- Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
- Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
- Komisi VII DPR Soroti Tata Kelola KUR, Hendry Munief Dorong Pembiayaan Tepat Sasaran
- Karmila Sari Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Daya Kritis
- 335 Pejuang Ilmu: FEB UNISI Tembilahan Kukuhkan Lulusan Ke-XX dengan Bangga
- Jaringan Aktivis Jaga Aset Negara dari Oligarki
- Pelantikan JMSI Dumai Periode 2026-2031, Syafriadi Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan
- Pilkades Di Gelar Pekan Depan Bupati Asmar Ajak Desa Melaksanakan Dengan Baik
- Bupati Asmar Pimpin Rakor Persiapan dan Tahapan Pilkades Serentak
- Cegah Karhutla, Polsek Rangsang Barat Sasar Jemaah Maulid Nabi Di Desa Lemang
Bupati Kampar Kunker Ke Kab. Solok Terkait Penguatan Kerjasama Antar Daerah

Solok, VokalOnline.Com - Dalam upaya menekan lajunya inflasi dan memastikan ketersediaan pangan di Kabupaten Kampar, Bupati Kampar Ahmad Yuzar S.Sos., MT lakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat, yang disambut hangat oleh Sekda Kabupaten Solok Medison S.Sos.,M.Si, Rabu 30/04/2025. Kunjungan ini difokuskan pada penguatan kerja sama antar daerah, khususnya dalam penyediaan komoditas strategis seperti bawang dan tomat.
Kabupaten Solok dikenal sebagai salah satu sentra produksi hortikultura di Sumatera Barat, terutama untuk komoditas sayuran yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Melalui kunjungan ini, Bupati Kampar bersama jajaran Pemkab Kampar ingin membangun sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Solok dalam hal pasokan dan distribusi pangan agar harga tetap stabil dipasaran.

“Kami melihat potensi besar Kabupaten Solok dalam hal pertanian, khususnya komoditas bawang dan tomat. Ini sangat relevan dengan kebutuhan di Kampar, yang saat ini sedang berupaya menekan inflasi akibat fluktuasi harga bahan pangan,” ujar Bupati Kampar
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Kampar menegaskan bahwa kerja sama ini bukan hanya bersifat jangka pendek untuk pengendalian harga, tapi juga membangun sistem distribusi yang berkelanjutan antar kedua daerah.
Langkah ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan dan pengendalian inflasi daerah. Melalui kolaborasi lintas daerah, diharapkan beban masyarakat akibat kenaikan harga bahan pangan dapat ditekan dan daya beli tetap terjaga. (Diskominfo Kampar)
Berita Terkait :
_Black11.png)









