- Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan, Polsek GAS Kawal Budidaya Ikan di Sungai Iliran
- Kapolsek Enok: Swasembada Pangan Dimulai dari Optimalkan Lahan Pekarangan
- Hulu ke Hilir Swasembada Pangan, Polsek Enok Masuk ke Kebun Warga
- Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Demi Kelancaran Akses Warga
- Menolak Penertiban Kaswasan Hutan, Pengelola eks PT WMI Tantang Prabowo: Saya Akan Temui President
- Kapolsek Keritang: Panen Jagung Bersama Warga Wujud Nyata Polri Dukung Program Presiden
- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan, Polsek GAS Kawal Budidaya Ikan di Sungai Iliran

GAUNG – Semangat kemerdekaan diisi dengan kerja nyata. Di Desa Sungai Ileran, Kecamatan Gaung, Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mengawal ketahanan pangan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Teluk Sungka, AIPDA ANDROMIK, melaksanakan pengecekan kegiatan budidaya ikan dalam kolam terpal milik warga Desa Sungai Ileran, Sabtu (8/8/2026).
Kolam terpal sederhana di pekarangan rumah itu kini menjadi sumber pangan sekaligus harapan baru bagi keluarga. Jenis ikan yang dibudidaya warga menjadi salah satu alternatif pemenuhan protein dan peningkatan ekonomi.
Saat meninjau lokasi, AIPDA ANDROMIK berdialog langsung dengan pemilik kolam. Ia menanyakan perkembangan ikan, kualitas air, pemberian pakan, hingga kendala yang dihadapi selama budidaya.
Dari hasil pengecekan, kondisi ikan terpantau sehat dan tumbuh dengan baik. Air kolam juga terjaga kebersihannya. Ini menunjukkan keseriusan warga dalam merawat dan mengelola budidaya.
"Budidaya seperti ini sangat bagus Pak. Lahan kecil bisa menghasilkan. Nanti kalau panen bisa untuk lauk keluarga, kalau lebih bisa dijual. Ini membantu ekonomi dan gizi kita," ujar AIPDA ANDROMIK dengan semangat kekeluargaan.
Ia mengimbau warga untuk terus menjaga kebersihan kolam, rutin mengganti air, dan memberi pakan tepat waktu. Menurutnya, pemanfaatan pekarangan dengan kolam terpal adalah langkah cerdas dalam mendukung swasembada pangan dari rumah.
Kapolsek GAS, IPTU ANDI PURBA, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata nasionalisme. "Kemerdekaan kita isi dengan kemandirian. Ketika warga mampu menghasilkan pangan sendiri, maka kita kuat. Polri hadir untuk mendampingi, bukan hanya menjaga, tapi juga menguatkan," ucapnya.
"Kita ingin setiap desa punya lumbung pangan sendiri. Dari kolam terpal ini, dari Sungai Ileran, kita buktikan bahwa dengan gotong royong dan kerja keras, ketahanan pangan dan kesejahteraan rakyat bisa kita wujudkan bersama," tutup IPTU ANDI PURBA.(*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









