Forkopimda Kunasing Ikut Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVI Se-Indonesia Secara Virtual

Publisher Vol/Zul Riau
26 Apr 2022, 14:03:13 WIB
Forkopimda Kunasing Ikut Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVI Se-Indonesia Secara Virtual

Plt Bupati Kuansing, Suhardiman Ambi bersama Forkopimda Kuansing ikut perayaan hari Otonomi daerah


Kuansing, VokalOnline.Com - Puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVI 2022 digelar secara virtual sehubungan dengan masih masa pandemi COVID-19. PLT Bupati Kuansing Suhardiman Amby AK MM  bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Senin (25/4 2022) diruang Multi media Kantor Bupati kabupaten  kuantan singingi.

Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini Mengusung tema "Semangat otomi daerah kita wijudkan ASN yang proaktif dan berahlak  dengan membangun sinergi pusat dan daerah dalam Rangka mewujudkan indonesia emas 2045''.

Acara dihadiri seluruh Gubernur, Bupati dan Wali Kota, Ketua DPRD Provinsi, Ketua DPRD Kabupaten dan Kota, Forkopimda Provinsi, dan Forkopimda Kabupaten dan Kota Se-Indonesia.

Penyelenggaraan otonomi daerah merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat terhadap kemandirian daerah guna mendekatkan pelayanan pada masyarakat. Selain itu, otonomi daerah bertujuan meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam rangka mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui kebijakan otonomi daerah.

Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro saat menyampaikan sambutan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, mengatakan secara filosofis tujuan dilaksanakannya Otonomi Daerah dengan mendelegasikan sebagian kewenangan, sebagian urusan Pemerintahan yaitu urusan Pemerintahan konkuren, sejatinya untuk memastikan Daerah mencapai kemandirian fiscal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.

“Setelah dua puluh enam Tahun berlalu, Otonomi Daerah telah memberikan dampak positif dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan yang ditandai dengan meningkatnya angka index index pembangunan manusia, bertambahnya PAD, dan bertambahnya fiskal daerah”, tutur Suhajar Diantoro.

Suhajar Diantoro menghimbau kepada Daerah yang masih rendah PAD nya untuk melakukan terobosan, dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta meningkatkan PAD bahkan melebihi TKDD tanpa melanggar hukum, dan norma yang ada serta tidak memberatkan rakyat. **Rusman

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment