- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Bila Hujan, Disini Banjir, Warga Cemaskan Habitat Hewan Berbisa

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Jika hujan tiba dan tingkat curah hujan intensitas tinggi,maka Jalan Utama ini digenangi air.
Curah hujan membuat badan jalan digenangi air berwarna hitam jwcoklat-coklatan atau disebut warga air darat.
Selain tingginya curah hujan juga buruknya drenase, membuat aliran air tak lancar menuju Kuala.
Ahad (15/9/2024) terpantau air terlihat menutup boddy atau badan jalan antara 15 centi meter sampai 20 centi meter.
Genangan air membuat lobang-lobang ditengah jalan tidak kelihatan dan membahayakan pengender roda dua.
Sabtu (14/9/2024) kemaren menurut warga jika hujan lagi warga sering melihat ular dan hewan berbisa lainya seperti lipan,kala jengking.
" Bila hujan ,kami khawatir air akan naik,air makin tinggi ,juga sering muncul ular,kami khawatir melalui jalan ini, " Aku Wahab (52) warga Bagansiapiapi.
Wahab menanbahkan,warga setempat menyebutkan banjir merupakan langganan setiap musim penghujan.
" Banjir jadi langganan kami,akan semakin tinggi jika air pasang besar,atau pasang keling, " Aku warga .
Upaya mengatasi genangan air,saat ini Dinas PUTR dan DLH Rohil menurunkan 2 unit alat berat (Beko) menggali atau mencuci parit (tali air).
Juga petugas DLH mengeruk dan mencangkut drenase ( parit )dengan manual untuk mengatasi banjir dan agar air mengalir menuju laut . (Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









