- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
- Jum'at Keliling, Kapolres Pelalawan Sambangi Masjid Al Aziim
- Polres Inhu Gelar Razia Sarang Narkoba di Kambesko, Dukung Terwujudnya Kampung Bersinar
- Perebutkan Piala Bupati, Kejuaraan Drumband Inhu Resmi Dibuka
Festival Budaya Pacu Jalur 2025 Jadi Magnet Wisata dan Pengungkit Ekonomi Riau

Jakarta, VokalOnline.Com - (25/08) Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS dari Dapil Riau, Hendry Munief, menyampaikan apresiasinya atas suksesnya Festival Pacu Jalur 2025 yang digelar di Kuantan Singingi, Riau. Festival yang berlangsung pada 20–24 Agustus tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat luas, termasuk kehadiran Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, setelah sebelumnya mendapat undangan resmi dari Komisi VII.

“Alhamdulillah, di puncak acara Festival Pacu Jalur 2025, Ibu Menteri bisa hadir langsung. Antusiasme masyarakat sungguh luar biasa. Selama empat hari penyelenggaraan, jumlah pengunjung mencapai sekitar 1,5 juta orang,” ujar Hendry Munief dalam sesi PKS Legislative Report menjelang Rapat Paripurna DPR.
Menurut Hendry, dampak ekonomi dari festival ini juga sangat signifikan. Dengan jumlah pengunjung yang begitu besar, perputaran uang di Kuantan Singingi diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Ia menekankan bahwa Festival Pacu Jalur tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang pariwisata semata, tetapi juga harus menjadi pengungkit bagi UMKM, ekonomi kreatif, serta industri kecil menengah di daerah.
“Kalau kita bayangkan 1,5 juta pengunjung dengan belanja rata-rata Rp50 ribu per orang, nilai ekonominya sangat besar. Karena itu, saya berharap festival ini tidak hanya sekadar hiburan pariwisata, tetapi juga memberi dampak sosial dan ekonomi nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Hendry menegaskan komitmennya di Komisi VII untuk terus mendorong agar potensi pariwisata daerah, khususnya event budaya seperti Pacu Jalur, dapat diintegrasikan dengan pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif. Dengan begitu, masyarakat setempat dapat merasakan manfaat langsung dari setiap penyelenggaraan festival.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)








