- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
- Jum'at Keliling, Kapolres Pelalawan Sambangi Masjid Al Aziim
- Polres Inhu Gelar Razia Sarang Narkoba di Kambesko, Dukung Terwujudnya Kampung Bersinar
- Perebutkan Piala Bupati, Kejuaraan Drumband Inhu Resmi Dibuka
- Syahrul Aidi Dukung MUI dan Forkomnas, Minta Pemerintah Konsisten Bela Palestina
- 600 Atlet INKANAS Berlaga di GDR Open Championship 1 Riau, Matangkan Persiapan Menuju Piala Kapolri
- Kasus ISPA di Meranti Capai 6.825 Kasus, Dinkes Minta Warga Waspadai Dampak Kabut Asap
Festival Pacu Jalur 2025 Motor Ekonomi Rakyat, Targetkan Perputaran Uang Capai Rp75 Miliar

Gubernur Riau Abdul Wahid (tengah) saat pembukaan Festival Pacu Jalur, di Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Rabu (20/8/2025).
Teluk Kuantan, VokalOnline.Com - ratusan ribu pengunjung memadati Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kuantan Singingi, Riau. Mereka telah hadir sejak malam sebelum pembukaan Festival Pacu Jalur Tradisional Tahun 2025, Rabu (20/8/2025).
UMKM lokal turut meramaikan suasana. Kondisi ini menandai bahwa perhelatan olahraga dan budaya ini tidak hanya hidup di lintasan jalur, tetapi juga menggeliat dalam roda ekonomi masyarakat.
Gubernur Riau (Gubri).Abdul Wahid, yang menyampaikan bahwa Pacu Jalur tahun ini mengusung tema "Pacu Jalur Mendunia, UMKM Semakin Jaya". Tema tersebut mencerminkan harapan agar kejayaan budaya selaras dengan pertumbuhan ekonomi rakyat.
“Insyaallah, tahun ini kita targetkan jumlah penonton lebih kurang 1,5 juta orang. Jika satu orang saja membelanjakan 50 ribu rupiah, maka perputaran uang dapat mencapai lebih dari 75 miliar rupiah,” ujar Wahid dalam sambutannya saat pembukaan Festival Pacu Jalur, di Teluk Kuantan.
Acara pembukaan ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Juru Bicara Presiden Hasan Hasby, Menteri Kebudayaan Fadlizon, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Bupati Kuansing Suhardiman Amby, serta sejumlah Duta Besar negara sahabat.
Abdul Wahid menegaskan, dampak ekonomi festival ini sangat signifikan, terutama bagi pelaku UMKM, pedagang, sektor transportasi, perhotelan, dan pariwisata. Namun, menurut Wahid, keberhasilan ini tidak akan bermakna tanpa dukungan pelayanan dan kerja sama yang baik dengan dunia luar.
“Dunia sedang menilai kita. Mari tunjukkan keramahan Melayu, pelayanan terbaik, serta wajah Riau yang santun dan bersahaja. Dengan begitu, Pacu Jalur bukan sekadar pesta rakyat, tetapi menjadi berkah pariwisata dan pendorong marwah ekonomi masyarakat Kuantan Singingi,” katanya.
Festival Pacu Jalur 2025 akan berlangsung selama lima hari, mulai dari 20 hingga 24 Agustus 2025. Selama periode ini, Tepian Narosa akan menjadi saksi bisu adu cepat dan ketangkasan para awak jalur dalam memperebutkan gelar juara.
Wisatawan dari berbagai daerah dan berbagai negara diprediksi akan memadati lokasi untuk menyaksikan langsung setiap perlombaan. Kehadiran para pejabat tinggi negara ini semakin mengukuhkan Festival Pacu Jalur bukan hanya sebagai ajang adu cepat, tetapi juga sebagai perayaan budaya yang telah naik ke panggung nasional dan internasional.
Peda kesempatan itu, Gubri Abdul Wahid berterima kasih kepada seluruh panitia, relawan, dan masyarakat yang telah bekerja keras menyukseskan acara. Ia berharap Pacu Jalur terus menjadi kekuatan budaya dan ekonomi yang membanggakan Riau di mata dunia.(**)
Berita Terkait :
_Black11.png)








