- Delapan Ranperda Kabupaten Kampar Disetujui Dibahas Lebih Lanjut
- Kebun Raya UP Diapresiasi Pakar Kebun Raya Internasional, Alamnya Indah dan Kaya Hayati
- UP Gelar Simposium Internasional, Dorong Kebun Raya Jadi Koridor Keanekaragaman Hayati
- Pernikahan Putri H Dheni Kurnia Berlangsung Khidmat, UAS Beri Nasihat kepada Kedua Mempelai
- Agrinas Palma Nusantara Bantu 110 Anak Stunting di Rokan Hulu, Salurkan Susu dan Vitamin
- Syahrul Aidi Serukan Penghormatan HAM bagi Minoritas Muslim di Forum Parlemen Dunia
- Murid MAN 1 Pekanbaru Raih Bronze Medal di Olimpiade Astronomi Internasional IOAA Hanoi
- Jarak Pandang Hanya 3–4 Meter di Kelok 17, Pengendara Diminta Ekstra Waspada
- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
Pemko Pekanbaru Diapresiasi Dewan Kota,
DPRD: Mudahkan Keluhan Warga Soal Lingkungan

Anggota DPRD Pekanbaru Aidil Amri
PEKANBARU (Vokalonline. com) -Masyarakat Kota Pekanbaru kini, makin dipermudahkan melaporkan persoalan lingkungannya ke Pemko Pekanbaru.
Selain nomor pengaduan 112, Pemko Pekanbaru, membentuk pasukan LESTARI (Lingkungan Elok, Sehat, Tertata, Aman, Resik dan Indah) yang bertugas untuk membantu menjaga kebersihan lingkungan.
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyebut, pasukan LESTARI tersebut sudah mulai ditempatkan di 15 kecamatan.
Program ini mendapat apresiasi dari legislator senior DPRD Pekanbaru Aidil Amri S Sos. Katanya, program ini bergerak di bidang kebersihan dan pengelolaan lingkungan, mempercepat penanganan berbagai persoalan lingkungan yang dikeluhkan masyarakat.
"Ini pasti membantu masyarakat. Karena bisa merespons langsung persoalan kebersihan dan lingkungan, termasuk persoalan apapun di masyarakat," kata Aidil Amri dikutip Tribunpekanbaru.com, Senin (28/9/2026).
Diketahui, program Lestari merupakan gerakan kebersihan dan pengelolaan lingkungan hidup yang digagas Pemko Pekanbaru untuk mewujudkan kota yang bersih, hijau, serta terbebas dari persoalan sampah.
Satu bagian dari program pembentukan Pasukan Lestari, resmi dibentuk pada Agustus 2026. Pasukan ini disiapkan untuk merespons dengan cepat berbagai persoalan kebersihan dan lingkungan yang terjadi di wilayah Kota Pekanbaru.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 10 personel ditempatkan di masing-masing dari 15 kecamatan di Pekanbaru.
Tim ini juga dibekali mobil operasional serta berbagai perlengkapan kerja, untuk mendukung penanganan persoalan di lapangan.
Mulai dari tumpukan sampah hingga drainase yang bermasalah, personel Pasukan Lestari diharapkan dapat bergerak cepat setelah menerima laporan maupun menemukan persoalan lingkungan di wilayah kerjanya.
"Program ini merupakan gebrakan baru, yang sebelumnya belum pernah ada. Apalagi pola penanganan, bisa lebih mudah menyampaikan keluhan terkait kondisi lingkungan di sekitar tempat tinggal mereka," paparnya.
Dengan adanya tim yang berada di tingkat kecamatan, lanjut Aidil Amri, laporan masyarakat mengenai persoalan sampah, kebersihan, drainase dan lainnya, diharapkan tidak harus menunggu penanganan yang terlalu lama.
"Kami minta keberadaan Pasukan Lestari ini, tidak hanya berorientasi pada penanganan setelah persoalan terjadi. Tapi juga mendorong upaya menjaga kebersihan dan lingkungan secara berkelanjutan, serra penyelesaian masalah lainnya," sebut Politisi Demokrat ini.
Pastinya, keberhasilan program ini sangat butuh dukungan masyarakat. Karena ini sekaligus mempercepat respons terhadap keluhan warga di seluruh wilayah Kota Pekanbaru. (Rls.bn***).
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)







