- Sambang Aiptu Agus ke Sudirman, Polri dan Warga Pengalihan Merajut Ketahanan Pangan
- Bhabinkamtibmas dan Warga Sungai Lokan Pacu Ketahanan Pangan Lewat Lahan Rumah
- Polsek Enok Gerakkan Pekarangan Produktif, IPTU Parsaulian: Langkah Kecil Dukung Asta Cita
- Terima Pengurus JMSI, UAS: Mudah-mudahan Bermanfaat untuk Umat dan Bangsa
- Jelang MTQ Riau dan Pacu Jalur, Bupati Kuansing Siagakan 481 Personel Gabungan
- Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Yaramis, MM
- Pawai Perahu Bagandung Ikut Semarakkan Pelaksanaan Pembukaan MTQ Provinsi Riau ke 44
- Kabupaten/Kota Mulai Bangun Stand di Lokasi Astaqa MTQ Riau
- Sambut MTQ Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Gelar Gotong Royong Serentak
- Polres Kuansing Gelar Rakor, Matangkan Persiapan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau
Berikan Edukasi, Bhabinkamtibmas Teluk Sungka Pastikan Cabe Tumbuh Optimal

GAS – Bhabinkamtibmas Desa Teluk Sungka turun langsung ke kebun warga untuk mengecek kondisi ketahanan pangan. Kali ini sasarannya adalah lahan cabe milik an. Razak yang menjadi salah satu sumber pangan keluarga di desa tersebut.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan tanaman cabe tumbuh sehat dan tidak terkendala hama maupun perawatan. Kehadiran polisi di tengah kebun memberi semangat baru bagi warga untuk terus merawat lahan produktifnya.
Bhabinkamtibmas berbincang langsung dengan Razak mengenai proses perawatan tanaman cabe. Mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga pengendalian hama dibahas agar hasil panen nantinya lebih optimal.
Kapolsek GAS IPTU Andi Purba menegaskan bahwa pendampingan petani di lapangan adalah prioritas. “Kami ingin memastikan ketahanan pangan desa dimulai dari rumah warga sendiri. Bhabinkamtibmas harus hadir, mendampingi, dan memberi edukasi agar warga mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangan,” ujarnya.
Menurut IPTU Andi Purba, kegiatan seperti ini mempererat hubungan Polri dengan masyarakat. Polisi tidak hanya hadir menjaga kamtibmas, tetapi juga ikut menguatkan ekonomi dan ketahanan pangan desa.
Razak mengaku senang dengan kunjungan Bhabinkamtibmas. Ia merasa mendapat perhatian dan ilmu baru dalam merawat tanaman cabe di pekarangannya. “Kalau ada polisi yang turun langsung, kami jadi lebih semangat bertani,” katanya.
Lahan cabe di Desa Teluk Sungka menjadi contoh bahwa ketahanan pangan bisa tumbuh dari pekarangan rumah warga. Hasilnya tidak hanya untuk kebutuhan keluarga, tetapi juga bisa dijual untuk menambah penghasilan.
Bhabinkamtibmas Desa Teluk Sungka berkomitmen melakukan pengecekan rutin. Setiap kunjungan menjadi ruang diskusi untuk mencari solusi atas kendala yang dihadapi petani di lapangan.
Di Desa Teluk Sungka, Polsek GAS menunjukkan bahwa pengabdian Polri hadir hingga ke pematang kebun. Dari pengecekan cabe milik Razak inilah ketahanan pangan dirawat, satu tanaman, satu keluarga, satu desa menuju kemandirian. (*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









