- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Mantan Bendahara Kecamatan Kandis Ditahan Kejari Siak

SIAK (VOKAL)- Kejaksaan Negeri Siak menahan Jmy, mantan Kasubag Keuangan Kecamatan Kandis yang diduga selewengkan dana sebesar 1,1 milyar tahun 2018-2019.
Kepala Kejaksaan Negeri Siak, Dharmabella Timbaz, melalui Kasi Pidsus Hayatu Comaini, menjelaskan penahanan Jumadiyono berdasarkan surat perintah penyidikan nomor PRINT 01 a/L.4.17/fd.2/2021 dan berdasarkan gelar perkara dari tim penyidik.
"Penetapan tersangka Hari kamis 31 maret 2021 dan hari ini Selasa(6/4/2021) kami lakukan panggil selaku tersangka, langsung pemeriksaan serta ditahan 20 hari ke depan di Pekanbaru terhitung hari ini," ungkapnya.
Dijelaskannya, bahwa untuk barang bukti disita stempel, kwitansi bodong, laptop dan telah dilakukan kros cek ke beberapa toko namun tak ada.
Aksi Jmy, mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 1,173.966.755,00. Berdasarkan perhitungan audit Badan Keuangan Negara (BKN) Inspektorat Siak yang mana tersangka melanggar pasal 2 ayat 1 junto pasal 3 junto pasal 18 UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.
"Pengembangan perkara tetap kita proses. Tidak menutup kemungkinan ada penambahan tersangka baru," imbuhnya.(Sal)***
Berita Terkait :
- Karang Taruna Sidomulyo Bertanam Pisang di Jalan Lintas Siak-Bungaraya0
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- Heboh Beruang Masuk Desa di Siak, Sempat Melintasi Pasar0
- ADVETORIAL DPRD SIAK0
- Syarwan Hamid Meninggal Dunia, Gubernur Riau Berduka0
_Black11.png)









