- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Selamatkan Masjid Al-Amin di Rengat Dari Abrasi, Rumah Warga Banyak Masuk Sungai Indragiri
Kades Bermohon ke Pemda

Kades Pulau Gajah Erwan yang akrab dipanggil Kades 13 menunjuk masjid Pulau Gajah dan masyarakat sedang bergotongroyong di lokasi lahan baru untuk bangunan masjid
VokalOnline.Com - Kondisi abrasi sungai Indragiri disamping Masjid Al-Amin Dusun II RT 05 Desa Pulau Gajah Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau, semakin mengkhawatirkan. Masyarakat Pulau Gajah Minggu (16/5/2022) bergotongroyong membersihkan dan menyiapkan lokasi lahan baru pembangunan masjid, jika masjid Al-Amin yang sekarang masuk ke sungai Indragiri akibat abrasi.
Selain Masjid Al Amin Pulau Gajah yang terancam masuk ke Sungai Indragiri, SD Negeri 022 tak jauh dari Masjid Al-Amin di Desa Pulau Gajah Rengat tersebut juga terancam masuk ke Sungai Indragiri, dan sejumlah rumah warga sejak beberapa tahun terakhir ini dilokasi dekat masjid Al Amin juga sudah banyak yang masuk ke Sungai Indragiri.
Kepala Desa Pulau Gajah, Erwan kepada wartawan di Rengat menjelaskan, secara lisan kondisi longsor Sungai Indragiri samping masjid Al-Amin sekitar kurang dari 3 meter di Desa Pulau Gajah, kondisinya sudah disampaikan kepada kepada pihak Kecamatan dan kepada instansi terkait di Kabupaten.
"Informasinya yang saya terima ada pihak pemerintah yang pernah meninjau abrasi itu dan mengukur kedalaman air, mengantisipasi agar tidak abrasi dan masjid Al Amin masuk Kesungai, maka harus dilakukan pemasangan batu beronjong," kata Erwan yang akrab dipanggil Atan Kades 13 ini.
Masjid Al-Aamin Desa Pulau Gajah kata Kades 13, dibangun secara swadaya oleh masyarakat Desa Pulau Gajah, teringat juga olehnya, pembangunan masjid Al-Amin tidak terlepas dari bantuan oleh mantan Bupati Inhu Bapak HR Thamsir Rachman dan mantan ketua DPRD Inhu (alm) H. Soegianto.
"Semoga Bupati Inhu yang sekarang dan ketua DPRD yang sekarang dapat menyelamatkan masjid yang kami sayangi ini, semoga masjid kami tidak masuk kedalam sungai Indragiri akibat abrasi," kata Kades 13 penuh harapan.
Dijelaskannya juga, jika Anggaran Dana Desa (ADD) dibolehkan oleh aturan untuk menyelamatkan masjid Al-Amin desa Pulau Gajah dengan mencuatkan anggaran untuk turap, pastilah sudah dilakukan dan dianggarkan dalam dana desa. "Aturan melarang ADD dialokasikan untuk Masjid, kami menggunakan ADD sudah ada aturan untuk apa saja kegunaan anggaran desa," jelasnya.
Terakhir dijelaskan Kades, gotoroyong yang dilakukan oleh masyarakat desa adalah untuk mengantisipasi jika masjid Al-Amin yang sekarang kena abrasi dan masuk ke dalam sungai Indragiri. "Kami sudah siapkan lahan, tapi, selain bangunan masjid, ada juga SD dekat masjid itu yang juga abrasi terancam masuk ke sungai Indragiri," tutupnya. **Vol
Berita Terkait :
- Sikapi Penurunan Harga Sawit, Ini yang Akan Dilakukan Gubri0
- Dubes Arab Saudi Kirim Hadiah untuk Pemprov Riau0
- Petani Sawit Menjerit, Anggota DPR RI Abdul Wahid Desak Pemerintah Koreksi Larangan Export CPO0
- Suhardiman Janjikan Beasiswa Bagi Siswa Kuansing Lulus di Universitas Tersohor0
- Plt Bupati Lantik Puluhan Pejabat Dilingkungan Pemkab Kuansing0
_Black11.png)









