- Anggota DPRD Pekanbaru Geram, Dugaan Pesta LGBT di Cafe Laksamana Muda
- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Dukung Asta Cita, Polsek Keritang Pantau dan Rawat Jagung di Dusun Pelangi

Foto : Wildan bersama Aiptu Hendrick Yanto langsung melakukan penyemprotan pestisida secara merata.
KERITANG – Komitmen Polsek Keritang Polres Indragiri Hilir dalam mendukung ketahanan pangan nasional dibuktikan dengan aksi nyata di lapangan. Rabu, 24 Juni 2026, pukul 16.00 WIB, jajaran Polsek turun langsung ke Dusun Pelangi, Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang untuk memantau dan melakukan penyemprotan tanaman jagung yang terdampak serangan ulat.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Wildan selaku penanggung jawab lahan ketahanan pangan jagung bersama Bhabinkamtibmas Polsek Keritang Aiptu Hendrick Yanto. Fokus utama pemantauan adalah melihat progres perawatan tanaman jagung sekaligus penanganan hama ulat yang menyerang daun.
Berdasarkan hasil pantauan, tanaman jagung yang kini berusia 36 hari sudah menunjukkan pertumbuhan. Namun, kondisi di lapangan belum merata. Sebagian tanaman tampak subur dan hijau, sementara sebagian lainnya tumbuh kurang optimal.
Tim juga menemukan beberapa tanaman dengan daun menguning dan berukuran kecil. Yang paling mengkhawatirkan, sebagian daun jagung mengalami kerusakan akibat ulat yang memakan helai daun. Jika dibiarkan, serangan ini bisa mengancam produktivitas hingga gagal panen.
Untuk itu, Wildan bersama Aiptu Hendrick Yanto langsung melakukan penyemprotan pestisida secara merata. Langkah ini diambil sebagai tindakan cepat mengendalikan hama dan menyelamatkan tanaman yang masih bisa dipulihkan.
Kapolsek Keritang AKP Yosi Marlius,S.Sos., M.H. menegaskan bahwa pemantauan ini adalah bentuk dukungan Polri terhadap Asta Cita Ketahanan Pangan Nasional. “Kami tidak mau tanaman jagung ini gagal karena ulat. Polri hadir mendampingi petani dan penanggung jawab lahan, memastikan perawatan berjalan. Ketahanan pangan harus kita kawal dari hulu, dari daun pertama sampai panen,” ujar AKP Yosi Marlius.
Menurut Kapolsek, keberhasilan ketahanan pangan butuh pengawasan berkelanjutan. “Tanaman 36 hari ini masa kritis. Kalau hama tidak dikendalikan sekarang, hasil panen bisa turun drastis. Karena itu Bhabinkamtibmas kami turun langsung bersama pengelola lahan. Ini bukti Polri tidak hanya jaga kamtibmas, tapi juga jaga perut masyarakat,” tegasnya.
AKP Yosi menambahkan, pihaknya akan terus memantau perkembangan jagung di Dusun Pelangi, Desa Lintas Utara secara berkala. Koordinasi dengan penyuluh pertanian dan kelompok tani juga akan diintensifkan agar penanganan hama lebih tepat sasaran.
Kegiatan pemantauan dan penyemprotan berlangsung aman dan lancar. Dari Dusun Pelangi, Polsek Keritang ingin memastikan bahwa setiap batang jagung yang ditanam untuk program ketahanan pangan benar-benar tumbuh, selamat dari ulat, dan kelak memberi hasil maksimal bagi masyarakat Keritang.(*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)








