- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
- Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional
- Pangdam XIX Tuanku Tambusai Beri Semangat Keluarga Prajurit Lewat Anjangsana HUT Ke-1
- Hormati Jasa Pejuang, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Veteran pada HUT Ke-1 Kodam
- Tebar Kepedulian, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Anak Panti pada HUT Ke-1 Kodam
- Prajurit Bukan Hanya Penjaga Negara, Tetapi Juga Benteng Keluarga dari Ancaman Narkoba
- Teguh Santosa Perjelas Pernyataan Prabowo Soal ‘Londo Ireng’
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
Dea Onlyfans Tak Kontak Manajer Beberapa Hari Sebelum Penangkapan
.jpg)
Kontak antara Dea Onlyfans dengan manajernya terakhir kali membicarakan soal endorsement. (Foto: Tangkapan Layar Instagram/@DeaOnlyfans).
Jakarta, VokalOnline.Com - Konten kreator Onlyfans, Dea, sempat berkomunikasi dengan manajer terkait dukungan promosi alias endorsement beberapa hari sebelum ditangkap aparat kepolisian. Dea ditangkap jajaran Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di sebuah rumah di Malang, Jawa Timur pada Kamis (24/3) kemarin.
"Aku terakhir kontak chat sama dia beberapa hari lalu perihal endorse. Jadi beberapa hari ini enggak kontak dia," kata manajer Dea, Didi, tanpa merinci detil hari terakhir dia kontak itu, Jumat (25/3). dilansir dari cnn indonesia.
Setelahnya, Didi tak lagi berkomunikasi dengan Dea. Ia pun mengaku baru mengetahui kabar penangkapan Dea dari orang lain.
"Dia enggak kabarin apa-apa, baru dapat info tadi pagi dari temen," ucap dia.
Didi pun enggan berkomentar banyak terkait penangkapan terhadap Dea. Dirinya masih melihat perkembangan lebih dulu sebelum membuat pernyataan.
Sebelumnya, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Auliansyah Lubis membenarkan ihwal penangkapan terhadap Dea di Malang, Jawa Timur.
Menurutnya, penangkapan ity berdasarkan patroli siber dan tak terkait dengan kehadiran Dea sebagai bintang tamu di acara siniar alias podcast Deddy Corbuzier.
"Ya dia kan aktif [membuat konten pornografi] seperti itu. Bukan karena viral sama Deddy," ungkap Auliansyah.**vol/jn
Berita Terkait :
- Diduga Investasi Ilegal, Transaksi Rp77,945 M di 17 Rekening Diblokir0
- Moeldoko Ungkap Klaim RS Covid-19 Rp21 Triliun Belum Dibayar0
- Satgas: Syarat Booster Mudik Tingkatkan Capaian Vaksinasi Daerah0
- DKI Jual Minyak Goreng Murah di 92 Gerai, Kemasan 1 Liter Rp20 Ribu0
- Presiden Harap Pengunjung Makin Nyaman Datang ke NTT0
_Black11.png)









