- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
- RAPP Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Meranti, Dukung Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia 2026
- Panaskan Mesin Partai, Ratusan Kader PAN Inhil Berkumpul, Satu Barisan untuk Kemajuan Daerah
- Kabar Baik Dunia Pendidikan, 95 Sekolah di Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026
- BRK Syariah Permudah Layanan Pensiun ASN di Meranti, Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
- Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama
- Polres Meranti Bongkar Dua Kasus Peredaran Sabu dalam Sehari, Empat Diduga Pengedar Diamankan
- Kolaborasi Generasi Hijau, Polsek Enok dan Warga Jaga Pesisir Lewat Mangrove
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polsek Keritang Bersama Forkopimcam Tanam Mangrove di Kotabaru Rete
Teguh Santosa: Insya Allah Hubungan Indonesia-Korea Utara Semakin Baik

JAKARTA, VokalOnline.Com - Setelah sempat ditutup tahun 2021, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Pyongyang, Republik Rakyat Demokratik Korea (RRDK) atau Korea Utara kembali dibuka.
KBRI Pyongyang ditutup pada Juli 2021 karena aktivitas diplomatik yang rendah di masa pandemi Covid-19. Untuk menghindarkan penularan pandemi Covid-19, Korea Utara menutup perbatasan dengan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dan Rusia persis di hari yang sama dengan penutupan kota Wuhan di RRT yang menjadi pusat dari penyebaran virus mematikan ini, yakni pada 23 Januari 2020.
Di akhir 2020, pemerintah Korea Utara mempersilakan perwakilan negara sahabat memindahkan atau memulangkan staf diplomatik untuk sementara waktu. Mengikuti saran itu, beberapa kedutaan asing segera memulangkan staf diplomatik mereka. Adapun Indonesia baru menarik staf diplomatik di bulan Juli 2021.
Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, @teguhtimur, Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-RRD Korea, Teguh Santosa, berharap pembukaan kembali KBRI Pyongyang akan membuat hubungan kedua negara akan semakin baik.
“Alhamdulillah, Sang Merah Putih kembali berkibar di halaman KBRI Pyongyang, Republik Rakyat Demokratik Korea. Insya Allah hubungan Indonesia dan Korea Utara akan lebih hangat,” ujarnya sambil mengunggah upacara sederhana pengibaran bendera Merah Putih di halaman KBRI Pyongyang.
Teguh juga mengucapkan selamat kepada Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Pyongyang, Riza H. Wardhana, dan dua diplomat lain yang memperkuat KBRI Pyongyang.
Teguh yang mewarisi Perhimpunan Persahabatan Indonesia-RRD Korea dari pendirinya almh. Rachmawati Soekarnoputri intens berkunjung ke Korea Utara sejak tahun 2003. Dalam kunjungan terakhir bulan April tahun lalu Teguh sempat melintas di depan KBRI Pyongyang yang kosong.
“Sedih juga melihat gedung KBRI Pyongyang kosong. Tapi syukurlah, sekarang sudah dibuka kembali,” ujar doktor Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran (Unpad) yang mengambil spesifikasi studi Korea.
Teguh juga mengatakan bahwa baru-baru ini dirinya menerima telepon dari rekannya yang kini bertugas di Korea International Exhibition Company (Korexpo). Pihak Korexpo mengharapan partisipasi kalangan bisnis Indonesia dalam pameran perdagangan yang menurut rencana akan diselenggarakan di pusat pariwisata di kota Wonsan, di pesisir timur Semenanjung Korea.
“Saya telah menghubungi sejumlah teman-teman di sini yang berminat, dan kami tinggal menunggu surat resmi dari Korexpo,” ujarnya.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)









