- Anggota DPRD Pekanbaru Geram, Dugaan Pesta LGBT di Cafe Laksamana Muda
- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Black Box CVR Sriwijaya SJ 182 Ditemukan

Proses pencarian black box/Nasional Tempo.co
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Kotak hitam atau black box Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat nahas Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh pada 9 Januari 2021 ditemukan. Penemuan black box CVR ini dikonfirmasi oleh Kementerian Perhubungan, Rabu (31/3).
"Sudah ditemukan CVR," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Rabu (31/3).
Adita tak menjelaskan rincian waktu penemuan dan hasil kajian data dari CVR Sriwijaya SJ 182 itu. Ia meminta publik menunggu penjelasan lengkap dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono melalui konferensi pers.
"Nanti jam 11.00 WIB diumumkan," imbuhnya.
Black box atau kotak hitam adalah istilah umum yang digunakan dalam industri penerbangan untuk merekam data selama pesawat diterbangkan. Walaupun disebut kotak hitam, nyatanya black box dibalut warna yang terang menyala atau cerah agar mudah teridentifikasi dalam operasi pencarian.
Black box terdiri dari dua kombinasi perangkat yaitu CVR (Cockpit Voice Recorder) atau percakapan dalam kokpit pesawat dan FDR (Flight Data Recorder) atau rekaman data penerbangan.
Sebelumnya tim pencari telah berhasil menemukan black box Sriwijaya Air SJ 182 jenis FDR. Kotak hitam FDR itu ditemukan pada 12 Januari atau tiga hari setelah pesawat SJ 182 jatuh.
Sriwijaya Air SJ 182 jatuh pada Sabtu (9/1) lalu usai lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Sedianya pesawat nahas tersebut akan menuju Bandara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
Lihat juga: KNKT Lanjutkan Investigasi Pencarian CVR Sriwijaya SJ 182
Pesawat tersebut mengangkut 50 penumpang dan 12 kru. Semua penumpang dan kru pesawat dinyatakan tewas.
(khr/wis)
Berita Terkait :
- Beberapa Temuan Tim Ahli WHO soal Sumber Virus Corona di China0
- Nato Kerahkan 10 Kali Jet Tempur Untuk Cegat Masuk Bomber Rusia0
- WHO Katakan China Rahasiakan Data Asal Usul Virus Corona0
- AS Minta Diplomat Pergi dari Myanmar0
- Bandingkan Kekuatan Irene dengan Gothamchess0
_Black11.png)








