- Agrinas Palma Nusantara Bantu 110 Anak Stunting di Rokan Hulu, Salurkan Susu dan Vitamin
- Syahrul Aidi Serukan Penghormatan HAM bagi Minoritas Muslim di Forum Parlemen Dunia
- Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
- Jarak Pandang Hanya 3–4 Meter di Kelok 17, Pengendara Diminta Ekstra Waspada
- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
Buruh Akan Gelar Aksi 1 Mei 2022 di Bundaran HI

Presiden Partai Buruh Said Iqbal. (ANTARA FOTO/ADITYA PRADANA PUTRA).
Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengungkapkan, Sejumlah organisasi serikat buruh akan menggelar unjuk rasa di depan Gedung KPU dan Bundaran HI, Jakarta pada peringatan Hari Buruh, Minggu (1/5).
Mereka akan menyerukan berbagai tuntutan, mulai dari menuntut pemilu jujur dan adil hingga menuntut penurunan harga bahan pokok. Mereka juga mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencopot Menteri Perdagangan imbas ditangkapnya Dirjen Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana dalam kasus dugaan korupsi ekspor minyak CPO.
"Partai Buruh dan organ serikat buruh mendesak agar Mendag dicopot, karena selalu menyatakan ada mafia-mafia yang tidak bisa disentuh atau untouchable, ternyata dirjennya," kata Said Iqbal, dalam konferensi pers virtual, Rabu (20/4). dilansir dari cnn indonesia.
Said mengatakan, hal itu menunjukkan bahwa Mendag tidak mampu mengendalikan jajarannya di internal Kemendag. Ia juga meminta Kejaksaan Agung mengusut tuntas kasus korupsi ekspor minyak CPO ini.
Said mengatakan, desakan itu akan disuarakan dalam demonstrasi memperingati May Day atau Hari Buruh Internasional 1 Mei mendatang. Menurutnya, aksi ini hanya akan diikuti sekitar 300 orang.
Said mengatakan, selain serikat buruh, aksi ini juga akan diikuti oleh serikat petani, forum guru honorer, buruh migran, hingga Urban Poor Consortium (UPC).
"Dan juga lokasi aksi selain di KPU adalah di Bundaran HI. Massa aksi sekitar 300 orang yang berasal dari organ buruh, guru honorer, tani, nelayan, miskin kota, buruh migran, PRT, UPC," ujar Said.
Untuk aksi di depan kantor KPU, mereka mengusung tuntutan pemilu jujur adil, tolak politik uang, dan Pemilu harus diselenggarakan 14 Februari 2024.
Setelah tanggal 1 Mei, buruh akan merayakan Peringatan May Day pada tanggal 14 Mei 2022. Aksi ini akan diikuti 100 ribu buruh dengan melibatkan buruh se-Jabodetabek di DPR RI. Setelah itu, akan dilakukan deklarasi perjuangan buruh oleh Partai Buruh dan gerakan buruh Indonesia di Jakarta International Stadium (JIS) atau Istora Senayan.**vol/jn
Berita Terkait :
- Aceh harus optimis dengan keberadaan Qanun Lembaga Keuangan Syariah*0
- Delapan Pengurus LAMR Kabupaten/Kota Gelar Mubeslub0
- Yusuf Daeng: Samsuarni Kalahkan Pemprov Riau Sampai MA Gugatan 3,8 haktar Tanah Stadion Utama Riau 0
- Hadiah Untuk Masyarakat Riau, Gubri Borong Anugerah Adinata Syari\'ah 20220
- Terkait Aset Tanah Pemrov, Petugas Ukur BPN Diperiksa Dalam Dugaan Korupsi0
_Black11.png)








