap masalah tersebut secepatnya ada solusi dari dinas Peternakan kampar. Saya tidak ingin masyarakat kita digunung bungsu mengalami kerugian lebih banyak pada ternaknya."Kata Hj Eva Yuliana.SE.
Eva yuliana juga berterimakasih juga kepada Dinas pertenakan kampar yang telah turun langsung kelapangan ke desa gunung bungsu melakukan vaksinasi bagi ternak masyarakat dan memberikan Obat-obatan dan yang lainnya unutk mencegah penyakit hewan ternak itu.
"Saya juga bangga melihat ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan XIII koto kampar(fauzul azmi) , yang cepat tanggap memantau dan melaporkan apa kebutuhan masyarakatnya.tutur mantan Pimpinan DPRD Kampar, Sabtu (27/8/2022).
Sementara itu, Drh.Deyus Herman, Kabid Keswan dan Kesmavet Disbunnak keswan, Drh Helmi Kriatiana Penanggung jawab puskeswan XIII koto kampar, Pardelis Spt, Staf Keswan ditambah dengan 3 (tiga) orang anggotanya langsung turun ke lokasi dengan membawa perlengkapan Keswan untuk melihat keadaan ternak warga.
,"Masyarakat harus Yakin dengan Pengobatan yang dilakukan oleh Petugas dari Dinas, jangan Panik dan Cemas, Semua ada Solusi nya, yang penting pemerintah Kampar, Melalui Dinas akan berupaya membantu Masyarakat dan Peternak dalam menanggulangi Penyakit SE di Desa Gunung Bungsu ini,"Ujar Kabid Keswan Drh.Deyus Herman.
Dia berharap,Semoga masyarakat Peternak Desa Gunung Bungsu tetap memelihara dan merawat ternaknya,"Karena penyakit SE ( Ngorok ) pada ternak kerbau ini masih bisa disembuhkan,dengan catatan cepat diobati dan dilaporkan sama petugas atau dinas peternakan.
"Intinya lebih bagus mencegah dari pada mengobati, dengan cara Vaksinaasi setiap Tahunnya."tutur Drh.Deyus Herman.
Sedangkan Fauzul Azmi, kita kasihan melihat peternak yang mengalami kerugian banyak akbit penyakit SE ini dan ditambah lagi dengan harga jual kerbau masyarakat tidak sesuai dengan harga yang semestinya.
Biasa harga satu ekor berkitar Rp 17 juta dan setelah terjangkit penyakit SE pedang kerbau hanya sangup mbeli dengan harga Rp 500 ribu sampai 800 ribu.
Ia berharap kepada Dinas Perkebunan,peternakan Dan Kesehatan Hewan Kampar supaya ada jadwal vaksin dan pemberian obat yang rutin didesa Gunung bungsu.
Dan Fuazul yang juga ketua DPAC Partai Demokrat Kecamatan XIII Koto Kampar Hulu itu, mengucapkan terima kasih kepada kabid keswan Deh. Deyus Herman yang turun langsung meninjau dan memberikan pemahaman kepada masyarakat peternak kerbau dan sapi.
"Dan masyarakat tidak cemas lagi dengan ternak mereka, baikpun menjual ternak mereka dengan harga yang sangat murah.cetus Fauzul.***Vol3.
Berita Terkait :
- Disela Olahraga (Jogin) Sore, PJ Bupati Kampar H Kamsol Ambil Sampah dan Lihat Drainase Rusak0
- Ketua DPC Demokrat Kampar, Bung Ardo Buka Turnamen Sepak Bola Kuok Cup 20220
- Ini Arahan Polsek Tambang, Pada Acara Anev Sekaligus Coffee Morning Bersama Semua Anggotanya0
- Salurkan Dorpres, Desa se Kecamatan Kampa, Tasma Puja Ajak Warga Rayakan HUT RI ke-770
- Danramil 05 Kampar Kiri, Peringati Hut RI di Kampung Pancasila Sungai Potai Bersama Masyarakat 0
_Black11.png)









