- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bhabinkamtibmas Kayu Raja Turun ke Kandang, Polri Kawal Ketahanan Pangan Keritang
- Polsek Keritang Perkuat Swasembada Pangan Lewat Ikan Lele
- Diduga Akibat Truk ODOL, Warga dan AMPAK Soroti Kerusakan Jalan di Sungai Rawa
- Pengcab Karate Tako Dumai Adakan UKT Semester I Tahun 2026
- Bupati Suhardiman Amby Resmi Tutup Festival Pacu Jalur Rayon I Inuman 2026
- Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data
- Ketua Masjid Arafah Ahmad Dahlan Laksanakan Menyambut 1 Muharom 1448 H
- Bupati Bengkalis Resmi Buka CFN Temasya Riang Sekampong
- Satu Dolar AS Rp18.000, Perlu Jadi Perhatian
Anggota DPR: Hari Anti-Narkoba Momentum Perangi Narkotika Lebih Serius

Peringatan HANI menjadi momentum untuk dapat bersama-sama memiliki sebuah tekad dalam memberantas narkotika.
Jakarta, VokalOnline.Com - Anggota Komisi III DPR RI Andi Rio Idris Padjalangi menilai peringatan Hari Anti-Narkotika Internasional (HANI) 2022 merupakan momentum bagi semua pihak untuk memerangi peredaran narkotika di Indonesia lebih serius.
"Penyalahgunaan narkoba sudah menyentuh berbagai kalangan, tentunya harus menjadi perhatian serius dari Pemerintah, aparat penegak hukum dan seluruh elemen masyarakat dalam menyelamatkan generasi bangsa," kata Andi Rio dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Ia menegaskan bahwa peringatan HANI menjadi momentum seluruh masyarakat dunia untuk dapat bersama-sama memiliki sebuah tekad dalam memberantas narkotika.
Oleh karena itu, kata dia, seluruh pihak harus sepakat bahwa narkotika merupakan ancaman nyata bagi dunia yang dapat merusak generasi muda bangsa di setiap negara.
"Narkoba musuh kita bersama, dampak yang ditimbulkan sangat berbahaya. Narkoba menjadi ancaman dan dapat merusak bangsa dan negara," ujarnya.
Andi Rio berharap kepada seluruh orang tua untuk dapat memperhatikan pergaulan anak di lingkungan pendidikan, pertemanan, dan tempat tinggal.
Menurut dia, jangan sampai anak tidak mendapatkan perhatian serius dari orang tua dan akhirnya terjerumus dalam lingkaran narkotika.
"Sayangi buah hati kita dan selalu berikan perhatian serius, berikan edukasi mengenai bahaya dan dampak narkoba sejak dini. Berikan waktu luang setiap hari kepada anak untuk berdiskusi dan mendengar keluh kesahnya, lebih baik mencegah daripada mengobati," katanya.
Ia mengajak semua elemen masyarakat saling mengingatkan untuk kebaikan bersama dan nasib generasi bangsa ke depannya. **Fira
Berita Terkait :
- KPK Menyampaikan Materi Antikorupsi Kepada Kader Golkar0
- Jual Shabu, Ayah Ditangkap, Anak Masih Dalam Pengejaran 0
- Ketua DPRD Kampar, Mari Kita Komitmen Dalam Pemberantasan Narkoba di Kampar0
- Polresta Bogor Kota Koordinasi Polres Metro Jaksel Soal Elvis Cafe0
- Dirjen IKP: Dewan Pers Satu-satunya Lembaga Sertifikasi Jurnalis di Indonesia0
_Black11.png)









