- Syahrul Aidi Serukan Penghormatan HAM bagi Minoritas Muslim di Forum Parlemen Dunia
- Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
- Jarak Pandang Hanya 3–4 Meter di Kelok 17, Pengendara Diminta Ekstra Waspada
- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
Telur Raibkan Uang Rp30 Juta
>Polresta Pekanbaru Tangkap Salah Satu Komplotan Hipnotis >Korban Berada di Mal Pekanbaru Pasrah Serahkan Harta Benda

Tersangka hipnotis menggunakan dua butir telur kepada korban di Mal Pekanbaru. IST
Pekanbaru, VokalOnline.Com -Personel Polresta Pekanbaru menangkap pria inisial SY alias Mamang di Sumatra Selatan. Dia merupakan salah satu komplotan hipnotis yang beraksi di Mal Pekanbaru pada 15 Juli 2022.
Dalam aksinya, tersangka hipnotis ini menggunakan dua butir telur kepada korban LM. Dalam sekejap, korban kehilangan harta dan uang tunai senilai Rp30 juta lalu melapor ke Polresta Pekanbaru setelah sadar.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Komisaris Andrie Setiawan menyebut tersangka ditangkap pada 25 Juli 2022. Saat ini masih ada tiga buronan yang masih satu komplotan dengan tersangka.
"Ketiganya adalah F, T dan A, masih dikejar," kata Andrie, Senin siang, 1 Agustus 2022.
Andrie menjelaskan, pelaku punya peran masing-masing. Ada yang memantau situasi dan ada pula yang mengajak korban mengobrol sehingga terhipnotis.
Kejadian bermula saat korban sendirian di Mal Pekanbaru. Korban didatangi oleh sejumlah pelaku lalu diajak ngobrol dan diarahkan masuk ke mobil yang sudah ada pelaku lainnya.
Di mobil, satu pelaku memberikan dua butir telur. Entah apa yang dijanjikan oleh pelaku, korban menerima telur itu dengan syarat harus menyerahkan gelang dan cincin emas.
"Ada juga uang tunai Rp13 juta, total kerugian Rp30 juta lebih," ucap Andrie.
Setelah melakukan serangkaian penyidikan, satu tersangka tertangkap di Sumatera Selatan. Sejumlah barang bukti disita dari tersangka dan dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk penyidikan lebih lanjut.
"Pengakuan tersangka sudah beraksi di sejumlah mal, selain Pekanbaru ada Medan, Jambi dan Bukit Tinggi," terang Andrie. (syu)
Berita Terkait :
- Rokan Hilir Juara Umum MTQ Provinsi Riau 20220
- Bencana Longsor Landa Inhil, BPBD Riau Kirim Bantuan Logistik0
- Temui Wapres, Gubri Minta Resmikan BRK Syariah0
- Perkembangan Ponpes di Riau Meningkat Signifikan, Ini Totalnya 0
- Awal September Mendatang, Ikatan Pemuda Kampar Riau(IPKR) Adakan Kongres Perdana0
_Black11.png)








