- Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Dorong Percepatan Status Definitif Yon Komposit Gardapati
- Bupati Asmar Dorong Tiga Ruas Jalan Meranti Naik Status Menjadi Jalan Nasional
- Perusahaan HTI Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla, Siapkan Tim, CCTV hingga Menara Pantau
- Polres Indragiri Hilir Pererat Sinergitas dengan Kejaksaan Negeri Inhil pada Hari Bakti Adhyaksa ke-
- Taufik Akbar Budak Meranti Perkuat Tim SMANOR SKO Riau pada Liga Top Skor National Championship 2026
- Hari Bhakti Adhyaksa, Kapolres Meranti Beri Kejutan Tumpeng ke Kejari
- Kapolres Inhil Dukung Green Policing Lewat Penanaman Pohon
- Bhabinkamtibmas Petalongan Ajak Warga Manfaatkan Lahan Untuk Tanam Cabai
- Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Minta Dibebaskan, Nama Baik Dipulihkan
- Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Festival Rakyat Nusantara
Temuan MUI: Aliran Hakikinya Hakiki di Makassar Punya 13 Rukun Iman

Ilustrasi aliran sesat. Sekretaris MUI Sulsel membeberkan temuan yang membuat alirah Hakikinya Hakiki diputuskan sebagai aliran sesat.
Makassar, VokalOnline.Com -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan menguatkan maklumat yang telah dikeluarkan oleh MUI Makassar terkait keberadaan aliran Hakikinya Hakiki yang dinyatakan sesat.Sekretaris MUI Sulsel, Muammar Bakry memaparkan temuan atas bentuk penyimpangan pada aliran Hakikinya Hakiki salah satunya adalah rukun iman yang disebutkan ada 13. Padahal, dalam Islam itu rukun iman ada enam."Rukun iman [aliran Hakikinya Hakiki] itu ada 13,... Hal ini tidak substansif serta melanggar akidah," kata Muammar, Senin (9/1).Kemudian para pengikut Hakikinya Hakiki, kata Muammar dijaminkan masuk surga oleh pemimpin aliran mereka."Dalam hal ini [di Islam] tidak ada seorang pun yang bisa menjamin seseorang untuk masuk dalam surga," ujarnya.Selanjutnya, Muammar menyebutkan para pengikut Hakikinya Hakiki mengaku pernah bertemu dengan Allah. Sehingga hal ini tentunya membawa keresahan di masyarakat."Poin inilah yang paling meresahkan, sebab Allah itu adalah zat yang gaib. Kemudian adalah pengakuan haji bisa diperoleh lewat gurunya tanpa melakukan rangkaian ibadah haji di Mekah, lalu niat salat juga bertentangan dengan ajaran Islam yang disepakati oleh jumhur ulama sehingga mempunyai niat yang bermacam-macam," jelas imam besar Masjid Al Markaz Makassar itu.Oleh karena hal itu, kata Muammar, MUI Makassar pun mengeluarkan maklumat dan menetapkan bahwa aliran Hakikatnya Hakiki adalah sesat."MUI Makassar akan melakukan koordinasi untuk memberikan pembinaan terhadap para pengikutnya," imbuhnya.Sejauh ini, beber Muammar, informasi aliran-aliran sesat yang ada di Makassar, Gowa dan sekitarnya sudah cukup banyak."Seperti di Gowa sudah beberapa aliran yang telah di tetapkan juga keharamannya dimana aliran-aliran ini menjanjikan surga bagi para pengikutnya dan juga adanya penghapusan dosa," kata dia. **Syafira
Berita Terkait :
- Mengapa PDIP Ngotot Dorong Sistem Pemilu Proporsional Tertutup? 0
- Anggota Polda Bali Babak Belur Dikeroyok & Ditusuk di Bar Jalan Legian 0
- Kelompok Bersenjata Tembaki Pesawat Sipil di Bandara Oksibil Papua 0
- Ricky Rizal Akui Pernah Diberi Ferdy Sambo Uang Puluhan Juta Rupiah 0
- Banjir Blega Bangkalan Berangsur Surut, Warga Mulai Bersihkan Lumpur 0
_Black11.png)









