- Polres Inhil Ungkap Kasus Narkotika di Hotel Grand Tembilahan, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Indragiri Hilir Gelar Apel Gabungan Peringati Hari Buruh sedunia 2026
- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
Bupati Kampar Kunker Ke Kab. Solok Terkait Penguatan Kerjasama Antar Daerah

Solok, VokalOnline.Com - Dalam upaya menekan lajunya inflasi dan memastikan ketersediaan pangan di Kabupaten Kampar, Bupati Kampar Ahmad Yuzar S.Sos., MT lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, yang disambut hangat oleh Sekda Kabupaten Solok Medison S.Sos.,M.Si, Rabu 30/04/2025. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan kerja sama antar daerah, khususnya dalam penyediaan komoditas strategis seperti bawang dan tomat.
Kabupaten Solok dikenal sebagai salah satu sentra produksi hortikultura di Sumatera Barat, terutama untuk komoditas sayuran yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Melalui kunjungan ini, Bupati Kampar bersama jajaran Pemkab Kampar ingin membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Solok dalam hal pasokan dan distribusi pangan agar harga tetap stabil dipasaran.

“Kami melihat potensi besar Kabupaten Solok dalam hal pertanian, khususnya komoditas bawang dan tomat. Ini sangat relevan dengan kebutuhan di Kampar, yang saat ini sedang berupaya menekan inflasi akibat fluktuasi harga bahan pangan,” ujar Bupati Kampar
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kampar menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya bersifat jangka pendek untuk pengendalian harga, tapi juga membangun sistem distribusi yang berkelanjutan antar kedua daerah.
Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah. Melalui kolaborasi lintas daerah, diharapkan beban masyarakat akibat kenaikan harga bahan pangan dapat ditekan dan daya beli tetap terjaga. (Diskominfo Kampar)
Berita Terkait :
_Black11.png)









