- Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
- Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
- Komisi VII DPR Soroti Tata Kelola KUR, Hendry Munief Dorong Pembiayaan Tepat Sasaran
- Karmila Sari Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Daya Kritis
- 335 Pejuang Ilmu: FEB UNISI Tembilahan Kukuhkan Lulusan Ke-XX dengan Bangga
- Jaringan Aktivis Jaga Aset Negara dari Oligarki
- Pelantikan JMSI Dumai Periode 2026-2031, Syafriadi Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan
- Pilkades Di Gelar Pekan Depan Bupati Asmar Ajak Desa Melaksanakan Dengan Baik
- Bupati Asmar Pimpin Rakor Persiapan dan Tahapan Pilkades Serentak
- Cegah Karhutla, Polsek Rangsang Barat Sasar Jemaah Maulid Nabi Di Desa Lemang
Bandingkan Kekuatan Irene dengan Gothamchess

Irene Kharisma Sukandar (foto: Enclyclopedia DKI Jakarta)
Vokalonline.com- Dilansir dari CNN Indonesia -- Rating FIDE Irene Kharisma Sukandar lebih tinggi dibandingkan Gothamchess alias Levy Rozman. Namun untuk kategori blitz, Gothamchess lebih unggul.
Berdasarkan situs FIDE, Gothamchess punya rating 2376 untuk kategori blitz. Sementara itu Irene punya rating 2313.Namun untuk rating keseluruhan, Irene lebih unggul dibandingkan Gothamchess. Irene punya rating 2413 sedangkan Gothamchess memiliki rating 2343.Gothamchess dan Irene sama-sama memiliki gelar International Master (IM). Gothamchess mendapatkan gelar tersebut di tahun 2018.
Sementara itu Irene lebih dulu mendapatkan gelar IM, yaitu pada 2014. Lima tahun sebelumnya, Irene lebih dulu meraih gelar Women Grand Master (WGM). Irene dan Gothamchess adalah dua pecatur profesional yang terlibat dalam kekisruhan dan sensasi Dewa Kipas alias Dadang Subur.Gothamchess menilai Dewa Kipas melakukan kecurangan dengan menggunakan bot saat bermain di chess.com, termasuk ketika mengalahkan dirinya.
Pihak Dewa Kipas membantah hal tersebut dan menganggap pembekuan akun Dewa Kipas di chess.com akibat campur tangan Gothamchess. Akun media sosial Gothamchess pun mendapat serangan dari netizen yang simpati pada kisah Dewa Kipas yang ditulis oleh Ali Akbar. Pihak Percasi dan Irene ikut angkat suara. Mereka yakin chess.com punya algoritma dan perhitungan untuk menilai kecurangan yang dilakukan seorang pengguna aplikasi tersebut. Percasi dan Irene pun turut diserang oleh netizen pembela Dewa Kipas.Kekisruhan tersebut berujung pada duel Irene vs Dewa Kipas. Irene berhasil menang telak dalam duel tiga babak yang dipertandingkan. Gothamchess ikut berkomentar dan menganggap akurasi Dewa Kipas turun jauh di hadapan Irene dibanding saat bermain online.
(ptr)
Berita Terkait :
- Tak Diizinkan Masuk,Tim Rizieq Cekcok Dengan Polisi0
- Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas 1,5 Km ke Barat Daya0
- 2 Orang Jadi Tersangka Kasus Pencurian Rumah Mewah Kedoya0
- KPK Akan Periksa Politikus PAN Yandri Susanto Terkait Kasus Bansos0
- Hari Kedua Kebakaran Kilang Balongan0
_Black11.png)









