- Ketahanan Pangan Dimulai dari Pekarangan, Polsek GAS Kawal Budidaya Ikan di Sungai Iliran
- Kapolsek Enok: Swasembada Pangan Dimulai dari Optimalkan Lahan Pekarangan
- Hulu ke Hilir Swasembada Pangan, Polsek Enok Masuk ke Kebun Warga
- Kodim 0314/Inhil Genjot Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda Demi Kelancaran Akses Warga
- Menolak Penertiban Kaswasan Hutan, Pengelola eks PT WMI Tantang Prabowo: Saya Akan Temui President
- Kapolsek Keritang: Panen Jagung Bersama Warga Wujud Nyata Polri Dukung Program Presiden
- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
Buaya Semakin Mengancam, Masyarakat Dihimbau Waspada Beraktifitas Di Sungai

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Habitat buaya saat ini keberadaanya semakin mengancam masyarakat,terbaru buaya menyambar butuh Hariono (34) seorang nelayan warga Jalan Pendidikan Kelurahan Rimba Melintang Rokan Hilir.
Tidak ada seorangpun melihat kejadian tragis naas yang dialami Hariono karena ketika itu sedang beraktifitas di perahu kecil yang dipergunakannya beraktifitas untuk menangkap ikan di sungai sekitar perairan Rimba Melintang dan Jumrah,Selasa (8/10/2024) kemaren.
Namun beberapa nelayan melihat perahu atau boat milik Hariono ini sekitar jam 05.00 WIB terombang-ambing di sungai,setelah didekati ternyata Hariono sudah tidak ada diatas perahu tersebut.
Tapi menemukan adanya tanda-tanda mencurigakan jika Hariono telah disambar buaya.
Nelayan Tempatan tersebut lalu menyampaikan informasi ini kepada Ahmad Nasib (31) adik kandung korban yang sebelum kejadian Selasa (8/10/2024) sekitar Jam 00.00 WIB mengantarkan abangnya ke tepi sungai mencari ikan.
Ahmad Nasib (31) dan Dedi Kurniawan (39) dan nelayan lainya memastikan bahwa Hariono di sambar buaya.
Lalu pencarian dilakukan ,hampir tiga jam menyisir sungai Jumrah,akhirnya tubuh Hariono Ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan mengalami luka-luka bekas gigitan buaya, lalu dievakuasi ke rumah duka untuk prosesi dimakamkan di TPU Islam Rimba Melintang.
Semakin banyaknya habitat buaya di perairan sungai Rokan bahkan sampai ke anak-anak sungai dan parit dan ditambah pula saat ini tengah banjir sehingga Kapolres Rohil membuat himbauan agar nelayan dan masyarakat tetap waspada dan berhati-hati beraktifitas di sungai saat ini.
" Kami menghimbau kepada nelayan waspada dan berhati-hati saat beraktifitas di sungai,juga kepada yang hobby memancing,karena saat ini keberadaan buaya menjadi ancaman serius, " Sebut AKBP Isa Iman Syahroni.
Karena sebelumnya mendapatkan laporan dari Kapolsek Rimba Melintang tentang adanya warga setempat tewas akibat disambar buaya.(Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









