- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
- Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising
- JMSI Riau dan NasDem Bahas Isu Strategis, Dari Media hingga Persoalan Daerah
- MAN 1 Pekanbaru Kembali Kirim Delegasi ke Olimpiade Sains Internasional
- Hendry Munief: Konektivitas Antar Pulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan
- PERTAHANKAN TINGKAT BUNGA PENJAMINAN: MENJAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT
- DPRD Inhu Tolak Ranperda Perubahan APBD 2026 Lewat Voting Terbuka
- Satu Jam Razia Humanis di Lapas Tembilahan, 2 Botol Kaca Hingga Elemen Listrik Disita dan Dibakar
Timnas Indonesia Banyak Zikir Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17

Bima Sakti dan Iqbal dalam konferensi pers.
Jakarta, VokalOnline.Com - Para pemain Timnas Indonesia U-17 menjadikan zikir, mendengarkan lantunan kitab suci, dan melihat foto orang tua di ruang ganti menjadi ritual penguat jelang pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Timnas Indonesia U-17 akan terjun di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Indonesia tergabung di Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 yang akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Indonesia akan bersaing melawan Malaysia, Palestina, Guam, dan Uni Emirat Arab (UEA). Indonesia akan melakoni pertandingan perdana di Grup B pada Senin (3/10).
Kapten Timnas Indonesia U-17 Muhammad Iqbal Gwijangge mengungkapkan timnya memiliki ritual di ruang ganti yang akan memberikan ketenangan dan kekuatan bagi para pemain untuk menjalani pertandingan.
"Sebelum pertandingan di ruang ganti, Coach Bima menyetel murottal agar pemain bisa lebih tenang lagi dan perbanyak zikir di ruang ganti," kata Iqbal dalam konferensi pers, Jumat (30/9).
"Kami terus beristighfar dan mengingat-ingat lagi apa yang sudah kami siapkan dalam latihan agar di lapangan tidak bingung agar bisa memenangkan pertandingan," ucap Iqbal menambahkan.
Perkataan Iqbal diamini oleh Bima Sakti. Pelatih Timnas Indonesia U-17 itu juga mengatakan para pemain non muslim juga mendengarkan atau membaca kitab sucinya masing-masing.
"Sebenarnya kami banyak video-video, tidak hanya muslim saja tapi yang non muslim ada video Alkitab. Jadi kami juga memberikan kesempatan untuk semuanya. Krisna juga, mereka berdoa sesuai agamanya masing-masing. Sebelum pertandingan mereka juga melihat foto orangtuanya," kata Bima.**vol/jn
Berita Terkait :
- PSSI: GBT Layak Jadi Venue Pertandingan Bola Tingkat Internasional0
- Syabda Perkasa Incar 100 Besar Dunia BWF Tahun Ini0
- David Rumakiek Berharap Bisa Tampil lebih Baik Lagi Bersama Persib0
- Indonesia Boyong Tiga Keping Medali Pada Kejuaraan Menembak Di Prancis0
- Tim Volly BSC Ambil Piala Bergilir Haswinda, di Kampar Utara 0
_Black11.png)








