- RAPP Gelar Sunatan Massal bagi 30 Anak di Desa Air Hitam
- Diskominfotik Kabupaten Bengkalis Menggelar FGD dengan KIM
- Pererat Silaturahmi, Civitas Akademika Universitas Riau dan Pemkab Bengkalis Makan Malam Bersama
- Polres Indragiri Hilir Gelar Turnamen Mobile Legends Kapolri Cup Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
- Dukung Asta Cita, Polsek Keritang Pantau dan Rawat Jagung di Dusun Pelangi
- HUT Bhayangkara ke-80: Polsek Keritang Gelar Donor Darah
- Rayakan HUT ke-80, Polsek Keritang Tebar Kepedulian Lewat Bansos Sembako
- Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Dodi Nefeldi Masuk Daftar Nominator JMSI Award
- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
- Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Keritang Gotong Royong di Rumah Allah
Bupati Bengkalis Sambut Kunjungan Tim Wilayah Perbatasan ke Pulau Rupat

Bengkalis, Vokalonline.Com - Selamat datang, kepada Tim Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertanahan, Kemenkopolhukam RI dan Tim KKP, tepatnya di Rupat Utara Kabupaten Bengkalis.
Semoga kehadiran tim, dapat membawa angin segar dan harapan baru bagi kami, agar kedepannya bisa lebih maju. Selaras dengan visi bapak presiden yakni mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian, berlandaskan gotong-royong.
Ucapan tersebut disampaikan Bupati Bengkalis Kasmarni saat menyambut Kunjungan Kerja Tim Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertanahan ke Pulau Rupat dan Pulau Bengkalis, Rabu (23/2/2022), di Kecamatan Rupat Utara.
Karena harus disadari menghubungkan Kasmarni, sebagai kawasan perbatasan negara, adalah bagian dari kawasan strategis dan vital bagi negara, karena secara geografis, Bengkalis memiliki potensi sumber daya alam dan peluang pasar karena kedekatannya dengan negara tetangga.
“ Berdasarkan rencana pembangunan jangka menengah Nasional tahun 2020-2024, di Kabupaten Bengkalis ini terdapat 5 (lima) lokasi prioritas kawasan perbatasan negara, yaitu Kecamatan Bengkalis, Kecamatan Bantan, Kecamatan Bandar Laksamana, Kecamatan Rupat dan Kecamatan Rupat Utara,” terang Bupati.
Lanjut Kasmarni, ada permasalahan dan strategi isu yang dihadapi dalam pengembangan kawasan perbatasan khususnya. sebagian besar isu tersebut berada pada peningkatan aksesibilitas dan penataan infrastruktur kawasan perbatasan. Seperti masih rendah proporsinya jalan dengan kondisi baik, akses masyarakat terhadap sanitasi yang layak, kondisi drainase yang berpotensi menimbulkan banjir serta proporsi rumah huni dan lingkungan pemukiman.
Selain itu kata Kasmarni, dalam pengembangannya, Bengkalis juga menghadapi beberapa tantangan yaitu tingginya tingkat abrasi, belum optimalnya infrastruktur dasar, tingkat peredaran narkoba, belum optimal sinergisitas antar instansi, serta masih tingginya ekonomi masyarakat dengan negara tetangga Malaysia.
Kabupaten Bengkalis juga memiliki potensi yang dapat kita optimalkan, potensi tersebut, adanya dukungan kebijakan nasional seperti kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) pulau Rupat, Pusat Kegiatan Strategi Nasional (PKSN) prioritas pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, dan pusat kegiatan strategi nasional (PKSN) Bengkalis," jelas Kasmarni.
Terakhir Kasmarni menyampaikan seluruh rencana program dan kegiatan tersebut, dibutuh dukungan, karena dengan adanya dukungan pemerintah pusat, tentunya akan menjadi stimulan bagi pemerintah daerah, dalam meningkatkan kinerja, khususnya dalam pengembangan kawasan perbatasan negara di Kabupaten Bengkalis ini.
Tampak hadir Asdev Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan Brigjen TNI Suteikno Suleman, Kabid tata ruang pertahanan kolonel inf Sugeng Hartono, Koordinator PPKT Dr Ahmad Aris, Koordinator kawasan strategi Syofyan Hasan, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Dumai Kolonel Laut Himawan, Perwakilan BPSPL Padang Faysumi serta beberapa Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Bengkalis dan Tokoh masyarakat Rupat Utara.(der)
Berita Terkait :
- Politeknik Negeri Bengkalis melakukan Kerjasama dengan Diskominfotik0
- Bupati Bengkalis Buka Forum Konsultasi Publik RKPD Awal 20230
- Pemkab Bengkalis Evaluasi Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan Publik0
- BBKSDA Riau Buat Kubangan Garam Cegah Gajah Masuk Tol0
- Sektor Pengelolaan Sampah Sebagai Pendorong Pertumbuhan Perekonomian Bengkalis0
_Black11.png)









