- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bhabinkamtibmas Kayu Raja Turun ke Kandang, Polri Kawal Ketahanan Pangan Keritang
- Polsek Keritang Perkuat Swasembada Pangan Lewat Ikan Lele
- Diduga Akibat Truk ODOL, Warga dan AMPAK Soroti Kerusakan Jalan di Sungai Rawa
- Pengcab Karate Tako Dumai Adakan UKT Semester I Tahun 2026
- Bupati Suhardiman Amby Resmi Tutup Festival Pacu Jalur Rayon I Inuman 2026
- Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data
- Ketua Masjid Arafah Ahmad Dahlan Laksanakan Menyambut 1 Muharom 1448 H
- Bupati Bengkalis Resmi Buka CFN Temasya Riang Sekampong
- Satu Dolar AS Rp18.000, Perlu Jadi Perhatian
Timnas Indonesia Banyak Zikir Jelang Kualifikasi Piala Asia U-17

Bima Sakti dan Iqbal dalam konferensi pers.
Jakarta, VokalOnline.Com - Para pemain Timnas Indonesia U-17 menjadikan zikir, mendengarkan lantunan kitab suci, dan melihat foto orang tua di ruang ganti menjadi ritual penguat jelang pertandingan Kualifikasi Piala Asia U-17 2023.
Timnas Indonesia U-17 akan terjun di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023. Indonesia tergabung di Grup B Kualifikasi Piala Asia U-17 2023 yang akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.
Indonesia akan bersaing melawan Malaysia, Palestina, Guam, dan Uni Emirat Arab (UEA). Indonesia akan melakoni pertandingan perdana di Grup B pada Senin (3/10).
Kapten Timnas Indonesia U-17 Muhammad Iqbal Gwijangge mengungkapkan timnya memiliki ritual di ruang ganti yang akan memberikan ketenangan dan kekuatan bagi para pemain untuk menjalani pertandingan.
"Sebelum pertandingan di ruang ganti, Coach Bima menyetel murottal agar pemain bisa lebih tenang lagi dan perbanyak zikir di ruang ganti," kata Iqbal dalam konferensi pers, Jumat (30/9).
"Kami terus beristighfar dan mengingat-ingat lagi apa yang sudah kami siapkan dalam latihan agar di lapangan tidak bingung agar bisa memenangkan pertandingan," ucap Iqbal menambahkan.
Perkataan Iqbal diamini oleh Bima Sakti. Pelatih Timnas Indonesia U-17 itu juga mengatakan para pemain non muslim juga mendengarkan atau membaca kitab sucinya masing-masing.
"Sebenarnya kami banyak video-video, tidak hanya muslim saja tapi yang non muslim ada video Alkitab. Jadi kami juga memberikan kesempatan untuk semuanya. Krisna juga, mereka berdoa sesuai agamanya masing-masing. Sebelum pertandingan mereka juga melihat foto orangtuanya," kata Bima.**vol/jn
Berita Terkait :
- PSSI: GBT Layak Jadi Venue Pertandingan Bola Tingkat Internasional0
- Syabda Perkasa Incar 100 Besar Dunia BWF Tahun Ini0
- David Rumakiek Berharap Bisa Tampil lebih Baik Lagi Bersama Persib0
- Indonesia Boyong Tiga Keping Medali Pada Kejuaraan Menembak Di Prancis0
- Tim Volly BSC Ambil Piala Bergilir Haswinda, di Kampar Utara 0
_Black11.png)









