- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
Festival Pacu Jalur 2025 Motor Ekonomi Rakyat, Targetkan Perputaran Uang Capai Rp75 Miliar

Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah) saat pembukaan Festival Pacu Jalur, di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Rabu (20/8/2025).
Teluk Kuantan, VokalOnline.Com - ratusan ribu pengunjung memadati Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kuantan Singingi, Riau. Mereka telah hadir sejak malam sebelum pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional Tahun 2025, Rabu (20/8/2025).
UMKM lokal turut meramaikan suasana. Kondisi ini menandai bahwa perhelatan olahraga dan budaya ini tidak hanya hidup di lintasan jalur, tetapi juga menggeliat dalam roda ekonomi masyarakat.
Gubernur Riau (Gubri).Abdul Wahid, yang menyampaikan bahwa Pacu Jalur tahun ini mengusung tema "Pacu Jalur Mendunia, UMKM Semakin Jaya". Tema tersebut mencerminkan harapan agar kejayaan budaya selaras dengan pertumbuhan ekonomi rakyat.
“Insyaallah, tahun ini kita targetkan jumlah penonton lebih kurang 1,5 juta orang. Jika satu orang saja membelanjakan 50 ribu rupiah, maka perputaran uang dapat mencapai lebih dari 75 miliar rupiah,” ujar Wahid dalam sambutannya saat pembukaan Festival Pacu Jalur, di Teluk Kuantan.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Juru Bicara Presiden Hasan Hasby, Menteri Kebudayaan Fadlizon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Bupati Kuansing Suhardiman Amby, serta sejumlah Duta Besar negara sahabat.
Abdul Wahid menegaskan, dampak ekonomi festival ini sangat signifikan, terutama bagi pelaku UMKM, pedagang, sektor transportasi, perhotelan, dan pariwisata. Namun, menurut Wahid, keberhasilan ini tidak akan bermakna tanpa dukungan pelayanan dan kerja sama yang baik dengan dunia luar.
“Dunia sedang menilai kita. Mari tunjukkan keramahan Melayu, pelayanan terbaik, serta wajah Riau yang santun dan bersahaja. Dengan begitu, Pacu Jalur bukan sekadar pesta rakyat, tetapi menjadi berkah pariwisata dan pendorong marwah ekonomi masyarakat Kuantan Singingi,” katanya.
Festival Pacu Jalur 2025 akan berlangsung selama lima hari, mulai dari 20 hingga 24 Agustus 2025. Selama periode ini, Tepian Narosa akan menjadi saksi bisu adu cepat dan ketangkasan para awak jalur dalam memperebutkan gelar juara.
Wisatawan dari berbagai daerah dan berbagai negara diprediksi akan memadati lokasi untuk menyaksikan langsung setiap perlombaan. Kehadiran para pejabat tinggi negara ini semakin mengukuhkan Festival Pacu Jalur bukan hanya sebagai ajang adu cepat, tetapi juga sebagai perayaan budaya yang telah naik ke panggung nasional dan internasional.
Peda kesempatan itu, Gubri Abdul Wahid berterima kasih kepada seluruh panitia, relawan, dan masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan acara. Ia berharap Pacu Jalur terus menjadi kekuatan budaya dan ekonomi yang membanggakan Riau di mata dunia.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)









