Empat Remaja Putri di Pekanbaru Kabur Dari Rumah ke Hotel
Ngaku Ingin Hidup Mandiri

Publisher Vol/Syu Hukum
22 Mar 2022, 17:44:47 WIB
Empat Remaja Putri di Pekanbaru Kabur Dari Rumah ke Hotel

Pekanbaru, VokalOnline. Com - Personel Reserse Kriminal Polsek Bukitraya, Kota Pekanbaru, meminta keterangan empat remaja inisial SE (15), MT (13), WP (15) dan CMR (14). Sebelumnya, pelajar sekolah menengah pertama itu kabur dari rumahnya.

Mereka keluar dari rumah dengan alasan ingin belajar kelompok. Namun sejak 17 Maret tidak pernah pulang ke rumah.

Orang tua masing-masing membuat laporan telah kehilangan orang karena mengira anak mereka menjadi korban penculikan.

Beberapa hari pencarian, personel Polsek Bukitraya menemukan empat remaja itu di sebuah hotel. Mereka dibawa ke Polsek kemudian dikembalikan kepada orang tua masing-masing dan membuat surat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya.

"Hari ini diminta keterangan lagi, ada beberapa hal yang ditanyakan," kata Kanit Reskrim Polsek Bukitraya Inspektur Satu Dodi Vovino, Selasa siang, 22 Maret 2022.

Dodi menjelaskan, ulah empat remaja ini sempat membuat orang tua sangat risau. Apalagi sejak pamit dari rumah, telepon genggam keempatnya tidak bisa dihubungi lagi.

"Pamitnya belajar kelompok, pergi main ke tempat teman dan ingin membuka kedai," kata Dodi.

Dodi menjelaskan, pencarian dilakukan menggunakan cyber patrol. Petugas mendapatkan informasi keempatnya gadis tanggung itu di salah satu hotel pada Minggu, 20 Maret 2022.

"Ditemukan pukul 18.00 WIB, lalu dibawa ke Polsek dan orang tua mereka masing-masing dipanggil menjemput anaknya," jelas Dodi.

Kepada petugas, keempat remaja ini kabur dari rumah karena takut kepada orang tua. Mereka mengaku sering kena marah sehingga takut untuk tinggal di rumah.

"Kemudian diberi bimbingan dan arahan, orang tua masing-masing diminta mendidik dengan baik," ucap Dodi.

Dodi berpesan agar orang tua mendidik anak tanpa ada kekerasan fisik maupun psikis. Sementara kepada empat remaja itu diminta tidak lagi meninggalkan rumah tanpa seizin orang tua.

"Apabila ada masalah disampaikan dengan sahabat, guru dan orang tua untuk mencari solusi serta jangan lupa untuk mendekatkan diri dengan meningkatkan ketaatan kepada Tuhan, tetaplah belajar dengan rajin untuk meraih cita-cita," pesan Dodi.

Sementara remaja SE mengaku kabur dari rumah karena ingin hidup mandiri, begitu juga dengan tiga temannya. Remaja ini juga mengaku sudah menjual sepeda motor orang tuanya untuk bekal hidup di luar.

Agar uang penjualan sepeda motor tidak habis, SE mengaku sudah menyewa sebuah rumah. Rumah itu akan dihuni bersama tiga rekannya.

"Kami ingin hidup mandiri," tegas SE di Mapolsek.  (syu)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment