- Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan, Polsek GAS Kawal Budidaya Ikan di Sungai Iliran
- Kapolsek Enok: Swasembada Pangan Dimulai dari Optimalkan Lahan Pekarangan
- Hulu ke Hilir Swasembada Pangan, Polsek Enok Masuk ke Kebun Warga
- Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Demi Kelancaran Akses Warga
- Menolak Penertiban Kaswasan Hutan, Pengelola eks PT WMI Tantang Prabowo: Saya Akan Temui President
- Kapolsek Keritang: Panen Jagung Bersama Warga Wujud Nyata Polri Dukung Program Presiden
- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
Bila Hujan, Disini Banjir, Warga Cemaskan Habitat Hewan Berbisa

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Jika hujan tiba dan tingkat curah hujan intensitas tinggi,maka Jalan Utama ini digenangi air.
Curah hujan membuat badan jalan digenangi air berwarna hitam jwcoklat-coklatan atau disebut warga air darat.
Selain tingginya curah hujan juga buruknya drenase, membuat aliran air tak lancar menuju Kuala.
Ahad (15/9/2024) terpantau air terlihat menutup boddy atau badan jalan antara 15 centi meter sampai 20 centi meter.
Genangan air membuat lobang-lobang ditengah jalan tidak kelihatan dan membahayakan pengender roda dua.
Sabtu (14/9/2024) kemaren menurut warga jika hujan lagi warga sering melihat ular dan hewan berbisa lainya seperti lipan,kala jengking.
" Bila hujan ,kami khawatir air akan naik,air makin tinggi ,juga sering muncul ular,kami khawatir melalui jalan ini, " Aku Wahab (52) warga Bagansiapiapi.
Wahab menanbahkan,warga setempat menyebutkan banjir merupakan langganan setiap musim penghujan.
" Banjir jadi langganan kami,akan semakin tinggi jika air pasang besar,atau pasang keling, " Aku warga .
Upaya mengatasi genangan air,saat ini Dinas PUTR dan DLH Rohil menurunkan 2 unit alat berat (Beko) menggali atau mencuci parit (tali air).
Juga petugas DLH mengeruk dan mencangkut drenase ( parit )dengan manual untuk mengatasi banjir dan agar air mengalir menuju laut . (Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









