- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
- Jaga Pulau Padang Tetap Bebas Asap, Pemkab Meranti Gandeng RAPP
- Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader
- Teguh Santosa: UKW Bukan Basa-basi, Pers Jangan Produksi Suara Bising
- JMSI Riau dan NasDem Bahas Isu Strategis, Dari Media hingga Persoalan Daerah
- MAN 1 Pekanbaru Kembali Kirim Delegasi ke Olimpiade Sains Internasional
- Hendry Munief: Konektivitas Antar Pulau Jadi Isu Penting dalam RUU Daerah Kepulauan
- PERTAHANKAN TINGKAT BUNGA PENJAMINAN: MENJAGA KEPERCAYAAN MASYARAKAT
- DPRD Inhu Tolak Ranperda Perubahan APBD 2026 Lewat Voting Terbuka
- Satu Jam Razia Humanis di Lapas Tembilahan, 2 Botol Kaca Hingga Elemen Listrik Disita dan Dibakar
Posyandu Jadi Garda Terdepan Kesehatan Anak, RAPP Dukung Penguatan Kader

Pengukuran lingkar kepala oleh kader posyandu didampingi tim CD RAPP untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan pada anak.
SIAK, VokalOnline.Com - Sejak menjadi kader Posyandu pada 2019, Nur Halimah terus belajar untuk mendampingi masyarakat di Kampung Lubuk Dalam, Kabupaten Siak. Sebagai Ketua Posyandu Kamboja 10, ia membantu orang tua memantau tumbuh kembang anak sekaligus memahami kebutuhan kesehatan dan gizi.
Menurut Nur, peran Posyandu kini semakin luas, tidak hanya berfokus pada balita tetapi juga mencakup berbagai kelompok usia. Perubahan tersebut sejalan dengan penerapan Integrasi Layanan Primer (ILP), yang membuat kader perlu terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya.
Penguatan kapasitas kader juga menjadi bagian dari program Community Development (CD) PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) di bidang kesehatan. Dukungan diberikan melalui pelatihan, edukasi kesehatan dan gizi, serta penyediaan peralatan Posyandu sesuai kebutuhan.
Head of CD RAPP Ferdinand Leohansen Simatupang mengatakan peningkatan kemampuan kader penting karena mereka menjadi salah satu penghubung terdekat antara layanan kesehatan dan masyarakat.
“Dengan pembekalan yang diberikan, kader diharapkan dapat memberikan pendampingan yang lebih baik kepada keluarga, sehingga informasi kesehatan yang diterima masyarakat diterapkan sesuai kebutuhan,” jelas Leo.
Hingga saat ini, dukungan CD RAPP telah menjangkau 320 Posyandu di 138 desa di Kabupaten Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, Siak, dan Kepulauan Meranti.
Sejak 2022, program peningkatan kapasitas juga telah menjangkau 2.885 kader dan tenaga kesehatan Puskesmas, dengan materi antara lain pemenuhan gizi ibu dan anak, pemantauan tumbuh kembang, keterampilan dasar kader, komunikasi, serta pengukuran pertumbuhan anak.
Bidan Desa Kampung Lubuk Dalam, Rianita, mengatakan peningkatan kapasitas kader penting agar mereka dapat mengikuti perkembangan informasi Kesehatan sehingga bisa memberikan pendampingan yang lebih baik kepada masyarakat.
“Pelatihan yang didukung CD RAPP sangat penting. Kader perlu di-refresh dengan ilmu-ilmu terbaru agar wawasan mereka terus berkembang,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, RAPP mendukung program pemerintah melalui pelatihan, pendampingan dan penyediaan sarana yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing wilayah.
Bagi Nur, proses belajar tersebut membantu kader menjalankan perannya dengan lebih baik. Dukungan terhadap peningkatan kapasitas kader dan layanan Posyandu ini sejalan dengan pilar Inclusive Progress APRIL2030.(**)
Berita Terkait :
- Camlian Sehat yang Aman di Konsumsi Pada Malam Hari 0
- Atasi Serangan Jantung dengan Bersepeda 0
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Mantan Bendahara Kecamatan Kandis Ditahan Kejari Siak 0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
_Black11.png)








