- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Ratusan Warga Bandel Terjaring Sedang Berkerumun
Pekanbaru Zona Merah Covid-19

Puluhan warga yang terjaring melanggar protokol kesehatan antri menunggu giliran rapid antigen. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Tim yustisi Covid-19 Kota Pekanbaru menjaring ratusan orang tengah berkerumun di sejumlah rumah makan dan kafe. Pengunjung tidak menerapkan protokol kesehatan dan melanggar aturan tidak boleh makan di tempat pada jam malam.
Ratusan orang itu langsung dilakukan rapid antigen oleh petugas di lokasi. Hasilnya ada tiga warga yang reaktif Covid-19 sehingga wajib melakukan isolasi mandiri di tempat yang disediakan pemerintah.
Kepala Satpol PP Pekanbaru Iwan Simatupang menyebut rapid antigen melibatkan petugas medis dari Rumah Sakit Daerah Madani. Pelibatan ini sudah dilakukan beberapa hari belakangan untuk warga yang kedapatan berkerumun.
"Satu orang yang reaktif Covid-19 itu ditemukan di sebuah rumah makan di Jalan Jenderal Sudirman dari 67 orang warga yang dites," kata Iwan, Senin siang, 24 Mei 2021.
Selain di Jenderal Sudirman, petugas gabungan Satpol PP, Polri, TNI, dinas perhubungan dan dinas terkait itu juga menyasar Jalan Tuanku Tambusai. Salah satunya adalah Bandrek House 46.
"Ada ratusan orang pengunjung, termasuk dari pengendara yang tidak memakai masker pada Sabtu malam itu," kata Iwan.
Bukan hanya itu, saat razia berlangsung petugas juga menemukan kendaraan dinas plat merah milik instansi pemerintah salah satu kabupaten yang terparkir tak jauh dari lokasi itu.
Kuat dugaan, pengemudi mobil itu juga sedang nongkrong di tempat yang memang kerap ramai dikunjungi warga pada malam hari.
"Dari ratusan warga yang dites swab antigen di Bandrek House 46, dua orang dinyatakan reaktif Covid-19. Semua yang reaktif Covid-19 langsung dibawa ke RS Madani Pekanbaru," jelas Iwan.
Iwan enggan mengomentari terkait ditemukannya kendaraan roda empat plat merah itu di lokasi razia, khususnya siapa pengemudi kendaraan dan sanksi apa yang akan diberikan.
"Kalau masalah kendaraan plat merah itu saya tak mau komentar. Kita juga tak mau mencari tahunya, yang jelas tugas kami bagaimana memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menggelar razia protokol kesehatan di tempat keramain," katanya.
Pantauan di lokasi razia malam itu, banyak juga pengendara bandel. Sudahlah tidak memakai masker, mereka juga menyoraki petugas dengan ucapan tak senonoh sambil memacu kendaraannya.
Ada juga yang tertangkap usai meneriaki petugas dan langsung digiring menuju warga lain yang sudah terjaring duluan untuk rapid test antigen. (syu)
Berita Terkait :
- Jadi Khatib Shalat Ied, Gubri Tak Kuasa Menahan Tangis, Doakan Covid Segera Pergi0
- Panggung Toktan dan LSSK Bagikan Sedekah Ramadhan0
- Kenali 5 Minuman yang menurunkan darah tinggi0
- Dirlantas Polda Riau Arahkan Pelintas Riau-Sumbar Rapid Test Antigen0
- Dibuka Wako, Media Expo 2021 SPS Riau Hingga 2 Mei 0
_Black11.png)









