- Pemkab Siak Soroti Truk ODOL yang Melintas di Jalan Sungai Rawa, Perusahaan Diajak Terlibat
- Bengkalis Kembali Raih Opini WTP, Torehkan Prestasi 13
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Melaksanakan Program DSS
- Kejari Meranti Kembali Terima Limpahan Kasus Datangnya dari Polda Riau
- Kapolsek Batang Cenaku Dorong Pengembangan Budidaya Ikan Nila untuk Kesejahteraan Masyarakat
- Camat Enok dan Kapolsek Enok Turun ke Lahan, Warga Suhada Tanam Jagung Kuartal 2
- Rektor UMRI Saidul Amin Terima JMSI Award 2026 Kategori Educational Leadership
- DPRD Inhil Gelar Sidang Paripurna Milad ke 61 Kabupaten Inhil Tahun 2026
- Bupati Bengkalis Menyambut Kedatangan Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Pekanbaru
- Dr. Maxaxai Indra Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin APHTN-HAN Riau Periode 2026–2031
Telur Raibkan Uang Rp30 Juta
>Polresta Pekanbaru Tangkap Salah Satu Komplotan Hipnotis >Korban Berada di Mal Pekanbaru Pasrah Serahkan Harta Benda

Tersangka hipnotis menggunakan dua butir telur kepada korban di Mal Pekanbaru. IST
Pekanbaru, VokalOnline.Com -Personel Polresta Pekanbaru menangkap pria inisial SY alias Mamang di Sumatra Selatan. Dia merupakan salah satu komplotan hipnotis yang beraksi di Mal Pekanbaru pada 15 Juli 2022.
Dalam aksinya, tersangka hipnotis ini menggunakan dua butir telur kepada korban LM. Dalam sekejap, korban kehilangan harta dan uang tunai senilai Rp30 juta lalu melapor ke Polresta Pekanbaru setelah sadar.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Komisaris Andrie Setiawan menyebut tersangka ditangkap pada 25 Juli 2022. Saat ini masih ada tiga buronan yang masih satu komplotan dengan tersangka.
"Ketiganya adalah F, T dan A, masih dikejar," kata Andrie, Senin siang, 1 Agustus 2022.
Andrie menjelaskan, pelaku punya peran masing-masing. Ada yang memantau situasi dan ada pula yang mengajak korban mengobrol sehingga terhipnotis.
Kejadian bermula saat korban sendirian di Mal Pekanbaru. Korban didatangi oleh sejumlah pelaku lalu diajak ngobrol dan diarahkan masuk ke mobil yang sudah ada pelaku lainnya.
Di mobil, satu pelaku memberikan dua butir telur. Entah apa yang dijanjikan oleh pelaku, korban menerima telur itu dengan syarat harus menyerahkan gelang dan cincin emas.
"Ada juga uang tunai Rp13 juta, total kerugian Rp30 juta lebih," ucap Andrie.
Setelah melakukan serangkaian penyidikan, satu tersangka tertangkap di Sumatera Selatan. Sejumlah barang bukti disita dari tersangka dan dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk penyidikan lebih lanjut.
"Pengakuan tersangka sudah beraksi di sejumlah mal, selain Pekanbaru ada Medan, Jambi dan Bukit Tinggi," terang Andrie. (syu)
Berita Terkait :
- Rokan Hilir Juara Umum MTQ Provinsi Riau 20220
- Bencana Longsor Landa Inhil, BPBD Riau Kirim Bantuan Logistik0
- Temui Wapres, Gubri Minta Resmikan BRK Syariah0
- Perkembangan Ponpes di Riau Meningkat Signifikan, Ini Totalnya 0
- Awal September Mendatang, Ikatan Pemuda Kampar Riau(IPKR) Adakan Kongres Perdana0
_Black11.png)









